peluncuran Majalah EKSPRESI | UNY COMMUNITY
Saturday , 15 December 2018
Home / Event / peluncuran Majalah EKSPRESI

peluncuran Majalah EKSPRESI

Hidup Rakyat!

Seakan ikut terjebak stigma yang tersemat kepada beberapa etnis, pemerintah provinsi DIY ingin melindungi warga (yang mereka golongkan sebagai) pribumi dari warga (yang lagi-lagi menurut mereka) nonpribumi. Fakta bahwa aset tanah yang tersebar di seluruh negeri saat ini dimiliki oleh segelintir orang saja memang benar. Namun, pemprov membaca akar tunggang masalah tersebut bukan berdasar ketimpangan kelas sosial melainkan etnisitas yang beragam. Warga yang digolongkan nonpribumi tidak boleh mempunyai surat hak milik tanah di Yogyakarta.

Tidak ada landasan yang jelas bagaimana pemprov mendikte yang mana pribumi dan nonpribumi. Terlebih pemerintah pusat telah melahirkan beleid  yang melarang penggunaan istilah pribumi dan nonpribumi. Komnas HAM yang sudah hadir sejak 4 tahun lalu, nyatanya tidak mampu mengubah sikap Gubernur DIY.

Baca Juga  Futsal Himatika Cup 6

majalah-ekspresi

Bersama dengan peluncuran Majalah EKSPRESI Edisi XXIX yang mengangkat soal aturan kepemilikan tanah di Yogyakarta yang membedakan subyek hukum berdasarkan etnis, LPM EKSPRESI mengundang kawan-kawan sekalian untuk ikut serta dalam diskusi: “Menyoal Tumpang Tindih Aturan Pertanahan DIY”

bersama:

– A.S. Rimbawana (Redaktur Utama Rubrik Analisis Utama Majalah EKSPRESI)
– Kus Sri Antoro (Jogja Darurat Agraria)
– Tihara Sito Sekar Vetri (Advokat)

Diskusi akan dipandu oleh:
– Triyo Handoko (Redaktur Pelaksana Ekspresionline.com)

Mari hadir pada 27 November 2016 di Foodcourt FMIPA UNY
(https://goo.gl/maps/SinYRUvRYnM2)

Pukul 19.00-selesai

Narahubung: Bayu (085728589496)

About admin

UNY COMMUNITY - Komunitas Mahasiswa dan Alumni UNY - kirim artikel menarik kalian ke redaksi@unycommunity.com, syarat dan ketentuan baca  Disini 

Check Also

Menikmati Sisi Lain Pulau Dewata Bali Saat Perayaan Nyepi

Istirahat sejenak dari penat bisa menjadi salah satu cara kita menghimpun dan mengendalikan kembali energi …

X