Pojok #UNYu

Dilan, Jangan Mau Dekat Dengan Anak Ilmu Administrasi Negara, Bahaya! Nanti Cinta!

“Jika perasaan cinta adalah kebahagian, maka belajar ilmu administrasi negara adalah bahagia yang sesungguhnya” kataku pada Dilan, lantas ia bertanya apa sebabnya.

“Sebab anak ilmu administrasi negara cantik + bijak, istri idaman pula! Seperti katamu pada artikel waktu ituuu” jawabku yang disambut dilan tertawa dengan senyumnya yang khas.

Dilan, andai kau tahu, aku sangat cemburu saat kau menyebut-nyebut Milea, aku tidak suka, juga tidak terima. Tapi ah yasudahlah, toh pada akhirnya kau tetap memilihku, bersamaku, punyaku!

Untuk kalian yang belum tahu, namaku Malika, sosok yang kini ada di hati Dilan, aku yang disebutkan Dilan dalam artikel sebelumnya. Segala Puji bagi Tuhan! Dilan menyebutku dengan tegas sebagai kekasihnya yang sekarang, dan bahkan memuji jurusanku. Dan artikel ini, adalah wujud dedikasiku untuk membalas perasaannya itu. Semoga dikehendaki oleh kalian, akan ku ceritakan apa itu jurusan Ilmu Administrasi Negara yang di gambarkan oleh Dilan sebelumnya.

Sungguh terkejut aku saat Dilan berkata bahwa Ilmu Administrasi Negara itu seru, sebab bagaimana ya, itu adalah penggambaran yang sangat pas untuk seseorang yang belajar ilmu itu. Terima kasih Dilan, aku cinta kamu! Tapi aku lebih cinta jurusanku. Jika diminta untuk memilih Dilan atau Ilmu administrasi negara, wah! Aku akan sangat kesusahan. Sebab, keduanya saangat berharga. Perlu kau tahu, Ilmu Administrasi Negara itu sangat seru, ada banyak sekali sudut pandang yang membuka mata kita. Apakah kau pernah berpikir, mengapa sebuah negara bisa terlihat sangat egois dalam mengambil kebijakan? Lalu, mengapa hukum itu tajam ke bawah tumpul ke atas? Banyak dari kita akan berpikir “itu adalah ulah para pejabat yang zalim! Korupsi lah mereka, sangat tidak bertanggung jawab, muka tebal dan bertopeng!”

Eits, tunggu dulu sampai disitu, sabar, tahan emosi! Sebab, bukan seperti itulah jawabannya, wahai para pembaca yang budiman! Ada banyak hal yang harus di perhatikan dalam sebuah fenomena dalam negara. Jangan langsung menyatakan bahwa seorang Presiden tidak becus, karena mengambil kebijakan yang terasa sangat tidak pro rakyat. Sebab andai kau tahu apa yang ku tahu, maka kita pasti lah akan saling memeluk dan menangis bersama. Belajar ilmu administrasi negara seolah membuka mata kita, tentang wujud asli dari sebuah negara yang sangat kita cintai, yakni Indonesia! Tahukah kau bahwa di balik sebuah kebijakan yang di demo habis-habisan itu, terdapat banyak pertimbangan menyakitkan yang jika diambil, demo dimana-mana, dan jika tidak diambil, masa depan akan terancam!

Baca Juga  Kenalan Dulu Sama UKM di UNY yuk!

Dilan, awalnya aku sangat sedih mengetahui “sosok asli” dari negara kita yang jika dilihat dari luarnya, berusaha tetap tegar untuk mengayomi berjuta-juta rakyat. Tetapi, ini sungguh membanggakan. Apa yang lebih kau inginkan, selain mengetahui “sosok asli” dari seseorang yang kau cintai?

Semakin ku pahami, semakin ku mengenal Indonesia yang sesungguhnya! Semakin aku merasa dekat dengan negaraku, dan membuatku semakin ingin mengenalnya. Aku jatuh cinta! Belajar ilmu administrasi negara, membuat pemikiran kita semakin bijak dan terbuka. Memahami negara, dan jatuh cinta kepadanya + ingin sekali menyelamatkan negara, dan dalam ilmu administrasi negara, kita menjadi tahu detail langkah apa yang seharusnya dilakukan! Wah, dilan, inilah mengapa aku berkata bahwa ilmu administrasi negara sangat berharga, ini sangat berharga, ini soal menyelamatkan masa depan! Dan didalam masa depan negara yang sedang berusaha ku perjuangkan itu, terdapat juga masa depan kita di dalamnya, dan juga masa depan berjuta rakyat Indonesia!

Baca Juga  Cara Memilih Jurusan Kuliah Sesuai Potensi

Ini adalah pemikiranku, dan yang baru ku tahu, ternyata kau menganggap pemikiran ku yang sangat sempit ini adalah bijak. Terima kasih! Terima kasih telah ikut mencintai jurusanku, dan… terima kasih telah jatuh cinta padaku!

Sekian dari Malika, kekasihmu.

Ayu Naila Adibah

admin

UNY COMMUNITY - Komunitas Mahasiswa dan Alumni UNY - kirim artikel menarik kalian ke redaksi@unycommunity.com, syarat dan ketentuan baca  Disini 

Related Articles

Back to top button
Close
X