Artikel

5 Tips Lancar Interview Kerja, Para Jobseeker Wajib Tahu !

Hallo , #pejuangkerja !

Mendapatkan pekerjaan impian merupakan dambaan bagi setiap orang. Apalagi ketika pekerjaan tersebut tidak hanya mendatangkan kemandirian secara finansial namun juga mendatangkan perkembangan yang baik bagi pekerjanya.

Setiap bulan, banyak sekali perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan. Umumnya, seorang pelamar harus melewati beberapa tahapan test masuk untuk dapat diterima dalam formasi tertentu. Adapun tahapan-tahapan test tersebut salah satunya berupa wawancara kerja atau acap disebut dengan “interview”. Ada juga yang menyebutnya , “temu kerja” , “test bertemu langsung “ hingga “walk in interview”. Lalu apa sebenarnya , interview kerja itu ?

interview adalah kegiatan temu antara pelamar dengan bagian yang berwenang mengurusi perekrutan pada formasi terkait. Umumnya, interview kerja berlangsung melalui agenda temu langsung yang biasanya dimulai dengan wawancara bersama bagian HRD (Human Resources Development), atau juga dengan jajaran top management. Melalui interview kerja, seorang kandidat dapat dinilai apakah sesuai dengan formasi yang dilamar. Tahapan ini juga biasanya menjadi indikator tim perekrut untuk menentukan arah potensi kandidat dengan kesesuaian tempat yang dilamar.

Tak jarang, tahapan satu ini menjadi momok tersendiri bagi para jobseeker. Pasalnya, bertemu langsung dengan pemilik perusahaan yang belum pernah di kenal sebelumnya bukanlah perkara mudah. Namun, bukan berarti tahapan ini tidak dapat dipelajari atau diantisipasi. Berikut ini ada tips yang redaksi siapkan untuk membantu para jobseeker melewati babak perjuangan interview kerja !

  1. Siapkan Berkas-Berkas Secara Komplet sebelum wawancara kerja
Baca Juga  Mengenal Beragam Jenis Varian Partisi Kantor yang Tepat untuk Digunakan

Para jobseeker wajib mengutamakan point satu ini . Pasalnya, apabila berkas yang dibawa  kurang bisa jadi akan mengurangi point. Bahkan ada beberapa instansi yang menerapkan sistem diskualifikasi apabila terdapat pelamar yang kurang memenuhi syarat administrasi. Berkas yang komplet juga menjadi bukti awal komitmen pelamar.

  1. Pelajari dan Latihan Kecil Menjawab Pertanyaan Tim Rekrutment

Apabila telah lulus seleksi administrasi, umumnya para pelamar akan memasuki tahap wawancara sebagai tahapan selanjutnya. Agar wawancara kerja tidak lagi menjadi hal yang menakutkan, para #pejuangkerja dapat mempelajari dan melatih diri menjawab pertanyaan tim rekrutment.Adapun berikut ini beberapa pertanyaan yang umumnya ditanyakan oleh tim rekrutment kepada para pelamar :

    1. “Jelaskan siapa dirimu “
    2. “Apa latar belakang pendidikanmu dan darimana kamu berkuliah ?”
    3. “Organisasi atau kegiatan apa yang diikuti selama di bangku kuliah”
    4. “Bagaimana hubungan jurusanmu dengan formasi yang dilamar”
    5. “Apa motivasi melamar formasi ini”
    6. “Sebutkan kelebihan-kekuranganmu”
    7. Dll

Sebagai catatan, pastinya setiap formasi kerja memiliki jenis pertanyaan yang beragam pula. Untuk itu , para pelamar dapat mengumpulkan informasi terkait lembaga atau perusahaan yang dituju. Hal ini juga menjadi langkah antisipasi untuk tidak memasukan lamaran pada lembaga ilegal yang dilarang atau tidak diawasi oleh Pemerintah Republik Indonesia. Jangan lupa siapkan , CV atau daftar riwayat hidup terbaik milikmu ya !

  1. Rileks dan Jangan Tegang, Grogi Hanya Akan Menghambat

Setelah berlatih dan mempersiapkan diri, jangan lupa untuk tidak datang terlambat saat test wawancara kerja berlangsung. Mintalah izin atau hubungi kontak tim rekrutment jika terjadi hambatan di jalan ketika para pelamar hendak datang. Dan , yang paling penting jangan grogi . Bersikaplah tenang seolah para pelamar akan datang untuk bertemu dan mengobrol layaknya dengan orang lain seperti biasanya.

  1. Berikan Interpretasi Diri yang baik namun sesuai karakteristik
Baca Juga  Cara Screening Saham untuk Swing Trading

Penting diingat, saat berlangsungnya prosesi wawancara setting interpretasi diri dalam karakter yang baik namun sesuai karakteristik. Hal ini selain akan mendatangkan point lebih juga membantu tim rekrutment untuk akrab sejak dini dan membangun ikatan baik sedari awal. Sebagai contoh , pelamar adalah seorang lulusan ilmu ekonomi. Kemudian saat wawancara menjelaskan jika pernah mengikuti seminar pengantar ekonomi ASIA. Maka, hal itu adalah baik. Pelamar kemudian menceritakan bahwa seminar yang pernah diikuti sesuai karakteristiknya yang menyenangi kegiatan research , misalnya. Interpretasi diri yang baik dan sesuai karakteristik juga dapat menjadi alternatif pelamar untuk dapat mengembangkan dirinya di kemudian hari setelah diterima bekerja. Ingatlah , bahwa kejujuran adalah point utama dari semua jenis pekerjaan !

  1. Jangan Lupa Ucapkan Terimakasih Kepada Tim Rekrutment !

Hal kecil yang sering terlupa, untuk mengakhiri sesi wawancara jangan lupa ucapkan terimakasih atas kesedian dan kesempatan yang datang bagi para pelamar untuk mencoba meluaskan kualifikasinya. Mengucapkan terima kasih di akhir sesi wawancara juga menjadi simbol ketulusan dalam diri pelamar dan dapat menjadi salah satu pertimbangan penilaian aspek sikap bagi tim rekrutment.

admin

UNY COMMUNITY - Komunitas Mahasiswa dan Alumni UNY - kirim artikel menarik kalian ke redaksi@unycommunity.com, syarat dan ketentuan baca  Disini 

Related Articles

Back to top button
X