Artikel

Ragam Bentuk Vagina yang Perlu untuk Diketahui

Tahukah Anda bahwa masing-masing wanita memiliki bentuk vagina yang berbeda? Bahkan tak hanya bentuk, warna, ukuran, dan aromanya pun berbeda-beda pada setiap wanita. Hal tersebut adalah normal terjadi.

Bentuk vagina yang dinilai ‘berbeda’ dan ‘tidak ideal’ masih sering dikhawatirkan oleh banyak wanita. Namun, yang terpenting adalah menjaga kebersihan dan kesehatan vagiand dengan baik.

Meskipun demikian, memang tidak bisa dipungkiri bahwa ada beberapa bentuk vagina yang perlu diwaspadai. Salah satunya adalah bentuk vagina yang seperti jengger ayam. Jika Anda memiliki bentuk seperti jengger ayam ini, sebaiknya Anda tanya jawab dokter gratis untuk mengetahui penyebab dari bentuk vagina yang seperti jengger ayam tersebut.

Untuk itu, berikut beberapa bentuk vagina yang perlu Anda ketahui.

Bagian vagina yang perlu diketahui

Sebelum membahas berbagai bentuk dari vagina, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu organ-organ yang terdapat di alat kewanitaan Anda.

Berikut organ-organ kewanitaan dari luar hingga ke bagian dalam:

  1. Vulva

Bagian terluar dari alat kewanitaan ini merupakan bagian yang bisa Anda lihat secara langsung perbedaan bentuknya. Vulva sendiri memiliki beberapa struktur yang berbeda, yaitu:

  • Mons pubis: Organ ini merupakan jaringan yang tampak seperti gundukan. Letaknya sendiri tepat di atas tulang kemaluan dan tertutup oleh rambut kemaluan.
  • Labia mayora: Bagian ini merupakan lipatan kulit yang berada di bawah mons pubis. Labia mayora sendiri melindungi beberapa bagian lain yang terdapat pada vulva.
  • Labia minora: Lapisan kulit ini merupakan lipatan yang lebih kecil dan menutupi ruang depan vulva.
  • Vestibulum: Vestibulum merupakan sebuah area tempat vagina dan utera. Letaknya sendiri berada di antara labia minora.
  • Klitoris: Pada bagian atas labia minora, terdapat klitoris yang memiliki sensitifitas yang tinggi terhadap rangsangan.
  • Kelenjar bartholin: Pada vagina, terdapat dua kelenjar kecil yang terletak di kedua sisinya. Dua kelenjar tersebut adalah kelenjar bartholin.
  • Kelenjar skene: Kelenjar ini berada di dekat uretra. Kelenjar ini juga menjadi bagian dari G-spot.
Baca Juga  Rekomendasi 5 Minyak Rambut Bayi Yang Bagus Dan Terbaik 2022

2. Vagina

Vagina merupakan jalan keluar bayi. Bentuknya akan seperti lorong yang berotot. Selain itu, vagina ini juga memiliki bentuk yang memanjang sampai ke bagian bawah rahim.

Organ ini sebagian tertutup oleh sebuah jaringan tipis yang disebut juga dengan selaput dara. Selain bentuk vagina yang berbeda-beda, setiap wanita juga memiliki bentuk selaput dara yang berbeda.

Sebagian orang tidak memiliki selaput dara, dan sebagian lagi memiliki selaput dara yang benar-benar tertutup atau tidak berlubang. Seseorang dengan selaput dara yang tertutup mungkin perlu mendatangi dokter agar selaput daranya bisa dilubangi.

Selaput dara ini sendiri, bisa rusak akibat beberapa aktivitas seperti saat mengendarai sepeda, maupun saat berhubungan seksual.

3. Rahim

Rahim terletak di bagian panggul wanita. Bentuknya sendiri seperti buah pir. Organ ini terdiri dari dua bagian, yaitu corpus dan serviks.

Serviks sendiri merupakan leher rahim yang menjadi penghubung antara corpus dengan vagina. Sedangkan corpus merupakan bagian utama dari rahim yang memiliki ukuran lebih besar.

4. Tuba fallopi

Saluran tuba atau tuba fallopi merupakan organ bekerja sebagai penghubung antara rahim dan ovarium. Umumnya, wanita memiliki dua ovarium. Sehingga, terdapat dua tuba fallopi yang berhubungan dengan setiap ovariumnya.

5. Ovarium

Ovarium adalah organ yang terdapat di rongga panggul. Organ ini bertugas dalam memproduksi sel telur dan juga sekresi hormon.

Bentuk-bentuk vagina

Setelah mengetahui beberapa organ yang terdapat di alat reproduksi wanita, sekarang akan dijelaskan beberapa bentuk vagina yang umum dimiliki wanita.

Berikut beberapa bentuk vagina dan juga penjelasannya:

  1. Labia Minor Asimetris

Bentuk ini sering ditemukan pada beberapa wanita. Wanita yang memiliki bentuk Labia Minor Asimetris, akan memiliki labia yang lebih panjang, tebal, maupun lebih besar.

Baca Juga  Semifinal Piala AFF Futsal 2018 Indonesia vs Thailand - Ini Link dan Harga Tiketnya di GOR UNY

2. Labia Minor Menonjol

Labia jenis ini biasanya terlihat lebih menjulur ke bawah. Kulit labia sendiri akan terlihat lebih panjang dan bahkan menonjol keluar dari labia major.

3. Labia Major Melengkung

Bentuk labia seperti ini akan tampak seperti tapal kuda terbalik. Tepatnya seperti kurva bundar dan bertemu secara merata di bagian ujungnya. Jika Anda memiliki bentuk seperti ini, labia minor pada alat reproduksi tersebut biasanya terbuka.

4. Labia Major Panjang dan Menjuntai

Bentuk miss V ini akan terlihat longgar dengan kulit tipis. Jika Anda memiliki jenis vagina seperti ini, lipatan yang terbentuk akan menggantung keluar pakaian dalam. Sehingga, labia minor akan sedikit terbuka.

5. Labia Kecil dan Terbuka

Jika Anda memiliki bentuk labia jenis ini, Anda akan memiliki labia major yang rata dan bersandar pada tulang kemaluan. Sedangkan labia minor Anda akan sedikit terlihat.

6. Labia Kecil dan Tertutup

Bentuk ini merupakan bentuk yang paling umum dimiliki para wanita. Dalam bentuk ini, labia minor akan tertutup sepenuhnya.

7. Labia Minor yang Panjang dan Menjuntai

Labia Major Panjang dan Menjuntai ini memiliki bentuk yang mirip dengan labia minor menonjol. Namun, bentuk ini memiliki ukuran yang lebih panjang hingga dapat melebihi labia major.

Saat Anda memiliki bentuk ini, Anda akan menyadarinya secara langsung. Hal tersebut karena labianya akan menggantung ke luar pakaian dalam. Selain itu, Anda juga akan mengetahuinya karena merasa ada bagian kulit yang memanjang atau bahkan lipatan tambahan pada labia.

Itulah beberapa bentuk vagina yang biasanya dimiliki para wanita. Anda tetap harus mengkonsultasikan hal tersebut dengan dokter apabila bentuk vagina yang Anda miliki terlihat seperti jengger ayam. Jika memiliki bentuk seperti itu, Anda harus langsung berkonsultasi dengan dokter.

admin

UNY COMMUNITY - Komunitas Mahasiswa dan Alumni UNY - kirim artikel menarik kalian ke redaksi@unycommunity.com, syarat dan ketentuan baca  Disini 

Related Articles

Back to top button
X