Pojok #UNYuTips

Cara Membuat Resume Jurnal Ilmiah

Hallo sobat #UNYu kalian pernah mendapat tugas kuliah dari dosen membuat resume jurnal ilmiah belum? Sebagian mahasiswa pasti sudah pernah ya, untuk kalian yang masih bingung bagaimana cara yang mudah untuk meresume jurnal yuk kita simak berikut ini!

Resume menurut KBBI merupakan suatu ringkasan, kegiatan meringkas atau membuat tulisan secara singkat tetapi tetap sesuai konteks. Sehingga, resume jurnal ilmiah adalah suatu cara untuk membuat tulisan secara ringkas mengenai karya tulis ilmiah yang dianalisis sesuai format.

Pertama, kita mencari jurnal yang akan diresume, kriteria mencari jurnal yang baik adalah maksimal terbitan lima tahun dari tahun sekarang, jurnal yang baik juga sudah terindeks database, dan juga memiliki format sesuai kaidah jurnal nasional/internasional.

Kedua, penulisan resume jurnal pada awalnya dicantumkan informasi jurnal. Dalam hal ini bisa diisi dengan judul, waktu terbit, penulis, doi, issn, dan informasi penting lainnya jika ditemukan.

Ketiga, menuliskan latar belakang. Biasanya latar belakang ini membahas mengenai alasan penulis untuk menuliskan suatu informasi kepada pembaca. Untuk meresume jurnal ini latar belakang ditulis secara singkat dan harus bisa menemukan ide pokok dari latar belakang jurnal tersebut, sehingga tidak semua latar belakang ditulis dalam resume ini.

Keempat, tujuan penulisan jurnal. Penulis biasanya memiliki alasan pada saat menulis untuk mencapai tujuan yang akan dicapai. Dalam resume jurnal, tujuan harus ditulis sesuai dengan tujuan awal jurnal dituliskan.

Kelima, metode penelitian. Metodologi atau metode penelitian membahas mengenai cara untuk mendapatkan data penelitian atau hasil penelitian.

Keenam, hasil penelitian. Dalam resume jurnal hasil penelitian harus dituliskan sesuai dengan jurnal aslinya akan tetapi tidak semua kita tulis lebih baik kita mencari ide pokok, kalimat utama, atau gagasan utama dari hasil tersebut lalu bis akita ringkas dengan baik.

Ketujuh, kelebihan dan kekurangan. Pada saat meresume jurnal ilmiah pasti saat membaca kita menemukan sebuah masalah atau kesalahan, sehingga kita bisa memberikan nilai kelemahan pada resume jurnalnya. Namun, tidak hanya kelemahan saja yang kita temukan, kelebihan jurnal juga bisa dituliskan pada resume kita.

Baca Juga  7 Tempat Makan Dekat UNY Dengan Harga Bersahabat Bagi Dompet Mahasiswa

Kedelapan, simpulan dan saran. Pada akhir resume jurnal berisi ringkasan dari hasil penelitian dan harus dituliskan bagian umum ke bagian khusus. Tidak hanya simpulan saja, kita bisa memberikan saran atau solusi untuk peneliti jurnal tersebut agar kedepannya lebih baik lagi.

Nah, mungkin itu cara pembuatan resume jurnal ilmiah, untuk lebih jelasnya lagi bisa kita lihat contoh nyatanya berikut ini:

Informasi Jurnal Judul: Literasi Digital: Pemberdayaan Perempuan pada Kelompok Dasa Wisma di Kabupaten Banyuwangi

Jurnal: Diklus (Jurnal Pendidikan Luar Sekolah)

Penulis: Lusi Dwi Susanti, Deditiani Tri Indrianti, dan Muhammad Irfan Hilmi

Number: 2 (volume: 6), September 2022

Doi: https://doi.org/10.21831/diklus.v6i2.49504

ISSN online: 2460-7916

Latar Belakang Era revolusi industri 4.0 mengalami kemajuan teknologi dengan ditandai adanya peningkatan mengenai konektivitas, interaksi, dan pengembangan sistem digital, serta kecerdasan buatan dan realitas virtual. Adanya peristiwa pandemi Covid-19 ini juga mengharuskan masyarakat harus terhubung menggunakan internet. Namun, masih adanya kesenjangan masyarakat dalam menggunakan internet dan pengelolaan media digital. Penggunaan internet dan media digital sangat penting di zaman sekarang ini khususnya untuk perempuan, hal ini terjadi karena akan berdampak pada keluarga serta perekonomiannya. Pada kelompok Dasa Wisma di Dusun Balerejo, RT/RW 03/02, Desa Bumiharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi ini menekankan program literasi digital yang dapat membuat perempuan lebih mudah dalam mempelajari teknologi yang ada.
Tujuan Tujuan dari penelitian dijurnal ini untuk mengetahui serta mendeskripsikan tentang peran literasi digital dalam gerakan perempuan di kelompok Dasa Wisma Kabupaten Banyuwangi.
Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penentuan tempat penelitian menggunakan teknik purposive area yang berlokasi di Dusun Balerejo, RT/RW 03/02, Desa Bumiharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik pemeriksa keabsahan data yang digunakan adalah perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, serta triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.
Hasil Penelitian Hasil dan pembahasan menemukan berbagai pembahasan mengenai Dasa Wisma. Sedangkan kelompok Dasa Wisma itu merupakan suatu organisasi yang berperan untuk membantu melancarkan tugas dari PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) dan beranggotakan 10 orang. Dalam PKK ini membahas mengenai literasi digital untuk perempuan. Selanjutnya arti dari literasi digital merupakan suatu skill atau keterampilan seseorang dalam mengakses, mengevaluasi, membuat informasi yang menggunakan teknologi.

-Peran Literasi Digital Pada Kelompok Dasa Wisma Dari Aspek Pengetahuan

-Peran Literasi Digital Pada Kelompok Dasa Wisma Dari Aspek Kemampuan

-Literasi Digital Pada Kesejahteraan Kelompok Dasa Wisma

-Literasi Digital pada Pemberdayaan Perempuan dalam Keluarga

-Konsientisasi Pada Gerakan Perempuan

-Partisipasi Pada Gerakan Perempuan

-Kesetaraan Dalam Kekuasaan Pada Gerakan Perempuan

Kelebihan & Kekurangan (+)

-Sistematika dan penulisan jurnal sudah sesuai

-Tujuan serta maksud dari judul jurnal sudah dijelaskan secara detail & sesuai

-Hasil dan pembahasan sudah detail dan sesuai judul

(-)

-Terlalu banyak pengertian (kajian teori) yang diulang-ulang disetiap paragrafnya

-Dibagian kesimpulan tidak ada saran

-Terdapat kesalahan ketik pada bagian subjudul (kurang spasi) serta terdapat kesalahan dalam penulisan huruf kapital

Kesimpulan & Saran Kesimpulan:

Literasi digital pada kelompok Dasa Wisma adalah potensi untuk bisa berpikir kritis dalam memahami informasi yang bisa diakses di media sosial. Literasi digital ini memiliki banyak manfaat untuk sarana kelompok Dasa Wisma dalam memberdayakan perempuan. Sehingga Peran organisasi Dasa Wisma ini membuat perempuan menjadi lebih sadar dan bijak dalam memanfaatkan teknologi ke arah yang lebih positif lagi demi masa depan perempuan dan keluarga.

Saran:

Saran dari saya untuk jurnal ini mungkin bisa diteliti lebih lanjut lagi tentang tata cara penulisannya, jangan sampai ada kesalahan ketik (typo). Walaupun isi jurnal ini sudah detail dan sesuai dengan tujuan serta judulnya, menurut saya masih terlalu banyak menjelaskan pengertian-pengertian setiap paragraph, sebaiknya hanya satu saja berada di kajian teori.  

 

Silvia Adisty

Mahasiswi PLS UNY 2020

Related Articles

Back to top button
X