Mahasiswa BangetPojok #UNYu

5 Serba-Serbi Tipe Dosen Pembimbing Skripsi yang Perlu Kamu Ketahui

Tugas akhir skripsi atau acap diakronimkan dengan nama ‘TAS’ seringkali menjadi momok menakutkan bagi banyak mahasiswa terutama mereka yang sudah “genap” menyandang mahasiswa tingkat akhir. Tak ayal, banyak mahasiswa seringkali kebingungan bagaimana caranya menyelesaikan tugas yang menjadi syarat akhir untuk menerima toga sekaligus resmi  menyandang gelar baru dibelakang nama. Untuk membantu hal tersebut, pihak kampus biasa menugaskan sekaligus mengamanatkan pada dosen guna membimbing skripsi. Dosen inilah yang kemudian dikenal sebagai dosen pembimbing atau biasa disebut ‘dosbing’.

Pada umumnya dosbing bertugas melakukan bimbingan pada sekelompok mahasiswa pada jurusan tertentu, dimana dalam satu kelompok bimbingan tersebut biasanya terdiri dari kumpulan mahasiswa dengan dosen pembimbing akademik (di UNY sering disebut DPA) yang beragam. Biasanya, dosen yang membimbing suatu kelompok tugas akhir memiliki keahlian pada ranah tertentu serta sudah sekaliber dosen ahli. Harapanya, dengan ini akan memudahkan satu kelompok mahasiswa yang telah mengajukan judul atau ide skripsi serumpun untuk mengerjakan tugas akhirnya.Namun, sudah bukan rahasia umum jika Tugas Akhir Skripsi memiliki berliku cobaan. Hambatan penelitian yang datang baik dari faktor internal dan eksternal dapat mempengaruhi lompatan waktu untuk mengerjakan tugas tersebut.

Oleh karena itu, peran dosbing sangatlah diperlukan. Selain menjadi pembimbing, dosbing diharapkan juga menjadi ‘mentor and coach’ selama pengerjaan skripsi .Untuk melancarkan hal tersebut, perlulah kita semua mencoba mengenali dan berkawan dengan tipe-tipe dosbing . Nah, ada apa saja kira-kira tipe dosbing pembimbing skripsi ? Berikut ini liputan khusus  mengenai tipe-tipe dosbing agar skripsi NO WORRY lagi ;

  1. Dosbing Tipe Perfeksionis

Dibuka dengan tipe di halaman pertama. Tipe dosen satu ini seringkali memiliki beberapa ciri seperti :

  1. Mengutamakan keaktifan bimbingan mandiri- kelompok
  2. Mengutamakan daya literatur terbaru dan komprehensif
  3. Mengutamakan nilai kesempurnaan dan kesungguhan tugas

Jika kamu memiliki dosen dengan beberapa kriteria tersebut, bersyukurlah bahwasanya beliau akan membantumu ‘satu kali seumur hidup’ untuk mengemas ulang makna “bersungguh-sungguh”. Dosen tipe semacam ini biasanya merupakan dosen ahli dengan jam terbang tinggi serta keahlian pada satu rumpun khusus. Sehingga, beliau sudah kenyang dengan beragam bentuk penelitian serta pengalaman. Untuk dapat ‘belajar’ bersama dosen seperti ini , alangkah bijaknya jika kita harus juga berupaya sungguh-sungguh. Terlebih pada akhirnya setiap dosen akan memberikan banyak ilmu dan kenangan kepada mahasiswanya. Semangat !

Baca Juga  5 macam penyakit mahasiswa

—-Nb : Untuk menghadapi tipe dosen seperti ini kenali dulu kegiatan beliau- kerjakan semua saran dan perintah – aktif diskusi- latar belakang jangan sampai banyak typo oke ?!

  1. Dosbing Tipe Santai

Lain dosen lain pula gaya bimbingannya, berikutnya ada tipe dosbing santai namun terukur. Tipe dosen ini biasanya akan santai serta fleksibel kepada mahasiswanya. Akan tambah bonus jika proses ACC no ribet dan gampang. Sungguhlah idaman !

Namun, meski demikian jangan sampai dirimu terlena akan bahaya laten dari dosen seperti ini. Salah satu yang perlu menjadi garis bawah adalah indikator bahwa meski terlihat gampang kamu harus tetap benar-benar paham apa yang beliau isyaratkan untuk disetujui sehingga pada masa akhir ujian kamu tidak akan menjadi mangsa dosen penguji. Ingat ! Ikut Santai tapi terukur , jangan lupa tetap jaga sopan santun dan komitmen

–Nb : Untuk menghadapi tipe dosen santai kamu harus tetap memiliki timeline agar tidak keblabasan santai , mentang-mentang tidak ditagih. Ingat , dosen hanya membimbing dan pengerjaan dilakukan olehmu sendiri !

  1. Dosen Tipe Tegas-Galak

Tanpa bermaksud mendiskreditkan pihak tertentu, tipe dosen pembimbing skripsi seperti ini NYATALAH adanya. Justru, terkadang dari banyak testimoni alumni  dosen seperti inilah yang menciptakan kenangan tersendiri. Dosen tipe macam ini umumnya kurang mentolerir sikap-sikap kurang baik dari mahasiswa yang mengerjakan tugas akhir yang kebetulan “pas” dengan pembawaan sifat yang tegas atau galak.  Beberapa contoh penyakit mahasiswa tingkat akhir saat skripsi antara lain:

  1. Malas bimbingan mandiri-kelompok
  2. Tidak aktif melaporkan project
  3. Menggunakan literatur terlalu lampau
  4. Banyak typo hingga copypaste

Adapun jika kebetulan saat bimbingan langsung dosen tersebut seringkali emosi, sudah sepatutnya kita tetap menghormati beliau. Percayalah mereka tidak seangker itu, mereka tegas dan galak sebagai pecut agar tugas akhir segera selesai.

Baca Juga  Sekilas Tentang Asrama Mahasiswa Baru UNY

Mari kita aminkan semoga dosen tipe ini RAMAH ACC dan membantu kita di ujian , teriak AMIN YUK !

Nb : Dosen tipe tegas-galak hanya sifat pembawaan bukan patokan dasar tidak bisa menjadi pembimbing. Tetap jaga sopan santun agar beliau tidak emosi dan juga kamu harus tetap HAPPY  mengerjakan arahan beliau ya hehehe !

  1. Dosen kejar target

Bagaimana rasanya dikejar target ? waduh, pasti pusing ya. Jangan lupa, terkadang ada dosbing tipe semacam ini saat menunaikan ‘tugas suci’ merampungkan skripsi.Tipe dosen semacam ini biasanya akan kentara dengan rajin memberikan patokan target masing-masing mahasiswanya. Dosen tipe ini juga tak jarang akan memberikan banyak catatan untuk memperbaiki kesalahan setiap kali laporan progres tiba.

Umpama sisi mata uang yang bertautan, tipe dosen ini memiliki nilai plus minusnya tersendiri. Yang penting, upayakan yang terbaik agar bisa bersamaan antara menyerap ilmu , mengerjakan tugas , dan memenuhi ‘tradisi’ bimbingan pada dosen ini. SEMANGAT YA !

–Nb: Progres sekecil apapun akan menjadi bermakna dan berarti bagi tipe dosen ini. Pastikan mengerjakan dengan sungguh-sungguh dan apabila menemui kendala jangan lupa dicoba diskusikan dengan beliau. Niscaya, beliau akan menghargai setiap upaya yang kita lakukan atau setidaknya kita sudah mencicil nilai kepercayaan dari beliau untuk tabungan indikator nilai kelulusan di ujian nanti.

  1. Dosen cuek nan gaib

Terakhir, sebagai penutup adalah tipe dosen ajaib yaitu dosen cuek nan gaib. Tipe dosen ini seringkali membuat kita mengelus dada karena ketika ingin bertemu bimbingan diwaktu yang sudah ditentukan malah tidak kunjung datang. Sabar adalah ‘kuntji’ untuk menghadapi dosen tipe ini. Jika memungkinkan , lakukanlah riset kecil cara melakukan dosen tipe ini dengan diskusi bersama kakak tingkat yang sebelumnya berada dalam kelompok dosen tersebut.

Semoga cukup hati kita yang sering dighosting , skripsi kita jangan !

 Ingatlah , skripsi yang baik adalah SKRIPSI YANG SELESAI !

Selamat memperjuangkan toga ! Semoga Tuhan dan semesta (juga dosbing) membantu memudahkan jalannya !

Tentrem Restu Werdhani

Alam Terkembang Djadi Guru 🌻 Bisa diikuti potret kegiatannya di @pramudhiyawardhani

Related Articles

Back to top button
X