Taman Ki Hajar Dewantara UNY Sebagai 'Payung Teduhnya' Mahasiswa | UNY COMMUNITY
Home / Pojok #UNYu / Taman Ki Hajar Dewantara UNY Sebagai ‘Payung Teduhnya’ Mahasiswa

Taman Ki Hajar Dewantara UNY Sebagai ‘Payung Teduhnya’ Mahasiswa

Makalah, paper, presentasi dan diskusi hampir dipastikan adalah makanan pokok bagi sebagian besar mahasiswa. Mahasiswa erat kaitanya dengan tugas –tugas semacam tadi.Adakalanya, mahasiswa dalam memenuhi tuntutan-tuntutan tersebut diatas, mereka mencari semacam ruang publik yang nyaman sehingga  bisa menunjang ‘kesegeraan’ pengerjaan tugas.

Idealnya ruang publik yang menjadi idola bagi para mahasiswa adalah tempat yang ‘cozy’, akses internet lancar dan juga bonus makanan yang mumer alias murah meriah. Kafe, warmindo, bahkan restoran-restoran cepat saji bisa menjadi rekomendasi untuk mereka menghabiskan waktu.

pic : instagram.com/edomaharesi/

 

Namun, bagi kamu mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta khususnya mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan, taman hijau yang ada di area kampus bisa jadi opsi tempat seru  untuk berdiskusi mengenai tugas kuliah atau hanya sekedar ngobrol santai .

Baca Juga  Tentang Hotspot Yang Bernama YSU

Salah satu contoh tempat diskusi semisal gazebo di dekat Mushola Al Qallam, Taman Pascasarjana yang rindang, atau Kawasan Sentral Mahasiswa di Student Square. Selain bisa menikmati suasana yang asri dan rindang, kita bisa mengerjakan tugas sambil membeli makanan kecil khususnya di Student Square.

Masih di area Kampus Hijau FIP UNY, salah satu ‘ primadona ‘ tempat diskusi ala mahasiswa adalah Taman Ki Hajar Dewantara. Taman yang berada diantara FIP dengan FIS ini menawarkan suasana adem, asri dan hijau dikarenakan keberadaan pohon-pohon peneduh yang rindang. Tempat ini biasanya digunakan mahasiswa untuk santai sembari menunggu kuliah selanjutnya,kumpul-kumpul biasa bahkan rapat organisasi.

Menurut Erika  seorang Mahasiswa FIP Taman Ki Hajar itu teduh sekali. Tempat duduknya permanen memanjang. Biasanya selalu penuh dengan mahasiswa yang berkumpul dengan urusan kelompoknya masing-masing. Bahkan, mungkin karena saking nyamannya banyak juga yang duduk ‘dlosor’ di bawah .

Baca Juga  Biar Lebih Hemat, Inilah Barang-Barang Yang Masih Bisa Kamu Manfaatkan Di Semester Baru

Asal-usul penamaan Taman Ki Hajar Dewantara dikarenakan adanya Patung Bapak Pendidikan Nasional tersebut.Mengapa Ki Hajar dipilih sebagai salah satu ‘icon’ di FIP?. Alasan mendasarnya karena beliau telah memberikan sumbangsihnya untuk Indonesia ,khususnya dibidang pendidikan.Sehingga, diharapkan dengan adanya patung tersebut mahasiswa UNY khususnya Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan dapat terinsiprasi meniru semangat dan etos kerja beliau.

Kini dikarenakan adanya pembangunan fisik untuk beberapa gedung di UNY ‘eksistensi’ Taman Ki Hajar mengalami kemunduran yang signifikan. Sudah jarang mahasiswa yang melakukan kegiatan disana dikarenakan selain pembangunan fisik tadi, kondisi taman yang ditutup menggunakan seng tidak memungkinkan mahasiswa memasuki areanya.

Harapannya meski tujuan pembangunan itu sendiri nantinya memang ditujukan untuk kepentingan bersama namun ada kalanya jangan sampai menggeser keberadaan ruang publik yang cukup digemari ini sehingga UNY khususnya FIP tetap bisa mempunyai “Payung Teduhnya”.

Baca Juga  Hai, Ladies! Yang Mana di Antara Lagu Berikut yang Mengetuk Keberanianmu untuk Ungkapkan Cinta?

About Tentrem Restu Werdhani

PNF B 2017

Follow me : @pramudhiyawardhani