Pojok #UNYu

Tumpeng, Simbol Perayaan HUT Kemerdekaan 17 Agustus dengan Segudang Makna

Tanggal 17 Agustus seluruh rakyat Indonesia bergembira karena telah terbebas dari belenggu penjajahan yang berlangsung 350 tahun. Jasa para pahlawan dalam memori kolektif bangsa Indonesia biasanya diakui melalui acara syukuran.

Acara syukuran tersebut merupakan Malam Tirakatan, Malam Tirakatan dilakukan pada tanggal 16 Agustus atau menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia

Pada malam Tirakatan, masyarakat biasanya berdoa bersama untuk para pahlawan yang gugur dalam perjuangan kemerdekaan

Selain berdoa, malam Tilrakatan biasanya diisi dengan pertunjukan kesenian yang menonjolkan budaya lokal sebagai wujud kecintaan terhadap tanah air. Selain itu, Tirakatan identik dengan pemotongan tumpeng atau tumpengan

Tumpeng merupakan ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan yang   diraih dan pengingat    perjuangan para pahlawan yang    mengorbankan segalanya untuk mempertahankan tanah air.

Baca Juga  Jadwal Seleksi Mandiri (SM) UNY 2020

Umumnya   nasi kuning digunakan dalam tumpeng, serta berbagai lauk pauk seperti tempe kering, kentang balado, ayam goreng, bakmi goreng, kacang goreng, sambal, dan telur, serta hiasan seperti mentimun dan wortel yang dibuat menjadi bunga dan di tata di atas tampah yang   dialasi   daun pisang yang cantik.

Arti dari tumpeng nasi kuning adalah sebagai berikut

Kekayaan dan Kemakmuran :

Warna nasi kuning yang kuning cerah   melambangkan kekayaan, kemakmuran, dan harapan akan kebahagiaan dan kesuksesan yang berlimpah di masa depan

Kebanggaan dan Kedamaian:

Tumpen yang berbentuk kerucut   melambangkan kebanggaan dan keagungan

Syukur dan Hormat:

Tumpeng Nasi Kuning dipersembahkan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang

Maha Esa atas nikmat yang dilimpahkan kepadanya dan sebagai penghormatan kepada leluhur dan pahlawan yang telah berjuang melawan penjajah

Baca Juga  Daya Tampung dan Peminat Seleksi Mandiri UNY 2022

Persatuan dan Keberagaman:

Tumpeng Nasi Kuning disajikan dengan berbagai macam lauk   dan sayuran yang mencerminkan keberagaman budaya dan suku Indonesia serta semangat  persatuan dalam keberagaman

Tradisi Tumpeng mengajarkan kita untuk tidak hanya merayakan sejarah, tetapi juga memikirkan arah masa depan negara kita. Dengan semangat persatuan, kesatuan, rasa syukur dan harapan yang dicerminkan   tumpeng, mari kita bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan kaya

Dengan begitu, setiap kali Tumpeng dihidangkan setiap tahunnya, bukan hanya sekedar sajian lezat, namun menjadi   saksi bisu   semangat kebangsaan yang   terus berkobar di hati seluruh masyarakat Indonesia

Related Articles

Back to top button
X