Kabar KampusKisah Inspiratif

Mahasiswa Dengan IP Tertinggi, Lulus Tercepat dan Usia Termuda

Wisuda lulusan S3, S2, S1, dan D3 Universitas Negeri Yogyakarta periode Februari telah dilaksanakan pada Sabtu 27 Februari 2016 di GOR UNY.

titik, maya dan iva

Pada wisuda kali ini Titik Ulfatun dari prodi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi berhasil meraih indeks prestasi tertinggi untuk jenjang S1 yaitu 3,90. Gadis kelahiran Purworejo 2 Juli 1993 tersebut selalu meraih ranking pertama sejak duduk di bangku SD hingga SMK. “Kecuali saat kelas 1 dan 6 SD saya meraih ranking 2” kata Upik, sapaan akrabnya. Perjuangan Upik untuk kuliah juga tidak mudah. Alumni SMKN 2 Purworejo tersebut harus menunda keinginannya belajar selama setahun karena tidak diterima lewat jalur SNMPTN saat itu. “Akhirnya saya pergi ke Bekasi dan bekerja di pabrik plastik” kata Upik. Setelah diterima di UNY, gadis kelahiran Purworejo 2 Juli 1993 tersebut aktif di UKMF Penelitian Kristal FE UNY dan mengajar di Panti Asuhan Putri Islam Umbulharjo. Menurutnya, dengan ikut organisasi mahasiswa maka dia akan mendapatkan nilai tambah dan ilmu yang lebih dari sekedar kuliah. Putri Ahmad Zaenudin, seorang buruh tani dan Marsiyah seorang ibu rumah tangga tersebut mengatakan bahwa sebagai mahasiswa bidikmisi yang telah dibiayai oleh negara maka dia juga harus memberikan yang terbaik untuk negara. “Apa yang bisa saya berikan untuk negara? Saya hanya punya ini, hasil capaian belajar. Saya ingin membuat orang tua bangga. Mahasiswa bidikmisi harus berkarya bagi orang lain” kata Upik.

Mahasiswa yang lulus tercepat dalam wisuda UNY periode ini adalah Iva Nandya Atika dari prodi Pendidikan Fisika Fakultas MIPA yang berhasil menempuh pendidikan S1 dalam waktu 3 tahun 4 bulan. Menurut gadis kelahiran Klaten 4 Desember 1993 tersebut, untuk bisa lulus dalam waktu singkat strategi yang diambil adalah mengambil paket maksimal sks tiap semesternya. Targetnya saat kuliah harus bisa mendapat indeks prestasi tinggi, kuliah dalam waktu singkat dan mengambil banyak SKS. “Sejak semester 3, saya selalu mengambil mata kuliah semester diatasnya” kata Siti. Putra dari Suka Bonggono, M.Pd dan Widyah Triminingsih tersebut mengatakan bahwa dia lulus S1 dengan mengantongi 159 SKS padahal untuk lulus S1 bisa ditempuh dengan 144 SKS. “Pada semester 7 saya hanya tinggal mengambil skripsi saja” katanya. Warga Perum Limbangan Baru, Sokanandi, Banjarnegara tersebut juga mengisi kegiatan dengan mengisi les privat. Padatnya aktivitas tersebut kadang membuat Iva harus mengerjakan laporan praktikum pada Sabtu-Minggu.

Baca Juga  Digital Library Bakal Menjadi Ikon UNY

Sedangkan Rahma Febrianti dari prodi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi merupakan lulusan termuda dalam wisuda UNY periode ini. Gadis yang lahir di Lahat, 9 Februari 1995 tersebut berhasil menjadi lulusan termuda wisuda UNY karena berhasil meraih gelar sarjana dalam usia 21 tahun. Alumni SMAN 4 Lahat tersebut mengisahkan bahwa pada saat usianya 5,5 tahun sudah masuk sekolah dasar. “Saya masuk TK umur 3,5 tahun” kata Rahma. Putri Alm. Arda Belly dan Candra Enyani tersebut selalu meraih peringkat 10 besar saat SD dan SMP, bahkan saat duduk di bangku SMA tidak pernah lepas dari posisi 3 besar. Warga Jl. Beringin, Lahat, Sumatera Selatan tersebut mengaku selalu mengambil mata kuliah secara paket selama menempuh studi di UNY. Namun sejak semester 3 selalu mengambil 25 sks karena selalu mendapat indeks prestasi diatas 3. “Saya juga mengambil semester pendek sehingga bisa cepat lulus” katanya “Termasuk diantaranya mengerjakan tugas dengan tepat waktu”. Rahma juga berkesempatan mengikuti student exchange ke Korea Selatan dan berhasil mendapatkan beasiswa PPA selama kuliah di UNY.

Baca Juga  HOSWARD, Teknologi Efisien Perapih Pakaian pada Industri Laundry

sumber : uny.ac.id

admin

UNY COMMUNITY - Komunitas Mahasiswa dan Alumni UNY - kirim artikel menarik kalian ke redaksi@unycommunity.com, syarat dan ketentuan baca  Disini 

Related Articles

Back to top button
Close
X