Pojok #UNYuTips

Wajib Catat ! 5 Tips Untuk Menyongsong Pembuatan Proposal Tugas Akhir

Tugas akhir skripsi merupakan salah satu mata kuliah dan projek yang hampir dianut oleh semua perguruan tinggi di Indonesia khususnya pada jenjang D4/ Strata 1 dan seterusnya sebagai prasyarat yang harus ditempuh oleh seorang mahasiswa untuk dapat dikategorikan lulus dan mendapatkan gelar akademik sesuai bidang studinya.

Adapun tahapan untuk melakukan dan menyelesaikan tugas akhir ini biasanya akan dimulai dari tahapan merumuskan dan mengumpulkan judul kemudian disusul penyusunan proposal sebagai bahan awal yang diajukan untuk melakukan sebuah penelitian kepada dosen pembimbing .

Proposal skripsi sebagai fondasi awal untuk melanjutkan penelitian dan penngambilan data sering menjadi momok menakutkan bagi sebagian mahasiswa. Tak jarang , untuk dapat lolos dan mengajukan ujian seminar proposal mahasiswa harus menjalani beberapa tahapan revisi yang begitu banyak .

Untuk menyemangati dan memberikan edukasi bagi para mahasiswa yang hendak menyongsong pembuatan proposal skripsi , kali ini tim redaksi rangkumkan lima tips untuk memudahkan pembuatan proposal , mari kita simak !

  1. Tentukan Tema-Tema Mayor untuk menjadi Tema Minor yang menarik minatmu !

Dari sekian banyak hal yang harus dipersiapkan untuk menyusun sebuah proposal tugas akhir , kamu bisa memulainya dengan cara mengkategorikan minat-minatmu pada mata kuliah yang sudah kamu lalui untuk kemudian memunculkan satu tema yang kamu minati untuk diteliti. Atau bisa juga kamu mengkategorikan minatmu sekaligus dengan mencari kondisi masalah yang ada disekelilingmu. Karena pada dasarnya ,tugas akhir skripsi adalah memunculkan masalah kemudian melakukan penelitian terhadapnya.

Baca Juga  Ini Lho Keistimewaan Asrama UNY Wates !

Sebagai contoh , penulis memiliki ketertarikan pada tiga bidang di ilmu pendidikan luar sekolah yaitu Pendidikan Kesetaraan , Pendidikan Kecakapan Hidup serta Pendidikan Keaksaraan. Masing-masing dari mata kuliah mayor tersebut kemudian penulis kategorikan berdasarkan peringkat minat serta kondisi yang ada di sekitar .Pada akhirnya, penulis mengambil tema Pendidikan Keaksaraan mengenai Gerakan Literasi di sebuah lembaga pendidikan luar sekolah untuk diajukan tema pada proposal tugas akhir.

  1. Susun Rumusan Masalah dan Judul Rancangan Tugas Akhirmu!

Setelah mengetahui ketertarikan pada suatu tema , kamu bisa mulai mencoba-coba membuat dua sampai tiga rumusan masalah yang bisa terkait dengan tema minor yang sudah kamu pilih . Sebagai contoh , setelah menemukan minat pada pendidikan keaksaraan penulis kemudian mencoba merumuskan masalah apa saja yang biasanya ada pada bidang pendidikan keaksaraan terutama gerakan literasi seperti meliputi fasilitas yang masih minim , angka buta huruf yang masih banyak , dan atau gerakan literasi yang belum maksimal .

Perumusan semacam ini juga bisa menjadi langkah dasar untuk mendukung  penyusunan latar belakang. Jika terjadi kesulitan kamu bisa mencoba membaca referensi yang banyak tersedia di internet mengenai rumusan –rumusan masalah.

Setelah mendapatkan rumusan masalah , selanjutnya kamu bisa mencoba menyusun judul sebagai syarat pengajuan awal untuk mendapatkan dosen pembimbing . Jangan lupa juga tentukan pada judulmu dimana kamu akan melakukan penelitian tersebut.

  1. Temukan Buku Pendamping Untuk Teknis Penulisan hingga bekal Penelitian !

Setelah mendapatkan gambaran awal untuk judul ,tema ,dan rumusan masalah langkah selajutnya adalah mencari dan menemukan buku pendamping relevan untuk mendukung teknis penulisan hingga bekal penelitian. Maksudnya adalah kamu harus mencari setidaknya satu buku yang khusus membahas mengenai tugas akhir skripsi diluar buku panduan milik universitas. Sebagai contoh buku pendampingnya adalah karangan Prof. Sugiyono mengenai penelitian R &D , Kuantitatif serta kualitatif. Buku ini juga menjadi petunjuk untuk kamu yang kemudian harus menentukan jenis penelitian apa yang diambil , yaitu antara penelitian kualitatif atau kuantitatif dan jenis lainnya .

  1. Rajin Berkonsultasi dengan Dosen Pembimbing dan Mencari Mentor !
Baca Juga  5 Cara Persiapan Diri Publikasi ke Jurnal Internasional Bereputasi Tinggi

Biasanya ,setelah mengajukan judul kamu akan mendapatkan nama dosen pembimbing berdasarkan tema yang kamu ambil . Jika sudah ,kamu bisa mulai untuk memperkenalkan diri atau menyapa dosen untuk mengabarkan bahwa kamu adalah mahasiswa bimbingan beliau . Kamu juga bisa sekalian mencari  kakak tingkat yang dahulu merupakan anggota bimbingan dosenmu untuk menjadi mentor atau tempat bertanya.

Jangan lupa utamakan 5S selalu ya jika menghubungi dosen !

  1. Membuat Grup Bersama Teman Satu Bimbingan untuk Diskusi

Membuat grup yang berisi teman-teman satu pembimbing selain bisa digunakan untuk keperluan update informasi juga bisa dijadikan tempat untuk bertukar testimoni bagaimana keadaan dan atau kondisi setiap kali bimbingan. Biasanya ,grup  semacam ini juga akan disarankan oleh dosen pembimbing untuk memudahkan komunikasi dengan seluruh mahasiswa.

Demikianlah tips-tipsnya ,semoga dapat membantu ya ! Jangan lupa skripsi yang sukses adalah skripsi yang berhasil dikerjakan hingga akhir !

Tentrem Restu Werdhani

Alam Terkembang Djadi Guru 🌻 Bisa diikuti potret kegiatannya di @pramudhiyawardhani

Related Articles

Back to top button
Close
X