Simak Yukkk 3 Kebiasaan Buruk Generasi Z di tempat kerja!!!
Gen Z belakangan ini menjadi topik hangat yang acap kali dibicarakan dalam dunia kerja. Gen Z (Generation Z) merupakan sebutan untuk generasi yang lahir setelah generasi millenial yaitu sekitar tahun 1997 – 2012. Sebagai generasi yang tumbuh besar dalam era digital, tidak dapat dipungkiri bahwa generasi ini merupakan sebuah gen yang sangat melek dengan teknologi, internet ataupun media sosial. Dengan fakta ini, tentunya kehadiran generasi ini menjawab kebutuhan industri saat ini akan seorang pekerja yang mengikuti perkembangan zaman. Namun dibalik kebermanfaatan yang dihasilkan, banyak juga stigma negatif yang acap kali disematkan untuk generasi ini khususnya dalam dunia kerja. Adannya stigma negatif ini tentunya sebagai akibat dari beberapa kebiasaan buruk yang biasa dilakukan gen z di tempat kerja. Apa aja sih kebiasaan buruk gen z di tempat kerja tersebut? Daripada penasaran, simak bareng yukkk 3 kebiasaan buruk gen z di tempat kerja, di bawah ini:
Kurang Mau Belajar
Kebiasaan buruk pertama dari Gen-Z di tempat kerja adalah generasi ini merupakan salah satu generasi yang cenderung kurang mau belajar di tempat kerja. Sebagai generasi yang tumbuh di era digital, tentunya generasi ini juga merupakan generasi yang sangat mudah dalam mendapatkan akses informasi yang memudahkan kehidupan sehari – hari mereka. Sebagai contoh, dalam mengerjakan sesuatu generasi ini terbiasa belajar secara instant baik itu melalui video pendek, online class, dsb. Akibat dari kebiasaan ini, maka membuat gen z terkadang tidak mau untuk berproses ataupun mempelajari secara lebih mendalam terkait suatu bidang yang digelutinnya. Lalu, akibat dari hal ini tentunya akan membuat generasi ini cenderung meremehkan pekerjaan yang dilakukannya dan pada akhirnya banyak melakukan kesalahan yang merugikan perusahaan.
Terlalu Bergantung dengan Teknologi
Kebiasaan buruk kedua dari Gen-Z di tempat kerja adalah generasi ini merupakan salah satu generasi yang cenderung terlalu bergantung dengan teknologi ketika bekerja. Di era digital saat ini, teknologi cukup berperan dalam membantu suatu pekerjaan. Namun bagaikan dua mata pisau, terlalu bergantung pada teknologi juga memiliki dampak yang cukup buruk. Sebagai contoh yang terjadi pada gen z, dimana pada saat ini mayoritas gen z selalu menggunakan gawai untuk membantu proses komunikasi dalam pekerjaan mereka. Lalu, akibat dari penggunaan gawai secara intens ini tentunya akan menyebabkan banyak gen z menjadi kurang nyaman/kurang mampu untuk melakukan komunikasi secara langsung (Baik melalui tatap muka ataupun melalui panggilan telepon). Dengan keadaan ini, maka akan menyebabkan ketika nanti terjadi permasalahan dalam suatu perusahaan dan harus diselesaikan dengan diskusi tentunya generasi ini akan mengalami kesulitan dalam membantu penyelesaian permasalahan tersebut. Hal ini disebabkan karena dengan tidak terbiasanya generasi ini dengan komunikasi langsung maka akan menyebabkan generasi ini akan cukup kesulitan untuk mengutarakan pendapatnya terkait penyelesaian permasalahan dalam suatu perusaahaan tersebut.
Mudah Bosan dan Seringkali Pindah Kerja
Kebiasaan buruk ketiga dari Gen-Z di tempat kerja adalah generasi ini merupakan salah satu generasi yang cenderung mudah bosan dan sangat sering dalam melakukan pindah kerja. Tentunya bukan merupakan sebuah rahasia bahwa gen z merupakan salah satu generasi yang sering melakukan “Job Hopping”. Job Hopping merupakan suatu istilah yang digunakan untuk menggambarkan kebiasaan sering berpindah pekerjaan dalam waktu singkat (biasannya kurang dari satu atau dua tahun di tempat kerja). Terdapat beberapa alasan dari gen z untuk melakukan job hopping, namun alasan yang acap kali dilontarkan gen z adalah generasi ini merasa jenuh dengan rutinitas pekerjaannya. Dengan banyaknya gen z yang sering melakukan kebiasaan ini tentunya akan menjadi catatan hitam bagi suatu perusahaan akan generasi ini dan membuat stigma gen ini menjadi buruk dalam suatu perusahaan.
Nahh, itulah kira-kira beberapa kebiasaan buruk yang seringkali dilakukan gen-Z di tempat kerja. Akhir kata, penulis ingin berpesan jikalau kalian nanti sudah berada dalam dunia kerja, jangan lakukan kebiasaan – kebiasaan buruk tersebut yaaaa!!!





