Pojok #UNYuTips

Tips Merencanakan Hidup dengan SMART

Halo #UNYu, selamat tahun baru 2020 ya semoga apa saja yang direncanakan tahun ini dapat tercapai, Aamiin. Eh tapi kalau belum punya rencana gimana dong? Wah kalau itu sayang sekali, nanti kita gak terarah hidupnya. Ada sebuah pepatah mengatakan “Gagal merencanakan, berarti merencanakan kegagalan”. Kadang kita berpikir buat apa merencanakannya, ujung-ujungnya juga tidak tercapai. Tapi ada keuntungannya loh kalau kita bisa mendesain hidup kita, seperti:

  1. Kita merasa bertanggung jawab terhadap apa saja yang kita lakukan,
  2. Lebih semangat dalam mengejar cita-cita,
  3. Kita mampu melakukan koreksi atau perbaikan jika mengalami kegagalan, dan masih banyak lainnya.

Itu semua tidak akan kita dapatkan kalau tidak ada perencanaan dalam hidup. Jika sudah begitu, kira-kira apa saja yang perlu kita rencanakan? Ada banyak sendi kehidupan yang perlu kita desain agar selaras dengan apa yang kita inginkan. Misalnya, pendidikan, relasi, ibadah, skill/keterampilan, kesehatan. Kita ingin sekolah atau kuliah dimana, siapa saja teman yang perlu kita jaga atau kita jauhi (ada juga teman yang berdampak buruk buat kita), ibadah juga bagus, menguasai keterampilan serta tetap sehat agar mampu beraktifitas setiap hari. Sekarang bagaimanakah kita memulai untuk mendesain hidup agar lebih baik? Ada banyak tips, tools, aplikasi yang dapat kita gunakan untuk membuat perencanaan hidup atau sekedar memantau sejauh mana perkembangan diri kita. Namun bagi kami yang paling pertama ditentukan adalah WHY nya.

Baca Juga  Dara Alumni FMIPA UNY Ini Punya Misi Terus Lestarikan Budaya Jawa

Simon Sinek, seorang speaker dalam TED dalam sebuah kesempatan menyampaikan tentang Why Great Leaders Inspire Action

Dalam video tersebut menjabarkan bahwa setiap organisasi/perusahaan sukses memiliki why yang besar dan mereka hidup dan bekerja dengannya.

Contohnya apple, dengan jargonnya “Challenging the status quo”. Mereka menolak namanya kemapanan, sehingga inovasi dan perbaikan terus terjadi terhadap produk mereka. Setiap perusahaan atau start-up besar yang kita kenali bahkan kagumi mereka memiliki why yang besar. Ternyata hal tersebut juga dapat kita terapkan dalam hidup kita, apa alasan kita hidup, mengapa. Dengan menjawab pertanyaan tersebut, kita mulai memperbaiki hidup dimulai dari tujuan, atau dibagian mana sebenarnya kita ingin berkontribusi dalam kehidupan. Misalnya, jika kita seorang yang tertarik dengan pendidikan maka kita mulai mencari dan menyusun why nya. Salah satu yang bisa kita jadikan referensi yaitu ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Cita-cita tersebut ada dalam UUD 1945. Atau kontribusi dibidang lain seperti sosial, ekonomi, budaya.

Baca Juga  5 Tempat Seru Berburu Alat Tulis di Jogja

Kalau sudah punya tujuan hidup, lantas bagaimanakah cara agar kita mampu meraihnya? Ada sebuah metode yang dapat kita gunakan yaitu SMART.

pic : https://www.akseleran.co.id/blog/smart-goals/

SMART merupakan singkatan dari Spesific, Measurable, Achievable, Relevant, Time Bound. Singkatnya, jika kita ingin mencapai sebuah goals atau tujuan beberapa indikator dapat dijadikan tolok ukur yaitu Spesific (jelas), Measurable (terukur), Achievable (dapat tercapai), Relevant (sesuai dengan kebutuhan kita) dan Time Bound (memiliki tenggat waktu). Metode ini tidak hanya digunakan untuk satu tujuan saja, tapi digunakan untuk berbagai tujuan yang ingin kita wujudkan.

Terakhir, sebaik-baik rencana adalah yang dilaksankan bukan hanya sekedar wacana. Kita desain hidup kita agar lebih bermakna tidak hanya untuk diri sendiri juga bermanfaat bagi orang lain.

Mohamad Riyandi Badu

Let's inspire the world

Related Articles

Back to top button
Close
X