Mahasiswa BangetPojok #UNYu

Mahasiswa Berkacamata [Biasanya] Mengalami Hal Ini

Banyak orang yang beranggapan bahwa orang yang memakai kacamata itu manisnya dan cakepnya makin nambah aja, bikin gemes gitu. Walaupun memiliki kekurangan di bagian mata karena matanya mengalami minus atau silinder, tetapi entah kenapa bagi orang lain hal tersebut tidak menjadi masalah karena mata yang berkacamata enak dipandang. Bahkan ada pula seseorang yang tidak memiliki riwayat penyakit mata yang minus atau silinder, malah ingin merasakan hal tersebut. Biar pakai kacamata, biar keren gitu. Makanya sekarang juga makin banyak kacamata fantasi yang dijual yang tidak ada ukuran minus atau silinder gitu, sehingga kemungkinan aman dipakai.

Cowok-cowok-yang-berkacamata-terkesan-dapat-dipercaya
pic : ngertira.com

Begitu pula mahasiswa, pasti banyak kan ya ditemui mahasiswa yang pakai kacamata? Nah kemungkinan nih, hal-hal di bawah ini sudah biasa dirasakan bagi mahasiswa berkacamata.

1. Lebih cepat dihafali dosen

Yup begitulah. Mahasiswa berkacamata itu punya karakteristik sendiri. Apalagi jika si mahasiswa terbiasa duduk di depan, beeeuh bakal lebih cepat dihafali dosen. Ditambah lagi kalau si mahasiswa memang aktif di kelas, sudah menjadi barang tentu akan cepat dihafali dosen. Sehingga dosen akan lebih cepat ingat nama si mahasiswa.

Baca Juga  Jeritan Hati: Mahasiswa Bidikmisi Bagai Awkarin Cabang Jogja. Salah Sasaran?

2. Mudah diingat adik tingkat dan kakak tingkat

Kalau kamu dulu jadi panitia ospek, pasti banyak dedek-dedek maba yang bakalan inget kamu. Hanya karena ditunjang dari penampilanmu yang pakai kacamata. Walaupun banyak yang pakai kacamata, tetapi pastinya tiap orang punya karakter masing-masing, mungkin dari bentuk kacamata yang berbeda, sehingga memang mudah diingat orang lain. Begitu pula kakak tingkat juga pastinya mudah mengingat nama dan perawakanmu karena dulu juga jadi panitia ospek.

3. Biasanya disuruh duduk di depan oleh dosen

Berhubung punya kekurangan di bagian mata, daripada kurang jelas tulisan yang ditulis di papan tulis, alhasil dosen biasanya menyuruh para mahasiswa yang berkacamata untuk duduk di depan. Padahal duduk di belakang pun juga masih kelihatan karena udah dibantu kacamata, tapi ya namanya perintah dosen mau gimana lagi?

Baca Juga  Renungan Mahasiswa Tingkat Atas : Saya Pernah dan Akan Menjadi “MABA” yang Memiliki Masa Depan

4. Teman-teman sering pinjem kacamata kamu

Kamu bakal sering mendapat pertanyaan dari teman kamu: “Kamu minus berapa sih? Besar nggak ukuran minusmu? Aku coba kacamata kamu boleh ya?”. Teman-temanmu yang memang tidak memiliki riwayat mata minus atau silider, pasti penasaran pengen coba gimana rasanya pakai kacamata, jadinya ya kacamata kamu sering dicobain teman-teman deh.

5. Kacamata patah? Sudah menjadi makanan sehari-harimu

Kalau udah tepar sehabis pulang kuliah kamu biasanya lupa melepas kacamata kamu, atau kamu meletakannya di dekat bantal kamu. Yup esoknya kamu hanya bisa meratapi patahnya kacamata kamu karena nggak sengaja ketindihan bantal kamu. Berhubung nggak ada duit buat beli yang baru, yaudah sih alhasil kacamata yang patah itu kamu lem atau menggunakan solasi bening, yah buat sementara sih, yang penting masih bisa digunakan.

Bekti Renggani

Sastra Indonesia | 2014 | Mahasiswi yang suka nonton anime dan makan makanan Jepang

Related Articles

Back to top button
Close
X