hal menyemangatimu untuk mengerjakan skripsi | UNY COMMUNITY
Tuesday , 16 October 2018
Home / Mahasiswa / hal-hal yang bisa menyemangatimu untuk mengerjakan dan menyelesaikan skripsi

hal-hal yang bisa menyemangatimu untuk mengerjakan dan menyelesaikan skripsi

10403027_887869047912661_3308144418097658579_n

Berikut Merupakan hal-hal yang bisa menyemangatimu untuk mengerjakan dan menyelesaikan skripsi :

1. Semangat “Teman Sepermainan jadi Teman Seperjuangan”
Ini adalah semangat yang berpengaruh positif bukan hanya kepada diri sendiri, tapi juga orang lain, khususnya teman angkatan di kampus. Bersama-sama menghadapi drama-drama di kampus selama bertahun-tahun memang bukan hal yang biasa saja. Teman angkatan, akan menjadi teman perjuangan yang pas, dikarenakan kesamaan latar belakang jurusan dan program studi. Bisa saling bertukar buku pengisi daftar pustaka, adalah salah satu dari banyak keuntungan. Selain itu, dengan menaikkan level teman sepermainan menjadi teman seperjuangan, kamu akan terhindar dari ajakan bermain dari teman sepermainan, karena dia sekarang adalah teman perjuangan. Dia tidak akan mengajak kamu bermain-main, karena kalian akan sama-sama berjuang dengan penuh semangat

2. Semangat “Sedikit demi Sedikit, Lama-lama Pakai Toga”
Sebagian besar orang mungkin lebih suka mengumpulkan semua bahan tugas akhir terlebih dulu, lalu memaksakan diri untuk begadang dan tidak keluar rumah selama beberapa hari ketika sedang serius mengerjakan skripsi. kamu tidak harus bekerja terlalu keras hingga begadang berhari-hari untuk skripsi. Itu akan membuat otak kita penat dan skripsi menjadi beban yang jauh lebih berat daripada seharusnya. Lakukanlah sesedikit apapun, Syaratnya; harus setiap hari. Dengan melakukannya setiap hari minimal 1 jam, kamu bisa lebih rileks. Dan dengan cara ini, progres skripsi kamu bisa lebih mudah diukur. Dan ini akan menjaga gairah kamu terhadap skripsi. Progres yang lancar membuat kamu tidak sabar untuk melihat skripsimu yang rampung.

Baca Juga  Dara Alumni FMIPA UNY Ini Punya Misi Terus Lestarikan Budaya Jawa

3.Semangat “Undangan Acara Keluarga/Kerabat”
Ini semangat yang datang bersama makanan gratis. Kamu hanya perlu berdandan rapi dan menghadiri undangan. Setelahnya, kamu hanya perlu menghitung berapa banyak pertanyaan, “sudah selesai kuliahnya?”, “kapan sarjana?”, atau “kamu tunggu apa sih, kok skripsinya belum selesai-selesai juga?” yang harus kamu jawab dengan senyuman. Jangan hindari undangan-undangan semacam ini. Kamu harus mencoba bagaimana rasanya membangun semangat yang lahir dari rasa muak terhadap pertanyaan-pertanyaan itu.

4.Semangat “Gemilangnya Masa Depan”
Yang terakhir ini, semangat yang akan membuat kamu melihat skripsi dengan cara yang berbeda. Ketika kamu punya gambaran apa yang akan kamu lakukan when the party is over (baca: selesai kuliah), skripsi yang rampung menjadi suatu keharusan. Hubungan kamu dan skripsi harus berakhir secepatnya agar kamu bisa menjalin hubungan dengan urusan lain yang sudah kamu rencanakan itu. Skripsi yang jalan di tempat sama artinya dengan tertundanya hubungan-hubungan akan datang yang gemilang itu.

Baca Juga  IPK tinggi bukan segalanya

The point is, bagaimanapun juga, kerjakanlah skripsimu. Dan semuanya tergantung padamu, ingin secepat apa menyelesaikan studi. Itu pilihan kamu sendiri. Menunda atau secepatnya menyelesaikan selalu akan berakibat pada sesuatu. Baik atau buruk, tergantung siapa yang kamu tanya. Pilih dengan bijak, karena kamu sendirilah yang akan bertanggung jawab dengan pilihanmu.

sumber : revi.us

About admin

UNY COMMUNITY - Komunitas Mahasiswa dan Alumni UNY - kirim artikel menarik kalian ke redaksi@unycommunity.com, syarat dan ketentuan baca  Disini 

Check Also

Merayakan dan Mencintai Bahasa dan Sastra Indonesia Melalui Bulan Bahasa KMSI FBS UNY

Mengapa bulan Oktober sering digunakan untuk memperingati bulan Bahasa? Hal tersebut berawal dari sejarah pada …