Pojok #UNYu

Cerita Pengalamanku Setelah Mengikuti UTBK SBMPTN

Hallo sobat UNYu, aku mau cerita mengenai pengalamanku setelah mengikuti UTBK (Ujian Tertulis Berbasis Komputer) Buat teman-teman yang sedang berjuang untuk masuk UNY atau kampus lainnya pasti akan merasakan ketegangan ini hehe. Bulan-bulani ini waktunya menunggu pengumuman UTBK SBMPTN, buat kalian yang sudah lolos SNMPTN selamat yaaa, untuk yang masih berjuang di SBMPTN juga selamat berjuang dan semangattttttt!

UTBK (Ujian Tertulis Berbasis Komputer) merupakan kegiatan test tertulis untuk masuk ke jenjang pendidikan tinggi yang dilaksanakan oleh LTMPT. Test UTBK ini wajib diikuti untuk orang-orang yang mau masuk perguruan tinggi melalui jalur SBMPTN atau jalur lainnya yang harus menggunakan skor UTBK. Oh iya, sepertinya hasil skor UTBK yang belum lolos juga bisa untuk mendaftar ke kampus swasta yang ada jalur penilaian melalui skor UTBK juga loh.

Nah, pengalamanku mengikuti UTBK pada tahun 2019 dan 2020, karena aku seorang gap year jadi aku bisa ikut UTBK dua kali. Test pertama terjadi pada tahun 2019 awal-awal mendaftar bareng bersama teman-teman SMA-ku, saat mendaftar UTBK kita sudah disuruh memilih jurusan dan kampus yang dituju dan aku memilih UNY pastinya hehe. Prosenya itu mulai dari mendaftar, ikut ujian, lalu hal yang paling menegangkan adalah menunggu pengumuman hasil UTBK SBMPTN. Dan di masa-masa ini aku masih percaya diri dengan hasil UTBK nanti, aku masih santai-santai memikirkan pengumuma UTBK SBMPTN tanpa ada usaha memikirkan jalur masuk lainnya. Setelah pengumuman ternyata aku belum lolos masuk kampus impianku dengan jalur SBMPTN. Setelah mengetahui kenyataan ini barulah aku bergegas mencari jalan lain untuk mendaftar kuliah, aku baru mulai mencari-cari info mengenai ujian mandiri, persiapanku sangat mendadak dan kurang maksimal. Dengan percaya diri aku mendaftar ujian mandiri di semua PTN di Jogja, alurnya hampir sama dengan UTBK SBMPTN. Setelah semua selesai dan menunggu ujian, pengumumanpun hasilnya tetap sama yaitu gagal. Dari ini kita harusnya belajar mengenai kesalahan-kesalahan yang ada dan memperbaiki di tahun berikutnya.

Tahun 2019 ini mungkin belum rezekiku, karena memutuskan untuk gap year pada tahun 2020 ini aku mencoba berjuang lagi lewat jalur UTBK SBMPTN. Kini aku lebih berusaha lagi dengan menambahkan jam belajarku dengan mengikuti bimbel khusus masuk perguruan tinggi. Setelah melalui masa pendaftaran, mengikuti ujian dan saatnya menunggu pengumuman SBMPTN. Dan hasilnya gagal lagi, entah usahaku yang kurang, nilaiku yang kurang, atau malah doaku kurang, hanya Allah yang Maha tahu. Di masa-masa ini aku sudah tidak terlalu berharap dengan SBMPTN, apapun hasilnya aku terima. Ternyata benar aku gagal lagi, sebelum pengumuman UTBK sudah menyiapkan untuk ujian mandiri. Di sini aku lebih fokus pada ujian mandiri di PTN Jogja yang aku inginkan, terutama di kampus UNY. Di UNY ini mendaftar 2x jalur ujian mandiri S1 dan D4. Alurnya juga masih sama dari awal pendaftaran, ujian, dan pengumuman. Pengumuman S1 dan D4 duluan D4, dan alhamdullilah aku lolos D4 langsung aku daftar ulang dan mengisi data diri. Untuk pengumuman S1 masih menunggu beberapa hari lagi, di sini aku sudah tidak memikirkan S1 karena sudah terpacu dengan D4. Dan saatnya pengumuman S1 aku dengan santainya membuka pengumuman, tak disangka hasilnya lolos S1 pilihan ke dua. Alhamdullilah rezekiku kali ini berlipat ganda, karena orang tua dan aku lebih suka S1, sehingga D4 ku aku relakan begitu saja hehe.

Baca Juga  Kenalan Dulu Sama UKM di UNY yuk!

Dari ceritaku ini kita bisa mempelajari bahwa jangan hanya fokus pada satu bidang saja, jangan sampai kita menyepelekan sesuatu, kita harus mencari jalan lain untuk menuju Roma, pada intinya harus lebih berusaha berdoa dan tawakal, sekian terimakasih.

Oh iya UNY sudah buka jalur mandiri loh, yuk segera daftar. Bisa dilihat infonya melalui link berikut pmb.uny.ac.id

Silvia Adisty

Mahasiswi PLS UNY 2020

Related Articles

Back to top button
X