karirPojok #UNYuTips

Membekali Diri dengan Skills Karena Jurusan Kuliah Tidak Menentukan Karier

 

Sudah tercatat beberapa sumber yang mengatakan bahwa jurusan kuliah tidak menentukan karier itu memang benar adanya. Bahkan, Hanif Dhakiri, mantan Menteri Ketenagakerjaan, mengatakan sebuah fakta bahwa orang yang tidak bekerja sesuai jurusan terhitung dalam persentase sebesar 63%. Pernyataan tersebut semakin memperkuat bahwa jurusan kuliah ini memang tidak bisa sepenuhnya membawa ke karier yang sesuai.

Di era 4.0 ini perusahaan akan lebih mementingkan skills dibanding dengan ijazah yang mencantumkan jurusan. Misal, seorang lulusan Sastra Indonesia ingin bekerja di teknologi dengan catatan ia mendalami bidang yang dimaksud, pasti perusahaan akan mempercayainya. Sebuah perusahaan akan bersifat fleksibel kepada calon karyawan, karena skills lebih dibutuhkan daripada orang yang berkecimpung di suatu jurusan kuliah tapi tidak mempunyai skills sesuai jurusannya.

Meskipun sebagian besar orang memilih keluar dari passion kerja sesuai jurusan itu karena lapangan pekerjaan yang dimiliki jurusan tersebut kurang. Tapi, ada pula yang merasa kemampuannya malah lebih unggul dalam bidang lain yang tidak sesuai jurusannya, maka memilih untuk mencari kerja sesuai kemampuan seseorang tersebut. Maka dari itu, jurusan kuliah tidak menentukan karier tentu saja ada alasan-alasan yang mendasari.

Adapun satu contoh yang bisa dijadikan kisah inspiratif, salah seorang sebut saja namanya Dani adalah seorang founder di penerbitan. Dani ini adalah seorang Sarjana Teknik yang sangat menggemari dunia literasi semenjak duduk di bangku kuliah. Awalnya, beliau ini merasa salah jurusan karena mengambil salah satu prodi yang ada di Fakultas Teknik, tapi mau tidak mau ia harus menyelesaikan studinya. Hal ini tentu ia sikapi dengan mengimbangi bekal dirinya untuk survive di kemudian hari, beliau sangat rajin membaca buku, sering mengedit naskah, dan hal-hal yang berbau literasi ia pelajari sungguh-sungguh. Hasil yang diterima pun cukup luar biasa, kini ia menjadi seorang yang bisa membuka penerbitan indie.

Baca Juga  Pengen Kuliah di UNY ? Daftar SM CBT Aja, Berikut Tips dan Triknya

Kisah di atas merupakan kisah nyata yang ada di sekitar penulis. Tentu saja teman-teman juga mempunyai suatu kisah tentang seseorang yang bekerja tidak sesuai jurusan kuliah. Hal ini sama saja membuka wawasan kita untuk tetap berani mengambil sebuah keputusan dalam menentukan masa depan. Sudah dipaparkan pula dari sumber-sumber yang tersebar di mana-mana bahwa jurusan kuliah tidak menentukan karier ini memang valid.

Sebentar, jangan hanya mengandalkan skills doang ya teman-teman. Karena tentu saja perusahaan akan mencari seseorang yang terampil dan berpengalaman. Ada sebuah istilah yang mengatakan bahwa pengalaman tidak bisa dibeli. Hal itu tentu saja saya amini karena memang benar, pengalaman seseorang akan sangat menunjukkan daya kerja orang tersebut. Meskipun jurusan kuliah tidak menentukan karier, tapi seorang yang ingin lintas jurusan juga harus punya kelebihan yang tidak tanggung-tanggung.

Baca Juga  Seberapa Pentingkah “The Power of Reading”

HRD sebuah perusahaan akan melihat keaktifan seseorang calon karyawan dengan cara berbicara dan tingkat kritisnya. Adanya pengalaman berorganisasi dan prestasi akan membuat suatu perusahaan memikirkan kalian untuk diterima lebih banyak. Dengan itu, jurusan kuliah tidak menentukan karier memang harus diimbangi dengan kelebihan yang memang lebih dari para calon karyawan yang lain. Bisa saja seorang yang tidak menempuh bangku kuliah, tapi ia bisa mengalahkan pesaingnya yang seorang lulusan sarjana karena kelebihan yang dimiliki. Maka, dapat diambil kesimpulan, untuk teman-teman yang merasa ingin sukses dalam dunia kerja, mulai dari sekarang persiapkan hal-hal yang sudah terangkum di atas.

Related Articles

Back to top button
Close
X