JogjakuKuliner

Cari Sarapan Khas Jogja? Area Parkir Makam Raja-Raja Imogiri Jawabannya!

Kata orang, Jogja itu terbuat dari rindu, pulang, dan angkringan. Yaps, menurutku Jogja tersusun atas 98% rasa rindu. Semua yang ada di Jogja hampir selalu menimbulkan momen tak terlupakan. Ujung-ujungnya, bakal rindu Jogja.

Ngomong-ngomong tentang momen tak terlupakan, ada satu hal yang harus kalian lakukan kalau lagi di Jogja. Sarapan dengan menu khas Jogja. Kalau kalian belum melakukan ini, rasanya belum lengkap menikmati indahnya kota Jogja. Menu sarapan khas Jogja biasanya bubur sayur, pecel, gorengan, wedang-wedangan, dan masih banyak lagi. Nah, untuk bisa menemukan semua menu di atas, kalian cukup datang ke satu tempat yang sudah punya menu sarapan khas Jogja yang lengkap. Kalian bisa pergi ke Bantul menuju makam raja-raja Imogiri. Sebelum sampai ke lokasi makam, ada tempat yang cukup luas, biasanya digunakan sebagai tempat parkir pengunjung makam raja-raja Imogiri. Yaps, di situlah tempat sarapan dengan menu khas Jogja yang endess.  Biar gampang, kalian tinggal klik disini.

Pembeli bebas mengambil menu pilihannya sendiri-sendiri. Ada bubur sayur seperti krecek, sayur lombok ijo, brongkos, lodeh, ada juga soto, indomie telur, gorengan hangat, tempe tahu bacem, dan berbagai jenis lauk pauk, serta yang tidak kalah enak adalah aneka jenis minuman hangatnya. Selain hangat, gula yang digunakan berbagai jenis minuman ini adalah gula batu. Tentu rasanya juga akan lebih nikmat, dong.

Baca Juga  5 Mie Ayam di Jogja yang Terlalu Sayang Dilewatkan

Menunya lengkap, rasanya pun juga Jogja banget. Cocok sekali untuk tempat istirahat para penggowes tujuan makam raja-raja Imogiri di pagi hari. Kenapa pagi hari? Namanya juga sarapan, ya harus di pagi hari, dong. Hehe.  Tapi, memang salah jika kalian datang ke tempat ini siang hari. Siap-siap saja kehabisan jatah sarapan kalau kalian datang ke tempat ini siang hari.

Untuk masalah harga, nggak perlu khawatir, namanya juga Jogja–pasti murah. Satu porsi bubur sayur dihargai mulai Rp7.000 dan boleh mengambil sepuasnya. Jadi, bagaimana? Sudah punya rencana sarapan dengan menu khas Jogja?

Zahra Radhiyya M

Mahasiswi S1 Pendidikan Teknik Boga

Related Articles

Back to top button
X