Sastra | UNY COMMUNITY
Thursday , 25 May 2017
Home / Sastra

Sastra

Kritik Sastra Cerpen “Blokeng” Karya Ahmad Tohari

   Bagi saya sastra itu adalah suatu wadah untuk menuangkan refleksi hidup paling total yang bercermin pada kehidupan sosial pencipta karya sastra. Sastra bisa menjadi wadah yang paling relevan untuk mengkritisi kehidupan sosial yang ada dalam lingkungan masyarakat. Potret sosial yang tidak sesuai dan tak mengenakan hati bisa dituliskan dalam …

Read More »

Cerpen : BERANI PEDULI

Matahari sudah bertengger tepat di atas kepala. Langit bagaikan permukaan laut. Biru. Hanya sedikit bercak awan putih yang berkeliaran. Suasana cerah juga terlihat jelas di raut muka kondektur bus antarkota. Dari tempat Parno berdiri, wajahnya seolah memancarkan semburat cahaya yang menyilaukan orang lain. Mungkin karena bus yang ia bawa sudah …

Read More »

Ajari Aku Mencintaimu dari Awal

Setelah khianat, kukira pemaafan adalah damai. Kupikir ikhlas bisa begitu mudah datang dengan sendirinya. Ternyata cinta tak bisa kembali sedia kala. Kau telah kehilangan aku, yang mencintaimu sejak tatapan pertama. Nafsu dunia ajarkan sesuatu yang nyata, 300-206 exam sepersekian detik saja hasrat memeluk tubuh, air mata mesti bersiap melepaskan dirinya. …

Read More »

Puisi : PANCASILAKU

Orang-orang banyak membicarakanmu Mereka berdebat mengenaimu Mereka bertengkar tanpa memahami dirimu Jika saja mereka mau memahamimu,tak perlu semua Mungkin tiga, dua,atau bahkan satu sila darimu Semua ini tak akan terjadi Pancasila. Mereka beragama tanpa ber-Tuhan Mereka membunuh atas nama agama Tanpa tau arti sila pertamamu Jangankan keadilan dan keberadaban pancasila …

Read More »

Puisi : Tanggalan Biru

Pasti ada alasan ini hari senin Kau tahu.. Riuk aliran air turut serta Berirama untuk bercengkrama Sinar cerah tak mengalah Tetap saja langit hari ini biru Senja juga menyalami Surub tak tertinggal Bicaraku tentang rona Tanggalan Birumu 20-06-2016 Selamat berbuka.. Selamat hari senin.. Selamat ulang tahun.. -aku gak bisa anter! …

Read More »

Puisi : Nasihat Ibu

Kan sudah kubilang, Jangan kau percaya sama orang. Kan sudah kubilang, Jangan 100% yakin. Kan sudah kubilang, Jangan terlalu dekat. Kan sudah kubilang, Jangan terlalu banyak berharap.   Tapi apa kau dengar? Apa kau percaya? Tidak kan?   Sekarang lihat akibatnya Sedih kan dirimu? Sakit kan hatimu?   Kalau mau …

Read More »

Puisi : Keluh Kesah

  Untaian kata yang terucap sia-sia Resah menunggu ketidakpastian Kepala tertunduk lesu, semangat ikut layu   Hati gundah gulana Melihat wacana terkubur nista Cahaya mata mulai redup Keringat menetes mengaliri tubuh   Mengeluh kesahkan sesuatu menghasilkan kegundahan Hidup ini tak terasa indahnya Tertutup cahaya hitam   Mengeluh lagi huh… Dan …

Read More »

Puisi : kebebasan

Entah pohon angsana di tepi jalan Ataupun flamboyan yang meranggas di tepi pantai Antara kuning bunga dan orange bunga Ataupun biru langit cerah Hari ini pasti indah Jika udara berbau Ataupun ranting dapat berkarat Sebelum-sebelum Tapi hari ini pasti indah Kau tanggalkan dan tinggalkan Kau selipkan dan senyapkan Kau gaduhkan …

Read More »