KERJA TAK SAYANG (Kreasi Kerajinan Tas Hak Sepatu Wayang) | UNY COMMUNITY
Wednesday , 16 January 2019
Home / Kabar Kampus / KERJA TAK SAYANG (Kreasi Kerajinan Tas Hak Sepatu Wayang)

KERJA TAK SAYANG (Kreasi Kerajinan Tas Hak Sepatu Wayang)

Tas merupakan salah satu kebutuhan tren modern saat ini. Jika dulu tas hanya digunakan sebagai tempat ubtuk membawa barang saja, namun sekarang tas telah berkembang sebagai inovasi fashion era modern terutama tas jinjing. Seiring berkembangnya kebutuhan dan fungsi tas, maka mahaiswa UNY menggagas hal ini dengan mengkreasikan sebuah tas jinjing dengan hak sepatu dan bermotif wayang. Selain memenuhi kebutuhan inovasi tas jinjing, ide ini juga dibertujuan untuk melestarikan budaya Indonesia yaitu wayang kulit.

Ide ini digagas oleh Ismayan Dwi Prayoga, dan Roby Mustofa prodi Pendidikan Kriya, Lusiana Indriani prodi Sastra Indonesia, Dewi Puspitasari prodi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia FBS dan Ni’ma Fitrotillah prodi Akuntansi FE. Dengan Kerja Tak Sayang ini harapannya akan kembali menumbuhkan minat masyarakat Indonesia dengan wayang yang selama ini semakin dilupakan. Selain itu mereka juga membuat terobosan baru dengan mengkreasikan sebuah tas jinjing dan hak sepatu yang selama ini mungkin belum terpikirkan sebelumnya oleh masyarakat Indonesia.

Menurut Ismayan, tas dengan motif wayang yang ditatah secara manual ini berpotensi menjadi sebuah inovasi ikonik dari Indonesia terutama Yogyakarta. Bahannya yang terbuat dari kulit asli serta penambahan hak sepatu di bawahnya dapat menambah tingkat kreativitas dan nilai jualnya sehingga mampu untuk bersaing di pasaran dengan produk sejenis.

Baca Juga  Mahasiswa UNY Identifikasi Burung Diurnal Di Jalur Pendakian Sapuangin Merapi

Roby Mustofa menambahkan bahwa motif wayang yang terdapat pada tas ditatah langsung menggunakan tangan sehingga motif tidak mudah luntur atau hilang. Sedangkan untuk bahannya mereka menggunakan kulit sapi berkualitas serta hak sepatu dari kayu yang tahan lama. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir karena harga yang mereka tentukan sebanding dengan kualitas yang diberikan. Untuk masyarakat yang hobi mengoleksi tas kulit, barang-barang antik, ibu-ibu dan mahasiswa yang menginginkan tren mode berbeda dari yang lain maupun untuk oleh-oleh khas Yogyakarta, Kerja Tak Sayang dapat menjadi pilihan karena bentuknya yang unik, kreatif, dan inovatif.

Produk ini adalah salah satu dari proposal yang didanai oleh Kemenristekdikti dalam Program Kreativitas Mahasiswa 2018 dan lolos PIMNAS tahun 2018 sehingga tidak diragukan lagi untuk bersaing di kancah nasional. (Lusiana Indriani)

Baca Juga  Aryo dan Zela, Alumni FE UNY Pemilik Taxi Motor 86

About admin

UNY COMMUNITY - Komunitas Mahasiswa dan Alumni UNY - kirim artikel menarik kalian ke redaksi@unycommunity.com, syarat dan ketentuan baca  Disini 

Check Also

Penerimaan Mahasiswa Baru UNY Tahun 2019

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) saat ini masuk klaster I hasil pemeringkatan Kemenristekdikti Tahun 2018. Klaster …

X