Artikel

Begini Manfaat dan Cara Memeriksa Tekanan Ban Kendaraan

Pernahkan Anda memperhatikan ketika menambal atau mengisi nitrogen, bagian ban ditekan oleh mereka yang melakukannya? Ternyata itu bukan hanya untuk meyakinkan ban tidak lagi bocor lho! Mereka sedang memperkirakan tekanan ban. Pentingkah? Bagaimana melakukannya agar tepat? Hal ini dikutip dari tips otomotif terbaru dari media otomotif Otoloka.

Manfaat Menyesuaikan Tekanan Ban

Ternyata, ketika menjadi pengendara mobil, Anda tidak hanya dituntut untuk piawai dalan menyetir. Pengetahuan tentang hal-hal lain, seperti menyesuaikan tekanan ban harus dimiliki. Ini berkaitan dengan  kenyamanan dan keamanan saat berkendara dan penumpang yang ikut serta.

Tekanan ban yang diperlukan tidak sama, harus diatur sesuai kebutuhan. Tekanan untuk mobil kosong idealnya berbeda dengan mobil padat penumpang atau beban. Begitu pula saat musim hujan dan kemarau.

Tekanan yang tepat akan membuat ban menjadi lebih awet atau lebih tahan aus. Mengapa? Karena saat nilainya berlebihan, ban akan bekerja lebih keras untuk bergesekan dengan jalan. Kemungkinan aus menjadi tidak rata, tengah terlebih dahulu atau pinggirnya. Artinya sama saja, Anda harus segera menggantinya lebih cepat.

Kebalikan dari keawetan, kendaraan menjadi tidak hemat bahan bakar jika tekanan ban sering kali kurang dari semestinya. Misalnya, pada saat ban kempes sekali, tekanan  berkurang banyak.

Baca Juga  Ini Dia Ramalan Lengkap Zodiac Gemini 2020

Akibatnya, mesin perlu bekerja keras untuk menjalankannya. Ini mengakibatkan bahan bakar yang digunakan juga lebih banyak.

Biasanya, tekanan ban yang berlebih mengakibatkan bunyi dengung. Selain itu, kekerasan juga menyebabkan mobil melaju sangat tidak nyaman, seperti sering kali harus melewati jalan bergelombang.

Sementara jika tekanan kurang, bunyi turbulensi akan sampai ke dalam kabin dan sangat mengganggu kenyamanan pula.

Tekanan yang pas juga mempermudah pengemudi. Sopir tidak perlu berjuang keras menyetir dan mengeluarkan tenaga.

Dalam tips otomotif terbaru disebutkan bahwa tekanan yang tidak sesuai dengan lingkungan dan beban atau tidak sama antara ban yang satu dan lainnya akan membuat pengemudi kesulitan mengendalikan kendaraan.

Selain hal di atas, ban yang tekanannya terlalu besar atau kecil dapat menyebabkan kebocoran atau ban pecah. Anda dapat membayangkan jika itu terjadi saat mobil melaju di jalan tol.

Dalam hubungan dengan poin sebelumnya, pengemudi yang kesulitan mengendalikan kendaraan juga memungkinkan terjadi hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga  4 Aplikasi Video Editing Terbaik Untuk Android

Jadi, tekanan ban yang pas dapat mengurangi resiko kecelakaan.

Tips Otomotif Terbaru, Ini Cara Mengetahui dan Menyesuaikan Tekanan Ban

Selanjutnya, bagaimana cara mengetahui tekanan dan menyesuuaikannya?

Anda harus mengetahui tekanan ban yang sudah diatur dan direkomendasikan oleh produsen mobil. Biasanya, tekanan tertera pada placad atau stiker yang terletak di daun pintu pengemudi. Selain di sana, Anda juga dapat melihat tekanan yang pas sesuai dengan kondisi mobil pada buku manual kendaraan.

Untuk tekanan ban yang sudah dimodifikasi , biasanya pabrikan juga memberi rekomendasi yang pas. Ini berlaku untuk pengantian velg, lebar ban, dan ketebalannya.

Pengecekan sebaiknya dilakukan dengan rutin: dua minggu sekali untuk kendaraan yang aktif dipakai sehari-hari dan sebulan sekali untuk yang tidak aktif.

Ingatlah bahwa tekanan ban berbeda dengan apa yang dilihat. Kadang kala, terlihat ban seperti kempes padahal sudah tepat. Pengalaman Anda akan membuat pengertian tentang hal ini bertambah.

Itulah tips otomotif terbaru tentang tekanan ban mobil. Untuk Anda yang ingin mengetahui lebih banyak tips otomotif terbaru dan terkini bisa kunjungi situs Otoloka di otoloka.id.

admin

UNY COMMUNITY - Komunitas Mahasiswa dan Alumni UNY - kirim artikel menarik kalian ke redaksi@unycommunity.com, syarat dan ketentuan baca  Disini 

Related Articles

Back to top button
Close
X