Pojok #UNYuTips

5 Cara Persiapan Diri Publikasi ke Jurnal Internasional Bereputasi Tinggi

Menulis artikel jurnal ke jurnal internasional bereputasi tinggi bagi sebagian orang menjadi sesuatu yang menakutkan. Ketakutan akan kegagalan, jika ditolak. Ketakutan yang membelenggu bisa diminimalisir dengan beberapa cara persiapan mendasar sebelum memutuskan untuk mendaftarkan diri menjadi salah satu penulis artikel jurnal internasional bereputasi tinggi, misal jurnal internasional yang terindeks scopus.

foto : info.reprintsdesk.com

Berikut merupakan 5 Cara Persiapan Diri Publikasi ke Jurnal Internasional Bereputasi Tinggi

  1. Persiapkan “Konten”

Konten yang perlu disiapkan untuk menembus jurnal yang bereputasi tinggi tentu isu yang dapat “menjual” di dunia publikasi internasional. Isu-isu lokal yang diteliti dapat dihubungkan dengan isu-isu terkait yang sedang “ramai” atau “relevan” dibicarakan oleh peneliti-peneliti dunia di bidang keilmuan yang kita tekuni.

  1. Persiapkan Bahan Bacaan

Untuk mengetahui isu-isu internasional di bidang ilmu yang kita tekuni, tentunya kita dapat membaca jurnal internasional yang bereputasi tinggi yang menyediakan penelitian relevan dengan penelitian yang kita kaji saat ini. Selain itu, datang ke seminar internasional terkait tema yang kita kaji dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang kajian yang sedang kita dalami. Membaca koran dan buku-buku yang membahas tentang berita atau isu keilmuan yang sama dengan bidang kita juga bisa dilakukan. Persiapkan bahan bacaan yang berkualitas untuk nantinya kita kutip dalam artikel yang sedang kita tulis. Kita bisa kutip artikel-artikel yang sudah terbit dari jurnal tujuan dan atau jurnal internasional bereputasi tinggi lainnya.

  1. Persiapkan Kemampuan Menulis

Kemampuan menulis ini menjadi hal pokok dan sangat mendasar jika ingin publikasi jurnal internasional bereputasi tinggi. Tulislah dengan bahasa yang mudah dipahami. Gunakan bahasa Indonesia terlebih dahulu, jika kita terlampau sulit menulis dengan bahasa asing yang dikehendaki oleh jurnal tujuan. Tulisan yang mudah dipahami akan memudahkan translator bahasa asing untuk menerjemahkan ke bahasa asing. Hindari seminimal mungkin kesalahan tanda baca, ejaan dan huruf. Keterbacaan tulisan menjadi penting, selain memudahkan translator untuk menerjemahkan, juga memudahkan editor jurnal tujuan untuk menilai apakah artikel jurnal tersebut layak diterima atau tidak sejak di awal proses pengiriman ke jurnal tujuan (submit).

  1. Persiapkan Tim

Sebuah tim menjadi hal penting, selain membaca dan menulis sebuah artikel jurnal bereputasi tinggi. Diskusikan terlebih dahulu isu yang akan dikaji kepada teman-teman penulis lainnya yang akan bergabung menjadi sebuah tim. Seperti membicarakan, siapa yang akan menjadi penulis pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya serta bagaimana peran masing-masing penulis berkontribusi dalam penulisan artikel jurnal. Jika kita menjadi penulis pertama, jelaskan maksud isu yang akan dikaji dan bagaimana kehadiran penulis kedua amat sangat penting dilibatkan dalam tim. Begitupun hal yang sama dilakukan oleh penulis pertama ke penulis ketiga dan seterusnya, intinya jangan sampai ada yang merasa tidak dilibatkan dalam tim. Proses membuat tim penulis artikel jurnal ini membutuhkan rasa kepercayaan. Pastikan jika setiap penulis artikel jurnal ini benar-benar merasa dilibatkan, dibutuhkan dan dipercaya kemampuannya untuk berkontribusi dari awal penulisan hingga akhir penulisan (publikasi). Tim yang solid dan kokoh akan menjadikan proses kepenulisan menjadi terasa ringan. Jika mengalami kegagalan, tim yang baik adalah setiap individu dalam tim yang akan tetap saling memberikan stimulus positif bagi tim untuk berjuang kembali agar artikel jurnal bisa lolos publikasi.  

  1. Persiapkan Jurnal Tujuan

Konten artikel jurnal yang telah dikaji dari berbagai isu internasional dan isu lokal, artikel yang sudah ditulis dengan kemampuan menulis yang baik dan benar, bahan bacaan yang berkualitas, tim yang solid dan kokoh yang saling percaya satu sama lain bahwa masing-masing penulis punya kontribusi yang maksimal; tidak akan mampu menembus publikasi jurnal internasional, jika tidak tepat sasaran jurnal tujuan. Kita bisa memilih jurnal tujuan berdasarkan kajian yang sedang kita teliti di situs pengindeks, misal di www.scopus.com. Scopus menyediakan berbagai informasi jurnal tujuan yang relevan kita tuju, seperti bidang kajian, penerbit jurnal, judul jurnal hingga penulis jurnal. Bidang kajian, penerbit jurnal, judul jurnal dapat memudahkan kita menelusuri isu terkait yang sedang kita kaji dengan kata kunci tertentu. Mencoba mencari nama peneliti atau penulis yang kita kenal di bidang keilmuan kita dan telah publikasi di jurnal bereputasi tinggi terindeks scopus di www.scopus.com juga dapat menjadi acuan kita mencari jurnal tujuan.

Baca Juga  Tiga  Barang yang Paling Bisa Meluluhkan Hati Cewek

Lima cara persiapan mendasar ini kiranya dapat memudahkan teman-teman mahasiswa UNY yang akan publikasi jurnal ke jurnal internasional bereputasi tinggi. Selain itu teman-teman dapat mengembangkan berbagai hal mendasar lainnya terkait penggunaan perangkat lunak seperti Microsoft Word, Microsoft Excel atau program-program komputer lain yang memudahkan pekerjaan sitasi seperti Mendeley dan EndNote. Selain itu teman-teman mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan berjejaring untuk mendapatkan tim yang solid dan kokoh melalui organisasi atau komunitas yang relevan dengan bidang keilmuan yang teman-teman tekuni.

Karya tulis yang berkualitas tinggi menanti, kalau bukan sekarang, kapan lagi? Selamat berproses, selamat raih kegagalan sebanyak-banyaknya, dan selamat berkarya untuk raih prestasi publikasi jurnal internasional bereputasi tinggi semasa menjadi mahasiswa UNY!

Baca Juga  Solusi Anti Jomblo buat kamu para jomblowan

Adinuringtyas Herfi Rahmawati

Alumni S1 BK FIP UNY/Mahasiswa S2 BK PPs UNY

Related Articles

Back to top button
Close
X