Pojok #UNYuUNY Banget

Yuk, Semangat Berkarya dengan Mengenal Lebih Jauh Robotika UNY

Apakah Sahabat UNYu masih semangat untuk berkarya di tengah pandemi? Butuh suntikan motivasi supaya lebih greget? Nah, biar lebih semangat, yuk kita berkenalan lebih dekat dengan Robotika UNY. kami telah berbincang-bincang secara virtual bersama perwakilan Robotika UNY, yaitu Annisa Festi Pratiwi dari Pendidikan Teknik Mekatronika 2018 (sebagai wakil ketua divisi Robotika UNY) dan Leandra Okta Nur Pratama dari Pendidikan Elektro 2019 (anggota Tim Rosemery/Robot Seni Menari). Banyak pengetahuan dan motivasi baru lo yang bisa kita dapat dari cerita teman-teman Robotika UNY. Berikut adalah hasil bincang-bincang kami bersama perwakilan dari Robotika UNY.

Apa sih Robotika UNY itu?

Robotika UNY adalah salah satu divisi dari UKM Rekayasa Teknologi (Restek) yang bergerak di bidang teknologi, khususnya robotika.

Apakah ada struktur organisasi layaknya UKM pada umumnya?

Tidak. Di Robotika UNY hanya ada ketua umum dan wakil umum. Ketua Robotika UNY pada tahun 2020 dijabat oleh Naufal Dhafa Bukhori dari Pendidikan Teknik Elektro 2018. Lalu, Wakil Ketua Robotika UNY pada tahun 2020 dijabat oleh Annisa Festi Pratiwi dari Pendidikan Teknik Mekatronika 2018.

Siapa saja yang boleh gabung Robotika UNY? Apa hanya terbatas dari mahasiswa Fakultas Teknik saja?

Robotika itu merupakan divisi dari UKM Restek, yang merupakan UKM milik UNY. Jadi, semua mahasiswa boleh bergabung di Robotika. Namun, karena kegiatan di Robotika merealisasikan materi perkuliahan yang diberikan oleh dosen teknik kepada mahasiswa teknik (FT), hampir semua anggota di Robotika adalah mahasiswa FT. Kebetulan basecamp Robotika juga berada di lingkungan Fakultas Teknik.

Bagaimana sistem berkarya yang dilakukan oleh teman-teman Robotika UNY? Apakah ada target, dalam kurun waktu tertentu harus berhasil membuat robot?

Kalau di Robotika sendiri terdiri dari 3 divisi, yaitu KRI (Kontes Robot Indonesia), KRTI (Kontes Robot Terbang Indonesia), dan Komurindo-Kombat (Kompetisi Muatan Roket dan Roket Indonesia-Kompetisi Balon Atmosfer/Tim Roket). Dalam divisi tersebut juga terdapat beberapa tim yang sistem berkaryanya berbeda-beda karena setiap tim akan mengikuti lomba/kompetisi yang berbeda pula. Akan tetapi, secara umum Robotika memiliki target dalam 1 tahun minimal mengikuti 1 kompetisi dan mendapatkan kejuaraan, serta selalu mengembangkan teknologinya.

Baca Juga  Hai  Camaba UNY: Ini Loh 4 Jalur SM UNY Yang Bisa Kamu Ikuti!

Selain tentang Robotika UNY secara umum, kami juga berkesempatan ngepoin salah satu tim yang pada Oktober 2020 kemarin berhasil menyabet Juara 1 pada KRI Regional II, yaitu Tim Rosemery/Robot Seni Menari. Gimana sih prosesnya hingga bisa dapat kejuaraan? Simak hasil bincang-bincang berikut ini ya.

Tim Rosemery adalah salah satu tim di Robotika UNY yang berhasil mengharumkan nama UNY. Boleh tahu siapa saja orang-orang keren di balik itu?

Boleh dong. Untuk anggota dari Tim Rosemery itu ada 13 orang, di antaranya Afif Roko Bagus Kirono, Alfina Khusnaini, Alfirdaus Zaharda, Devi Nur Latifah, Fatur Sena Alwafi, Irwan Ardiansyah, Julizar Handi Wijaya, La Marzan, Leandra Okta Nur Pratama, Lu`lu`ul Nabillah, Raden Budi Santoso, Renaldi Anggriawan, dan Y.

Sumber: Dokumentasi Robotika UNY

Apa pengalaman berkesan yang Tim Rosemery rasakan ketika mengikuti kompetisi kemarin?

Ikut lomba saat pandemi tentunya memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan lomba- lomba robot KRI pada tahun sebelumnya yang dilaksanakan secara luring. Pada lomba kali ini—saat masa pandemi— dilaksanakan oleh Pusat Prestasi Nasional KEMENDIKBUD secara daring. Tantangan yang dihadapi bukanlah hanya robot lawan, namun juga kualitas jaringan sinyal internet dan juga kualitas kamera karena lomba tersebut disiarkan secara langsung di YouTube melalui aplikasi ZOOM. Kami telah mempersiapkan robot sebelum masa pandemi, namun riset sempat tertunda akibat lockdown beberapa bulan. Hingga akhirnya jadwal lomba telah dikeluarkan dan kami melanjutkan riset kembali untuk persiapan lomba KRI tingkat wilayah dan nasional. Pengalaman yang berkesan yaitu saat robot terkadang eror sendiri dan riset sampai subuh. Kadang kami juga enggak sempat tidur dan mandi juga hehe.

Baca Juga  Hai Pejuang SBMPTN; Lakukan 5 Hal Ini Demi Lolos SBMPTN

Apa sumber inspirasi Tim Rosemery dalam mencipta robot seni tari?

Untuk melestarikan budaya Indonesia, khususnya seni tari yang dipadukan dengan kecanggihan teknologi terkini. Khusus untuk tema tariannya telah ditentukan oleh KEMENDIKBUD dan setiap tahun selalu berganti tema.

Sumber: Dokumentasi Robotika UNY

Apa pesan untuk teman teman mahasiswa biar selalu semangat berkarya?

Manfaatkanlah UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang telah kalian bayarkan dengan cara berprestasi. Perindahlah CV kalian dengan ukiran prestasi terbaik kalian. Tingkatkan softskill dan hardskill kalian melalui UKM yang kalian minati. Buatlah orangtua kalian bangga. Jangan lupa juga selalu ingat kepada Tuhan.

Itulah hasil bincang-bincang virtual antara kami dengan perwakilan teman-teman Robotika UNY. Sepertinya seru juga ya bisa membuat robot dengan keunikan-keunikannya, terlebih jika bisa sekalian mengangkat budaya lokal.

Nah, untuk Sahabat UNYu yang ingin tahu lebih jauh lagi atau berencana ingin menjadi bagian dari Robotika UNY, silakan kepo-kepo ke Instagram @unyrobotics. Ada banyak tim-tim robot lainnya yang ngga kalah keren, seperti Werkudhara, Pasupati, Maestro_Evo, D-Tech, Icaros, Garenk Punk, D-Rejetion, Mobo-Evo, Thunder Wings, Zen, Al-Aadiyaat, dan Abhinaya. Semoga kita bisa mengikuti jejak mereka untuk berkarya tetapi dengan versi terbaik dari masing-masing kita 🙂

Semangat berkarya sesuai bidang yang kalian minati ya, Sahabat UNYu!

Pemuda hari ini harus turun tangan, berkarya nyata menjawab semesta Indonesia.

Najwa Shihab

Anis Safitri

Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2017 @irtifassina

Related Articles

Back to top button
Close
X