Pojok #UNYuTips

Ingin Pakai Pay Later? Simak Plus Minusnya Dulu!

Apa kabar, Sobat UNYu!

Di antara kalian, siapa sih yang ngga tahu istilah pay later? Pasti semua sudah ngga asing lagi dengan istilah ini. Pay later adalah kegiatan bertransaksi dengan pembayaran nanti/dapat diangsur selama waktu yang disepakati.

Sumber: pixabay.com

Pay later makin populer karena banyak aplikasi e-commerce yang menawarkan fasilitas ini. Ada Shopee, Tokopedia, Lazada, hingga aplikasi penyedia layanan pesan tiket seperti Traveloka. Dengan promosi yang menarik, tak kaget kalau banyak orang yang memanfaatkan fasilitas ini. Sebelum menggunakannya, kalian wajib paham kelebihan dan kekurangan sistem pay later ini. Kira-kira, ada apa aja? Simak tulisan ini sampai habis, ya.

Kelebihan Pay Later

  1. Mudah dan dapat digunakan berbagai kalangan

Aplikasi yang menerapkan fasilitas pay later tentu sudah dirancang agar mudah digunakan oleh pengguna baru. Shopeepay misalnya, pengguna baru dapat mengaktifkan fitur Shopeepaylater dan ikuti langkahnya terlebih dulu. Setelah itu, pengguna dapat langsung belanja dan saat checkout bisa langsung memilih metode pembayaran dengan sistem pay later.

  1. Punya promo yang menggiurkan
Baca Juga  Tentang Hotspot Yang Bernama YSU

Biasanya, pengguna baru pay later akan diberikan limit pinjaman sekian ratus ribu. Namun, jika pengguna tersebut sering melakukan pay later, jatah limit pinjaman bisa dinaikkan oleh sistem. Dengan begitu, makin besar nominal yang bisa kita pinjam. Selain itu, promo bunga yang kecil pasti menggiurkan semua calon pembeli.

  1. Dapat membantu kalian yang ingin beli sesuatu tapi uangnya belum ada saat ini

Sistem pay later/bayar nanti bisa menjadi solusi untuk kalian yang punya keinginan atau kebutuhan yang perlu dipenuhi saat ini, tapi budget-nya belum ada. Nantinya, kalian bisa memilih sistem cicilan sesuai kebutuhan masing-masing.

Kekurangan Sistem Pay Later

  1. Mudah mengaburkan antara kebutuhan dan keinginan

Awalnya, kalian mungkin tidak memerlukan barang apapun saat ini. Namun, saat buka aplikasi e-commerce dan scroll barang-barang, kalian bisa saja tergiur untuk membelinya. Entah itu kebutuhan atau keinginan sesaat, kalian bisa dengan mudah checkout dan memilih metode pay later. Akhirnya, kalian pun jadi sulit membedakan kebutuhan dengan keinginan.

  1. Keamanan data bisa terancam
Baca Juga  Berbagai Gelar Sarjana di Kampus UNY

Saat menggunakan fitur pay later, kalian tentu disuruh memotret data yang ada di KTP. Ini merupakan taruhan/jaminan ketika menggunakan fitur ini. Kalau kalian tidak melunasi tepat waktu, data yang kalian setorkan di awal bisa digunakan pihak lain dengan tidak bertanggung jawab.

  1. Melatih diri untuk mengumpulkan beban di belakang

Boleh setuju atau tidak, sistem pay later melatih kalian untuk mengambil sesuatu dengan risiko beban yang harus dilunasi di belakang. Jika tidak melunasi cicilan tepat waktu, kalian hanya akan terbebani dengan risiko-risiko yang sudah menjadi kesepakatan di awal. Hidup pun bisa jadi kurang tenang karena terus diusik dengan beban cicilan.

Itu dia kelebihan dan kekurangan sistem pay later. Selanjutnya, kembali lagi ke Sobat UNYu. Kalian tentu bisa bijak mempertimbangkan beberapa hal sebelum akhirnya menggunakan sistem pay later ini. Yang pasti, kalian harus mampu bertanggung jawab dengan pilihan yang diambil. Seorang konsumen yang cerdas tentunya tak mudah terbujuk rayu dengan iklan persuasif yang hanya memberikan kebahagiaan sesaat. Bijaklah menjadi konsumen.

Anis Safitri

Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNY @irtifassina

Related Articles

Back to top button
X