6 Pesona Mahasiswa Rantau | UNY COMMUNITY
Wednesday , 21 August 2019
Home / Mahasiswa Banget / 6 Pesona Mahasiswa Rantau

6 Pesona Mahasiswa Rantau

Kali ini kita akan membahas mengenai kelebihan atau pesona yang dimiliki oleh mahasiswa rantau khususnya yang mengenyam pendidikan di Jogja. Pesona yang memiliki nilai plus dan membuat mereka layak untuk diperhitungkan sebagai kriteria dalam kita mencari pendamping hidup. Entah itu mahasiswa laki-laki, ataupun perempuan. Walaupun, perlu dicatat bahwa tak semua mahasiswa memiliki pesona yang disebutkan ini nantinya. Mengingat, pendekatan yang lebih dalam amat sangat diperlukan tentunya.

mahasiswa rantau

Berikut pesona yang mahasiswa rantau rata-rata miliki, diantaranya adalah:

1. Unggul dalam Manajemen Hidup

Manajemen Keuangan

Tidak dapat diragukan lagi kelebihan mahasiswa rantau jika dibanding dengan mahasiswa laju atau mahasiswa asli Jogja di bidang manajemen keuangan. Mereka sudah dilatih untuk menggunakan uang sebaik-baiknya setiap harinya dengan jatah bulanan atau mingguan yang dikirimkan oleh orangtua mereka.

Bagi mahasiswa dari kalangan atas, tampaknya tak menjadi masalah jika uang jatah bulanannya habis karena bisa kapan saja meminta uang ke orangtua mereka. Namun, bagi kalangan mahasiswa menengah ke bawah yang banyak tersebar di penjuru Jogja, kebiasaan memanajemen keuangan dengan baik benar-benar mereka pelajari dan laksanakan sejak awal menginjakkan kaki di kota pelajar ini.

Bagi mahasiswa perempuan, tantangan terbesar adalah dalam mengendalikan nafsu berbelanja barang-barang kebutuhan sehari-hari, makan atau nongkrong bersama teman-teman, dan juga jalan-jalan. Berbeda dengan laki-laki yang biasanya tantangan terbesar seputar rokok, uang nongkrong, bensin, dan uang jajan pacar (jika punya pacar). Maka dari itu, tak heran dalam ilmu manajemen keuangan mereka juga sudah tahu dan paham dengan masalah utang-piutang.

Baca Juga  Alasan Unik Mengapa Kuliah di UNY ?

 Manajemen Waktu

Mahasiswa rantau memang pandai dalam memanajemen waktu. Mereka mempunyai alarm yang dapat membangunkan mereka saat harus bangun pagi seperti alarm jam, alarm HP, atau alarm berjalan (teman) yang senantiasa bisa memaksan mereka untuk segera bangun. Termasuk juga mereka bisa membagi waktu antara kuliah, bermain, organisasi (bagi yang ikut organisasi), berolahraga (bagi yang gemar olahraga), dan berpacaran (bagi yang punya pacar).

 Manajemen Diri

Manajemen diri dalam ini berhubungan dengan kesehatan badan dan emosi. Mahasiswa rantau lebih mudah mengerti tentang kondisi kesehatan badan dan emosinya. Di samping itu, mereka memiliki kelebihan dalam hal merawat diri. Mereka tahu kapan harus menghemat air dengan tidak mandi di hari libur, tanpa ada yang memarahi seperti saat di rumah.

Jika mereka merasakan bosan dan tertekan dengan tugas kuliah, mereka akan memelihara kesehatan emosi dengan bermain games, jalan-jalan, tidur, atau sekedar mendengarkan musik lalu tidur. Mereka sangat pandai dalam menjaga hati keluarga di rumah. Maka dari itu, jika sakit tidak parah, mereka tidak akan memberitahu orang rumah.

 2. Lebih Fleksibel

Lebih fleksibel dalam hal ini adalah tentang preferensi dalam berteman, memilih makanan atau tempat makan, dan fleksibel dalam mengatur waktu. Maka tak jarang ditemui mahasiswa rantauan sangat mudah dalam membuat janji dengan teman atau dosen. Mengingat, mereka hidup dalam tanah rantauan dan terlepas dari tanggung jawab sebagai anak di rumah.

baca juga : 5 Fakta di Balik Ketegaran Mahasiswa Perantau

 3. Mandiri

Mencari makan sendiri, mencuci baju sendiri (jika tidak dimasukkan loundry), memecahkan masalahnya sendiri, dan terbiasa melakukan apapun sendiri. Kemandirian seperti ini yang membuat mereka mudah beradaptasi dimanapun mereka berada.

Baca Juga  Jangan Ikut Organisasi Jika Ingin Melewatkan Hal-Hal Berikut Ini

 4. Lebih Kreatif dan Inovatif

Sifat ini muncul biasanya saat mahasiswa rantau kehabisan uang di waktu yang tidak diharapkan atau efek dari manajemen hidup mandiri yang kurang baik. Memasak mie rebus dengan rice cooker karena tidak punya kompor dan panci, belajar kelompok di rumah teman yang asli Jogja agar mendapat makan enak gratis saat dompet menipis, meminjamkan uang kesana-kemari sebagai tabungan jika suatu saat dia kehabisan uang, dan lain sebagainya.

 5. Memiliki Solidaritas yang Cukup Tinggi

Sifat ini berlaku untuk mahasiswa yang memiliki teman dekat atau sahabat. Mereka dengan senang hati akan berbagi cerita, saling memberi semangat, dan memperlakukan teman seperti keluarga. Wujud solidaritas itu bisa dilihat dengan kebiasaan mereka bertukar sepeda motor, saling meminjamkan uang, sering bergantian menginap di kost masing-masing, bahkan saling meminjam baju atau celana dalam.

baca juga : Buat kamu yang ngakunya mahasiswa, please tinggalkan hal-hal ini

 6. Memiliki Tanggung Jawab Tinggi untuk Mengejar Gelar Sarjana

Tidak diragukan lagi, motivasi mahasiswa rantau untuk mengejar gelar sarjana lebih besar dibandingkan mahasiswa asli Jogja. Buktinya, banyak yang dari mereka mengejar lulus secepatnya agar dapat memenuhi kebanggaan orangtua yang sangat menantikan kelulusan dan kepulangan mereka, anak yang rela disekolahkan jauh-jauh untuk menjadi seorang sarjana dan menjadi kebanggaan keluarga tentunya.

About Libriana Candra

Mahasiswi Pendidikan Sosiologi |Menulis, Backpacking |amarisdaren.blogspot.com

Check Also

Tips 5 Sehat 6 Sempurna Ala Mahasiswa Kost

Jika kalian adalah orang-orang yang mengaku sebagai mahasiswa kost yang jauh dari orangtua, dan ingin …

X