Zero Waste, Alternatif Pilihan Gaya Hidup Kekinian | UNY COMMUNITY
Monday , 22 July 2019
Home / Pojok #UNYu / Zero Waste, Alternatif Pilihan Gaya Hidup Kekinian

Zero Waste, Alternatif Pilihan Gaya Hidup Kekinian

Halo sobat UNYu! Bagaimana liburannya? Menyenangkan? Atau pusing dengan PLP dan KKN? Hehehe semangat kalian mahasiswa tingkat akhir! Oh ya kali ini kita sharing tentang zero waste yuk. Pasti banyak yang gak asing dengan kata zero waste, udah banyak campaign di sosmed, khususon instagram hehehe. Tapi apakah kalian tahu apa sih esensi zero waste sebenernya? Yuk kita kupas bareng-bareng!

Zero waste atau yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi bebas sampah merupakan filosofi yang dijadikan gaya hidup demi mendorong siklus sumber daya sehingga produk-produk bisa digunakan kembali (zerowaste.id). Tujuan zero waste adalah menjauhi plastik sekali pakai, supaya mengurangi jumlah sampah yang dikirim ke tempat pembuangan akhir. Gaya hidup zero waste ini menantang kita, para generasi muda untuk melihat dan mengevaluasi gaya hidup konsumtif kita ternyata berdampak negatif terhadap lingkungan.

pic : vectorstock.com

Ada yang pernah dengar 5R? Yang dulu masih sekolah dan sekolahnya adiwiyata mesti sering denger dong, atau biasanya denger 3R aja? Nah 5R ini merupakan pegangan untuk gaya hidup zero waste, tujuannya ya untuk menciptakan lebih sedikit limbah dan menggunakan sumber daya alam secukupnya. 5R terdiri dari :

  1. Refuse

Poin ini membiasakan diri untuk menolak menggunakan plastik sekali pakai. Ribet ya? Iya jelas! Pelan-pelan aja sih sebenernya. Misalnya, beli jus atau minuman kekinian, udah pake gelas dan sedotan plastik, masih juga dikasih kantong plastik. Yaudah kantong plastiknya ngalah dulu, “Nggak usah pake kantong plastik mbak!” Besok-besok, “Gausah pake sedotan mbak!” langsung sruput lebih seger hehehe.

  1. Reduce

Nah kalo poin ini nih membiasakan diri kita buat bener-bener mengurangi. Setelah menolak pake kantong plastik dan sedotan tadi, besoknya bawa botol atau tumbler sendiri, mbak penjualnya gak bakal nolak kok. Pengalaman kemarin pas di Surabaya, mau beli Thai Tea, “Mbak gausah pake sedotan ya!” eh mbaknya nanyain balik sekalian nawarin “Mbak bawa tumbler ga? Sekalian di tumblernya gapapa kok mbak.” Nah, sebenernya udah banyak kok orang-orang dan pedagang yang memulai per-zero waste-an ini.

  1. Reuse

Poin ini membiasakan buat menggunakan kembali barang yang dibeli, tapi yang bener-bener bisa dipake juga sih. Lebaran kemarin siapa yang membeli kue didalam kaleng legend itu? Tahun depannya kalengnya masih bisa dipakai kok, untuk wadah rengginang misal, sekalian nge-prank orang dan jadi bahan jokes bersama keluarga besar.

  1. Recycle

Kalo jaman sekolah dulu recycle atau daur ulang biasanya dikaitkan dengan bikin prakarya dari barang bekas hehehe. Padahal daur ulang itu sangat luas sekali. Plastik-plastik PET (sejenis botol minuman) biasanya dikumpulkan sama pemulung dan didaur ulang oleh pabrik plastik menjadi dakron. Iya dakron yang ada di bantal dan gulingmu itu. Sebenernya nggak cuma dakron sih, ada yang lainnya juga. Nah itu contoh daur ulang dalam skala besar. Kalo dalam skala kecil macem-macem sih, misalnya ecobricks dan barang-barang keperluan rumah tangga lainnya.

  1. Rot

Kalo rot ini pembusukan. Karena plastik butuh waktu ratusan tahun untuk terurai, maka ini adalah opsi terakhir untuk plastik. Jangan sampai plastik terus-menerus dibusukkan sampai terurai, amat sangat lama guys! Bahkan ketika jasad kita sudah terurai dengan tanah, belum tentu plastik yang kita konsumsi sudah terurai dengan tanah juga.

Baca Juga  Panduan Lengkap Cara Pendaftaran SNMPTN 2019

Nah itu tadi sekilas gambaran tentang gaya hidup zero waste yang sedang jadi bahan pembicaraan di masyarakat kita. Jadi zero waste gak cuma tentang ganti sedotan plastik jadi sedotan stainless ya. Ada banyak hal lain, mulai bawa tottebag atau keranjang buat belanja, beli es jeruk pake botol minum sendiri, dan masih banyak lagi yang bisa dimulai dari diri sendiri. Cukupkah gaya hidup zero waste menjadi alternatif untuk kalian atau malah gaya hidup zero waste cukup ribet juga?

About Safira Faiz Indarti

Check Also

Kamu Alumni UNY? Kini Legalisir Ijazah Bisa Online Lho, Begini Caranya

Mas-mas, mbak-mbak alumni UNY apa kabar? Masih sering srawung ke kampus nggak? Kami mau membagi …

X