intip JurusanPojok #UNYu

Telah Hadir! Prodi Baru Teknik Industri UNY

Halo sobat #UNYu, ada kabar gembira nih buat Universitas Negeri Yogyakarta. Pada Penerimaan Mahasiswa Baru 2022, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) membuka program studi baru dari rumpun Teknik yaitu S1 Teknik Industri. Untuk Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2022 ini prodi Teknik Industri baru dibuka pada jalur Seleksi Mandiri UNY.  PMB Seleksi Mandiri UNY sendiri terdiri atas beberapa jalur. Jalur Seleksi tersebut antara lain: Seleksi Mandiri (SM) S1 Prestasi Akademik, SM S1 CBT Kampus atau Domisili, dan SM S1 dengan menggunakan Skor UTBK 2021. Masing-masing jalur seleksi dipungut biaya pendaftaran sebesar Rp200.000,-

Ilustrasi Pekerja Lulusan Teknik Industri (Sumber: Pixabay)

Perlu diketahui, latar belakang dibukanya program studi S1 Teknik Industri tidak lepas dari perkembangan zaman terutama untuk pengembangan ilmu keteknikan termasuk teknik industri sehingga UNY dapat berkontribusi aktif dan positif untuk negara., adanya potensi pengembangan industri kreatif (di samping industri manufaktur) yang belum terlalu mendapat perhatian penuh dari dunia akademisi bidang industri dan manajemen, serta pergeseran bandul industri sebagaimana dalam Revolusi Industri 4.0 yang perlu direspon dengan pengembangan keilmuan dalam bidang teknik industri.

Menurut narahubung Prodi Teknik Industri UNY, bapak Adam Jerusalem, prodi Teknik Industri ini bukanlah pengembangan dari prodi yang telah berdiri sebelumnya seperti Teknik Manufaktur namun Teknik Industri justru berada di bawah Jurusan Pendidikan Teknik Boga dan Busana (PTBB). Dengan begitu, Teknik Industri UNY memiliki keunikan tersendiri dengan mengembangkan keilmuan teknik industri dalam mendukung industri kreatif. Karenanya jangan heran jika para mahasiswa Teknik Industri UNY nanti selain mempelajari seluk beluk ilmu teknik industri juga akan mempelajari industri kreatif secara khusus seperti industri fashion dan kuliner. Mengingat 2 sub sektor industri tersebut merupakan penyumbang PDB terbesar bagi Indonesia disamping industri kreatif lain ada subsektor aplikasi, gaming, arsitek, kriya, dan sebagainya.

Telah hadir prodi baru TEKNIK INDUSTRI berdasar Kepmendikbudristek No. 165/E/O/2022 tanggal 11 Maret 2022. (Sumber: Media Sosial Teknik Industri UNY)

Nantinya prodi teknik industri ini ranah keilmuannya adalah lintas keilmuan. Disamping bidang keilmuan teknik industri, juga bisa berhubungan dengan prodi/keilmuan teknik manufaktur, teknik mesin, tata busana, tata boga teknik informasi, informatika, manajemen, dan lain-lain.

1. Profil Teknik Industri UNY

Baca Juga  Antara Jaminan PNS Atau Pengabdian

Teknik Industri berhubungan dengan proses untuk memperbaiki performansi keseluruhan dari sistem dengan manusia sebagai komponen utama, yang dapat diukur dari ukuran-ukuran ekonomi, pencapaian kualitas, produktivitas, dampak terhadap lingkungan, dan bagaimana semua hal tersebut dapat memberikan manfaat pada kehidupan manusia. Teknik Industri mengkombinasikan keterampilan teknis dengan ketajaman bisnis melalui struktur kurikulumnya. Karenanya, Teknik industri merupakan program studi yang berkualitas serta penuh peluang sekaligus tantangan. 

Teknik Industri UNY dirancang untuk menghasilkan Sarjana Teknik Industri yang kompeten dalam mendesain, menerapkan, dan meningkatkan sistem terintegrasi (yang mencakup manusia, material, mesin, media, informasi, atau tenaga) baik pada industri manufaktur, teknologi, maupun jasa, serta terutama industri kreatif sebagai salah satu fokus pengembangan keilmuan dari Teknik Industri UNY. Sehingga, lulusan Teknik Industri UNY dapat berkarir sebagai analis operasional (operation analysts), analis sistem informasi (information system analysts), manager rantai pasok (supply chain managers), perekayasa produksi (production engineers), perekayasa kualitas (quality engineers). 

Area kerja bagi Sarjana Teknik Industri sangat beragam, mulai dari bisnis, korporasi, hingga pemerintahan yang tentu membutuhkan peningkatan kinerja dan produktivitas serta peningkatan efisiensi biaya, waktu, bahan, dan tenaga. Berbekal kompetensi di bidang produktivitas, efektivitas, dan efisiensi, Sarjana Teknik Industri juga banyak yang menjadi konsultan ataupun membangun startup bisnisnya sendiri. Hampir semua lini posisi dan area kerja membutuhkan ilmu keteknik industrian. 

Visi Prodi Teknik Industri

“Menjadi Program Studi S1 Teknik Industri yang unggul, kreatif, dan inovatif berkelanjutan di bidang industri terutama industri kreatif berlandaskan ketaqwaan, kemandirian, dan kecendekiaan pada tahun 2030”.

2. Keilmuan/Keahlian yang dipelajari di Teknik Industri UNY

Di program studi Teknik Industri UNY ini telah merancang secara khusus kurikulum Teknik Industri yang responsif dan sesuai dengan perkembangan zaman seperti :

  • Basic Sains
  • Sistem dan Rekayasa Produksi
  • Tekno-Ekonomi
  • Penelitian Operasional
  • Ergonomi/Human Factor
  • Manajemen Informasi
  • Manajemen Industri Kreatif
  • Dan lainnya.

3. Prospek Kerja Lulusan Teknik Industri UNY

  1. Sarjana Teknik Industri UNY yang unggul, kreatif, inovatif berkelanjutan, dan kompeten untuk bekerja di berbagai sektor industri termasuk industri kreatif berlandaskan berlandaskan ketaqwaan, kemandirian, dan kecendekiaan.
  2. Sarjana Teknik Industri UNY yang mempunyai keterampilan berpikir kritis, dan analitis dalam penyelesaian masalah kompleks dan pengambilan keputusan berlandaskan data dan kecerdasan emosional.
  3. Sarjana Teknik Industri UNY yang mempunyai keterampilan berkomunikasi, berkolaborasi, dan bernegosiasi dalam mengelola dan mengkoordinasikan manusia dan organisasi berlandaskan semangat melayani.
  4. Sarjana Teknik Industri UNY mempunyai kompetensi dalam peranan penting/profesi baik pada sektor operasional maupun manajerial pada berbagai organisasi, seperti profesi berikut: 
  1. Perekayasa (Engineer) Teknik Industri. Memiliki kemampuan mengidentifikasi dan memecahkan permasalahan di industri termasuk industri kreatif berbasis pada karakteristik industri 4.0. Memiliki kemampuan analisis dan peningkatan dalam bidang produksi, penjaminan kualitas, analisis pekerjaan, rantai pasok, dan logistik. 
  2. Manajer. Memiliki kemampuan manajerial dan kepemimpinan (leadership). Mampu menerapkan prinsip teknik industri dan manajemen untuk mengelola dan mengoptimasi kinerja sebuah organisasi termasuk organisasi di industri kreatif. Memiliki kompetensi untuk meningkatkan kinerja baik di sektor manufaktur, jasa, maupun industri kreatif. Memiliki kemampuan bekerja dalam sebuah tim yang multi disiplin ilmu.
  3. Pebisnis. Memiliki kemampuan kepemimpinan (leadership), kemauan dan tekad yang kuat, kreativitas yang tinggi serta berani dalam mengambil  keputusan resiko dalam berwirausaha baik di industri manufaktur, jasa, maupun industri kreatif. Memiliki kepekaan terhadap isu-isu yang berkembang di lingkungannya.
  4. Konsultan. Memiliki kemampuan dalam mengoperasikan, mengevaluasi, dan memperbaiki sistem kerja perusahaan, serta merancang solusi sistem kerja yang lebih baik untuk meningkatkan produktivitas perusahaan termasuk perusahaan yang bergerak di industri kreatif.
  5. Peneliti/Akademisi. Memiliki kemampuan berkarya di bidang keahliannya, memiliki kemampuan riset dan berpikir secara logis, serta memiliki kepekaan terhadap permasalahan yang timbul di masyarakat dan industri termasuk industri kreatif
  6. Analis Sistem Terintegrasi. Memiliki kemampuan untuk menyelesaikan masalah/memberikan solusi berbasis pada sistem yang terintegrasi di berbagai sektor industri termasuk industri kreatif.
  7. Analis Data. Memiliki kemampuan menganalisis data untuk berbagai kepentingan dan pengambilan keputusan di berbagai sektor industri termasuk industri kreatif

Naufal Shidqi Laras

Mahasiswa S1 Ilmu Sejarah UNY 2018 mnaufalshidqi.wordpress.com

Related Articles

Back to top button
X