Mahasiswa BangetPojok #UNYu

Seperti Kehidupan Upin Ipin di Dunia Nyata, Inilah Kilas Balik PLT Internasional UNY dan UPSI

Hallo pembaca setia UNY Community. Pernah nggak sih kamu nonton kartun upin ipin ? Itu lho sebuah serial kartun yang khas dengan bahasa melayu. Kartun yang menceritakan tentang kehidupan si kembar Upin yang punya sedikit rambut dan Ipin yang dari dulu sampai sekarang masih botak aja. Hmm sebenarnya ini memang menjadi misteri kenapa rambut Upin hanya segitu terus dan Ipin yang terus saja botak. Cerita khas Upin Ipin seperti kisah kawan-kawan di sekolah atau di rumah. Jarjit yang jago pantun, Ehsan si Intan Payung, Mei-Mei yang suka bilang “mei-mei yang comel” dan seluruh teman lainnya. Atau kehidupan Opah dan tentunya karakter kak Ros yang garang. Apalagi soal kehidupan dari Atuk Dalang dengan rembo, Uncle Ah Tong, sampai Uncle Muthu yang menjual nasi goreng ada, ayam goreng ada, es abc pun ada, tapi sayangnya menu mie goreng indomie kaya di Warmindo belum ada hehe.

Apalagi kalau mau beli cendol dawet seger, lima ratusan nggak pakai ketan, tak gintang-gintang oe~ (hayoo bacanya boleh kok sambil nyanyi). Memang belum ada sih di warung uncle muthu. Tapi bagaimana ya jadinya kalau kehidupan upin ipin ada di dunia nyata?

Eitss….! Jangan salah dulu. Kali ini bukan akan membahas lebih lanjut tentang kartun Upin Ipin, tapi bakalan ada info menarik nih. Tentunya sayang banget untuk kamu lewatkan.

Apa itu?

Yupss, apalagi kalau bukan kilas balik tentang pelaksanaan PLT UNY dan UPSI. Seperti bahasa gaul yang sering terdengar seperti FYI atau For your Information PLT sendiri adalah program magang kependidikan yang kepanjangan dari Praktek Lapangan Terbimbing. Atau sekarang ini sudah berganti menjadi PLP atau Praktek Lapangan Prasekolah. Tapi khusus untuk program dari Kantor Urusan Internasional dan Kemitraan (KUIK) nama programnya tetap PLT. Nah fyi lagi nih~, PLT Internasional yang diadakan oleh KUIK ini kerjasama dalam program dari SEA-TEACHER SEAMEO yang berkesempatam untuk praktik di Thailand dan juga Philipina. Selain program SEA-TEACHER SEAMEO ada juga program U to U (University to University) yang pada tahun 2019 UNY bekerjasama dengan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI).

Doc Pribadi

Nah, penasaran nih bagaimana kilas balik PLT Internasional? Kali ini secara khusus akan membahas pelaksanaan PLT Internasional Kerjasama UNY dengan UPSI. Simak terus ulasan di bawah ini.

  1. Cara Mendaftar

Info pendaftaran dari program ini adalah dengan mengunjungi alamat web kuik.uny.ac.id. Dimana pada pelaksanaan ini adalah dengan mengikuti seleksi berkas dan dan seleksi wawancara. Pada seleksi berkas mahasiswa diminta untuk mengumpulkan beberapa berkas seperti identitas diri, skor toefl, nilai selama berada berkuliah dan berkas lainnya yang bisa kamu akses di surel kuik.uny.ac.id. Setelah itu akan ada pengumuman seleksi berkas dan tahap selanjutnya adalah seleksi wawancara. Nah, bagi kamu yang tahun depan ingin mendaftar dan tertarik untuk mengukuti program ini. Jangan lupa untuk selalu pantau info dari KUIK ya. Atau kamu juga bisa bertanya langsung di Gedung Rektorat Sayap Utara lantai 3, kampus UNY, Karangmalang, Jalan Colombo No. 1, Sleman Yogyakarta.

  1. Perbedaan PLT Kerjasama SEA-TEACHER SEAMEO TEACHER dengan U to U
Baca Juga  Tipe mahasiswa seperti apa kamu ???
Doc Pribadi

Pada pelaksanaan PLT Internasional ini terdapat dua program yang ditawarkan yaitu SEA-TEACHER SEAMEO TEACHER dan Program U to U. Nah, sudah tahu belum perbedaan dari keduanya?. Kalau belum tau nih ada beberapa penjelasannya. Perbedaan Pelaksanaan PLT Internasional dari kedua program tersebut adalah SEA-TEACHER SEAMEO adalah kerjasama UNY dengan Organisasi yang mengurusi praktik mengajar pada lingkup ASEAN. Pada kesempatan ini program SEA-TEACHER SEAMEO kerjasama dengan UNY melakukan PLT di negara Thailand dan Philipin. Nah kalau program U to U (University to University) hasil kerjasama antar universitas dan pada tahun ini UNY bekerja sama dengan UPSI.

3. Peserta PLT Internasional

Doc Pribadi

Peserta PLT Internasional tahun 2019 adalah berjumlah 19 orang. 4 untuk program SEA-SEAMEO TEACHER  dan 14 dari program U to U yang tersebar ke beberapa fakultas. Nah untuk peserta dari UNY untuk program UNY kerjasama dengan UPSI dari Fakultas FMIPA ada Anisa Rahma Dewi, Ardani,  dan Findya Eprita Rimanada. Peserta dari Fakultas Ilmu Pendidikan ada Andrean Sandi Wicaksono, Zidni Khasanah, Fitri Dwi Puspitasari, dan Ilham Nur Aziz. Dari Fakultas Bahasa dan Seni ada Ulfathikara, Annisa Ruri Purbaningtyas, dan Enggar Dwi Nugroho. Dari Fakultas Ilmu Sosial ada Maya Eka Septiana. Dari Fakultas Ekonomi ada Khusnul Khotimah dan Novita Sari. Kemudian dari Fakultas Teknik ada Wikha Trisna Yudha. Selain peserta dari UNY program ini juga diikuti oleh Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Muhamadiyah Surakarta (UMS), dan STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung.

4. Persiapan Sebelum Berangkat

Persiapan sebelum berangkat adalah persiapan berkas, tiket, dan uang. Persiapan berkas berupa surat tugas dan dokumen lain yang menyatakan bahwa peserta PLT Internasional. Tidak lupa juga persiapan tiket pesawat pulang pergi, paspor, dan identitas diri. Selain itu juga persiapan uang yang disediakan oleh KUIK meliputi uang saku, uang program, uang tiket, dan uang untuk medical check up. Nah bagi kamu yang ingin mendaftarkan diri, itu tadi persiapan sebelum berangkat

5. Fasilitas

Fasilitas dari PLT UPSI ini meliputi fasilitas asrama yang nyaman, fasilitas Bus Universitas, fasilitas makan untuk beberapa acara, fasilitas kendaraan selama berangkat PLT, buddies yang akan membantu kamu saat pelaksanaan PLT, dan fasilitas medical check up. Tidak lupa juga ada fasilitas Trip by UPSI dan mengunjungi Pekan. Jadi jika kamu tertarik mengikuti program PLT ini, jangan takut untuk tidak bisa menikmati liburan. Yupss seperti kata sebuah pepatah “sambil menyelam minum air”, sambil PLT Internasional tetap bisa berlibur.

Fasilitas Asrama (Doc Pribadi)
Fasilitas Bus (Doc Pribadi)
Jamuan Makan (Doc Pribadi)

6. Pengalaman Mengajar

Pernah nggak sih kamu bertanya entah itu pada tetanggamu, gebetanmu, pacarmu, mantanmu atau kakak tingkatmu tentang bagaimana pengalaman mengajar di luar negeri? Seperti judul artikel ini, pengalaman PLT di Malaysia itu bagaikan Upin Ipin di dunia nyata hehe. Seperti halnya dengan memanggil cikgu dan memakai bahasa melayu. Tak lupa juga ada beberapa hal di kartun upin ipin yang beneran terjadi. Wah gimana tuh? Seru kan ya.. Seperti pengalaman bermain “Nenek Si Bongkok Tiga” dengan anak-anak, mencari rama-rama di taman, atau budaya berpantun saat ada acara yang diadakan di UPSI. Memang sih nggak cuma Jarjit yang jago pantun, tetapi orang disana juga jago. Seperti murid-murid di Tadika Mesra, murid yang diajar pun ada yang keturunan Melayu, China, dan India. Bahasa yang dipakai untuk mengajar pun juga  ada bahasa Inggris tetapi dengan logat melayu. Jadi tidak heran jika ada murid yang bercerita “Cikgu saya suka naik basikal (bicycle)” hehe. Pengalaman yang tidak terlupakan juga adalah ketika diminta bercerita tentang Indonesia.

Baca Juga  Buat Kamu Calon MABA, Ini alasan Kenapa Harus Kuliah di UNY
Doc Pribadi

Terlepas dari itu, pelaksanaan PLT dilakukan dengan tiga tahap yaitu observasi, praktik, dan ujian. Observasi dilakukan untuk mengetahui bagaimana teknik mengajar, media pembelajaran yang dipakai, tema yang digunakan, kurikulum yang digunakan, sampai ke Rancangan Pembelajaran Mingguan dan Rancangan Pembelajaran Harian. Selain itu, juga terdapat praktik mengajar di kelas dan ujian praktik. Pelaksanaan PLT ini juga didampingi oleh guru kelas dan dosen pembimbing selama PLT. Pada sekolah yang dijadikan praktik meliputi: Sekolah Kebangsaan Tanjung Malim, SMK Khir Johari, National Child Development  Research Centre (NCDRC) UPSI, Kolej Vokasional Slim River, SMK Bandar Behrang 2020, dan SMK Sultan Yusuf Batu Gajah.

7. Trip by UPSI

Pada pengalaman PLT Internasional ini juga difasilitasi oleh adanya liburan atau trip by UPSI. Pada kegiatan berlibur ini seluruh peserta PLT Internasional diajak untuk mengelilingi Kuala Lumpur. Destinasi pertama dari trip by UPSI adalah ke Batu Caves yang terletak di Selangor Malaysia. Pada Batu Caves yang merupakan kuil Hindu yang terkenal selain berada di India. Pada kuil ini pengunjung akan disuguhkan dengan tangga yang berwarna-warni, patung Murugan, dan terdapat gua. Tak ketinggalan pada kegiatan Trip by UPSI ini juga keliling ke Kuala Lumpur. Sesampainya di Kuala Lumpur mengunjungi Menara Kembar atau Petronas. Kemudian menaiki LRT yang tiket naiknya seperti tutup botol berbentuk bulat dan menuju Masjid Jamek dan Pasar Seni. Saat mengunjungi pasar seni ini seperti mengunjungi pasar di Malioboro yang menjual oleh-oleh. Jadi pelaksanaan PLT Internasional ini juga tidak melulu tentang praktik mengajar, selain kamu juga dapat uang saku juga bisa berlibur ke luar negeri yang terfasilitasi hehe.

8. Kehidupan di Malaysia

Kehidupan di Malaysia memiliki perbedaan dengan kehidupan di Indonesia. Selain di mata uang ada beberapa budaya yang berbeda. Seperti halnya budaya di Malaysia yang antar perempuan dan laki-laki yang tidak boleh bersalaman. Nah ini menjadi hal penting bagi kamu yang ingin ke luar negeri atau mengikuti PLT Internasional yaitu memahami budaya negera tujuan. Selain itu, seperti di Kartun Upin Ipin terdapat juga Es ABCD dan makanan yang rasanya berbeda dengan di Indonesia. Perbedaan jam pun ada, seperti satu jam lebih cepat di Malaysia.

Itu tadi ulasan tentang pelaksanaan PLT Internasional yang dapat menjadi pengalaman luar biasa sebelum memperoleh Gelar S.Pd atau Sarjana Pengen Dilamar Sarjanan Pendidikan. Tertarik untuk ikut program tahun depan? Jangan lupa siapkan dirimu ya dan pantau terus informasi dari KUIK. Good Luck!

Zidni Khasanah

Mahasiswi Prodi PG PAUD yang kebetulan suka jadi teman main anak kecil dan penyuka dunia kepenulisan. 😄 | Blog: http://zidni24.blogspot.com

Related Articles

Back to top button
Close
X