Pojok #UNYu

Mudah Lelah Saat Kuliah Daring? Jangan-Jangan Kalian Alami Hal Ini!

Halo, Pejuang Kuliah Daring!

Semoga kalian selalu semangat menjalani hari-hari dengan kuliah daring, ya. Yok, bisa yok!
Anyway, saat sedang kuliah daring, pernah ngga sih kalian merasa mudah kelelahan? Walaupun duduk aja dan hanya menatap laptop/hp, tapi malah mudah merasa capai dan ngantuk?

Virtual Meeting (sumber: www.goodnewsfromindonesia.id)

Jika Sahabat UNYu merasakan gejala demikian, bisa jadi kalian mengalami yang namanya Zoom fatigue. Apa itu? Berdasarkan penelitian dari tim peneliti Stanford University dan University of Gothenburg yang dipublikasikan pada April 2021 lalu, Zoom fatigue yaitu kondisi di mana para pelakunya mengalami kelelahan akibat aktivitas rapat atau bekerja secara daring atau video conference. Hal ini bisa terjadi karena efek dari aktivitas virtual yang banyak dilakukan selama ini. Sebutan Zoom fatigue diambil dari kata Zoom karena itu merupakan aplikasi yang banyak digunakan masyarakat saat ini untuk beraktivitas daring. Hasil penelitian menyebutkan jika Zoom fatigue ini bisa terjadi pada kaum laki-laki maupun perempuan. Dari skala 1 hingga 5, rata-rata skor ZEF (Zoom & Exhausting Fatigue) pada responden perempuan angkanya mencapai 3,13, sedangkan pada kaum aki-laki angkanya mencapai 2,75 dari skala 5 (1 = tidak kelelahan sama sekali, 5 = sangat kelelahan).

Penyebab Virtual Meeting Membuat Lelah

Diringkas dari codemi.co.id, virtual meeting/kuliah daring sangat mungkin membuat kita merasa kelelahan. Hal ini bisa terjadi karena beberapa penyebab berikut ini.

Baca Juga  Daya Tampung dan Peminat SBMPTN Universitas Negeri Yogyakarta 2021
Kelelahan Virtual Meeting (sumber: campuspedia.id)
  1. Membutuhkan Konsentrasi Tingkat Tinggi
    Saat virtual meeting/kuliah daring, berarti kita siap untuk memperhatikan pembicara saat menyampaikan suatu materi. Hal ini berarti menuntut kita untuk berkonsentrasi penuh agar memahami apa yang disampaikan oleh pembicara. Hal ini tentunya membutuhkan energi yang tak sedikit.
  2. Ekspektasi untuk Berpenampilan Baik
    Ketika mengikuti aktivitas daring, penampilan kita akan muncul di kamera. Meskipun hanya setengah badan, tetapi kita tetap memiliki rasa diawasi dan tuntutan untuk berpenampilan baik. Apalagi saat kuliah daring, selain berpenampilan baik, kadang kita juga diharuskan merespons dosen ketika melontarkan sebuah pertanyaan. Secara tidak langsung, hal ini akan memunculkan rasa tertekan dan stres.
  3. Adanya Gangguan di Lingkungan Sekitar yang Tidak Terkendali
    Saat sedang berkonsentrasi mendengarkan penjelasan dosen, tiba-tiba ada seekor kucing/anjing yang mengeluarkan suaranya. Bisa juga ada suara hewan ternak seperti ayam atau kambing yang mengganggu konsentrasi kita. Gangguan ini mau tidak mau cukup sulit untuk kita kendalikan. Selain itu, ada juga gangguan susah sinyal/kuota menipis yang bisa jadi membuat virtual meeting menjadi terganggu. Sudah dituntut untuk konsentrasi dan berpenampilan baik, lalu muncul gangguan tak terkendali. Lengkap sudah penyebab munculnya Zoom fatigue. Hehehe.
Baca Juga  Kenalan dengan HIMA Diploma FE UNY Yuk! Check This Out !

Kita kan memang mahasiswa yang dituntut mengikuti aktivitas kuliah daring. Lalu, bagaimana mengantisipasi agar tidak terkena Zoom fatigue?

Nah, Sahabat UNYu bisa terapkan beberapa tips berikut ini agar bisa mengurangi rasa kelelahan akibat kuliah daring yang sudah menjadi rutinitas.

  • Matikan kamera jika diperbolehkan dosen

Silakan matikan kamera kalau dosen tidak mewajibkan on cam. Kesempatan ini bisa Sahabat UNYu menfaatkan untuk merehatkan mata sejenak. Jangan lupa, meski kamera mati, penjelasan dosen harus tetap diperhatikan, ya.

  • Sesekali alihkan pandangan untuk melihat tumbuhan hijau

Karena sinar radiasi laptop/hp sering menyebabkan mata pegal, coba alihkan pandangan Sahabat UNYu untuk melihat tumbuhan hijau agar mata kembali segar.

Itu dia informasi mengenai Zoom fatigue serta tips cara mengantisipasinya. Pastikan Sahabat UNYu selalu jaga kesehatan badan di masa pandemi ini!

Anis Safitri

Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2017 @irtifassina

Related Articles

Back to top button
Close
X