Mahasiswa UNY Olah Kopi dari Biji Pepaya | UNY COMMUNITY
Saturday , 24 June 2017
Home / Kabar Kampus / Mahasiswa UNY Olah Kopi dari Biji Pepaya

Mahasiswa UNY Olah Kopi dari Biji Pepaya

Saat ini kopi menjadi minuman yang banyak diminati oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Namun di balik kenikmatan secangkir kopi, ada ampas kopi dan tingginya antioksidan yang tidak baik bagi kesehatan.

Sementara teknologi pengolahan kopi nonkafein dengan melalui proses dekafeinasi, masih dirasa terlalu mahal. Selain itu, saat ini biji pepaya masih dianggap sebagai limbah dan belum dimanfaatkan secara optimal. Berawal dari hal itu, lima mahasiswa Fakultas MIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berinovasi dengan mengolah biji pepaya menjadi kopi.

Mereka adalah Pony Salimah Nukhaffah dan Dwi Kawuryani (Prodi Pendidikan Matematika), Yashinta Devi dan Cici Nur Hidayati (Prodi Kimia) serta Masruroh (Prodi Pendidikan Biologi).

Ketua kelompok, Pony Salimah Nurkhaffah mengatakan, biji pepaya juga dapat digunakan sebagai antioksidan alami karena adanya kandungan etanol, petroleum eter, etil asetat, dan n-butanol.

“Senyawa kompleks lain yang terkandung di dalam biji pepaya yang tentunya baik untuk kesehatan yaitu Ca, Mg, Fe, P, lemak, protein, serat kasar, karbohidrat, vitamin C, niasin, thiamin, riboflavin, dan beta carotene,” ungkap Pony seperti disitat dari laman UNY, Kamis (11/5/2017).

Dwi Kawuryani menambahkan, kopi biji pepaya ini disajikan menjadi kopi yang praktis dengan model kopi celup tinggal seduh. “Sehingga proses penyajiannya juga mudah dan cepat,” kata Dwi.

Mereka berharap produk minuman dari bubuk biji pepaya dapat menjadi salah satu alternatif pengganti kopi nonkafein.

Masruroh menjelaskan cara pembuatannya yaitu bahan yang digunakan adalah biji pepaya, jagung, kelapa muda, jahe, daun mint dan air. Tahap persiapan meliputi pengumpulan bahan yang dibutuhkan yaitu biji pepaya (50%), jagung (20%), kelapa muda (10%), dan varian rasa (20%) yang terdiri dari daun mint, jahe, dan bubuk coklat.

Pada tahap ini, dilakukan pemotongan kelapa muda menjadi bagian-bagian kecil. Kemudian biji pepaya dijemur selama 1-2 hari atau dengan menggunakan oven kompor pada suhu 700 celcius hingga kering. Lalu dilakukan tahap penyangraian terhadap biji pepaya, jagung, kelapa muda, serta tahap aromatisasi dengan penambahan varian rasa yang diinginkan. Proses penyangraian dilakukan selama 30 menit dengan temperatur 2000C.

Setelah disangrai bahan-bahan kemudian dihaluskan menggunakan blender. Tahap terakhir yaitu pengemasan. Terdapat dua tahap pengemasan, yaitu bubuk kopi yang telah dihaluskan dimasukkan ke dalam kantung teabag. Yang kedua dimasukkan ke kemasan luar sebagai packaging. Kemasan yang digunakan mampu melindungi kopi dari absorbsi kelembaban yang tidak hanya menyebabkan kopi dalam kantung filter menggumpal (mengeras/memadat), namun juga mempercepat penurunan aroma. Kopi biji pepaya ditimbang seberat 5 gram per kantungnya.

sumber : okezone.com

About admin

UNY COMMUNITY - Komunitas Mahasiswa dan Alumni UNY - kirim artikel menarik kalian ke redaksi@unycommunity.com, syarat dan ketentuan baca  Disini 

Check Also

Seminar Nasional Pendidikan Vokasional Teknik Mesin UNY

CALL FOR PAPERS SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK MESIN UNY 2017 “Peran Pendidikan Vokasional dalam …