Artikel

Mengenal Istilah dan Siklus Apa Saja yang Terdapat Dalam Menstruasi Yuk

Menstruasi adalah salah satu hal yang tak terpisahkan dari kodrat seorang perempuan. Hampir setengah dari kehidupan dunia seorang perempuan akan dibersamai oleh kehadiran menstruasi. Banyak hal yang akan dirasakan oleh perempuan ketika menstruasi datang, mulai dari rasa sakit yang tak tertahankan atau bahkan rasa lega karena akhirnya bisa menstruasi setelah sekian lama siklus menstruasinya tidak lancar dan masih banyak reaksi-reaksi lain. Sebelum kita membahas lebih dalam mengenai menstruasi, kita ulas dulu tentang definisi dari menstruasi yuk!

Menurut halodoc, Menstruasi atau haid atau kadang juga disebut sebagai datang bulan adalah pendarahan uterus secara periodik dan siklus yang normal terjadi pada wanita yang telah puber. Proses ini pun terjadi dengan disertai pelepasan endometrium. Menstruasi pertama kali terjadi pada perempuan ketika memasuki masa remaja yaitu pada usia 8 sampai 12 tahun. Namun. Menstruasi pertama ini pada setiap perempuan tidak sama, bisa di awal umur remaja atau bahkan bisa diatas 12 tahun. Meskipun awalnya tidak sama, pada usia sekitar 18 tahun menstruasi pada perempuan biasanya sudah terjadi secara rutin atau teratur. Menstruasi terjadi sekitar 7-14 hari pada kebanyakan wanita. Meski demikian, tidak semua wanita mengalami siklus yang sama. Siklus mentruasi terkadang bisa datang lebih cepat atau lebih lambat, dengan perbedaan yang berkisar antara 21 hingga 35 hari.

Siklus menstruasi terbagi menjadi empat fase yakni Fase menstruasi, Fase Folikular, Fase Ovulasi dan Fase Luteal. Penjelasan mengenai masing-masing siklus tersebut yaitu :

1. Fase Menstruasi

Pada fase ini diproduksi hormon FSH yang akan memicu berkembangnya folikel dalam ovarium. Hormon FSH dihasilkan oleh kelenjar pituitari atau kelenjar hipofisis. Dinding rahim akan luruh dan terjadilah menstruasi. Fase menstruasi ini terjadi ketika sel telur tidak dibuahi sehingga tidak terjadi kehamilan. Nah kondisi ini menyebabkan dinding uterus yang mengalami penebalan pada fase-fase sebelumnya untuk mempersiapkan terjadinya kehamilan, tidak lagi diperlukan oleh tubuh.

Baca Juga  Mencetak Kartu Nama Online Di Printerous Mudah, Murah, Dan Berkualitas 

2. Fase Folikular

Pada tahap ini, ovarium akan memproduksi folikel yang berisi sel telur. Pertumbuhan dari folikel ovarium kemudian akan menyebabkan endometrium menebal. Rentang waktu yang terjadi pada fase ini menentukan lama siklus menstruasi seorang perempuan nantinya.

3. Fase Ovulasi

Pada fase ovulasi ini sel telur akan dilepaskan dan dibuahi. Sel telur ini akan terus bergerak sampai menempel pada dinding rahim. Apabila tidak dibuahi, sel telur ini akan mati. Namun jika dibuahi, akan terjadilah kehamilamn.

4. Fase Luteal

Folikel yang telah melepaskan sel telur akan berubah mejadi korpus luteum. Sel telur yang telah diovulasi akan ditangkap oleh fimbriae akan bergerak menuju tuba fallopi. Apabila saat itu sel telur tidak dibuahi oleh sperma maka akan dikirimkan sinyal tertentu pada korpus luteum untuk tidak memproduksi hormon estrogen dan progesteron. Dengan demikian, pada fase ini jumlah hormon estrogen dan progesteron menyebabkan jaringan dinding penyusun rusak dan pembuluh darah yang ada pada dinding rahim pecah sehingga terjadilah menstruasi.

Menstruasi pada perempuan ini tidak selamanya akan perempuan rasakan. Akan ada masa dimana perempuan akan memasuki masa menopause. Menopause adalah masa dimana berakhirnya siklus menstruasi. Menopause merupakan proses alami yang akan perempuan rasakan ketika memasuki usia yang semakin menua. Seiring  bertambahnya usia tersebut, indung telur akan semakin sedikit memproduksi hormos kewanitaan. Sehingga, indung telur lama kelamaan tidak lagi melepaskan sel telur dan menstruasi pun akan berhenti. Biasanya, seorang perempuan akan mengalami fase ini pada usia 45 sampai 55 tahun. Tanda ketika perempuan akan memasuki masa ini yaitu sudah tidak mengalami menstruasi minimal 12 bulan, kuantitas darah menstruasi yang lebih sedikit atau bahkan lebih banyak, kulit sudah mulai mengering, rambut mulai rontok dan masih banyak tanda-tanda lainnya.

Baca Juga  Kalender Akademik UNY 2018/2019

Menstruasi pada perempuan tidak semuanya akan sama. Entah mengenai volume darah yang berbeda, waktu yang berbeda dan sebagainya. Banyak hal hal yang bisa terjadi dan perempuan semasa terjadinya menstruasi ini. Ada beberapa contoh permasalahan umum yang terjadi dalam menstruasi antara lain seperti Menorrhagia, yaitu volume darah yang berlebihan saat menstruasi. Kemudian ada metrorrhagia, yaitu pendarahan dari vagina yang terjadi pada saat menstruasi. Dan masih ada banyak permasalahan yang sering muncul mengenai menstruasi ini. Kita bisa berkonsultasi lebih dalam lagi mengenai menstruasi atau mengenai masalah kesehatan lainnya ini melalui Halodoc.

Halodoc merupakan aplikasi serta situs web yang berasal dari Indonesia dan bergerak dalam bidang kesehatan. Halodoc didirikan pada tahun 2016 di Jakarta oleh Jonathan Sudharta. Halodoc hadir membawa perubahan yang luarbiasa dalam dunia kesehatan. Konsultasi kesehatan bisa semakin mudah kita dapatkan. Salah satu layanan yang paling populer dari Halodoc ini adalah Halodoc konsultasi dokter. Customer bisa berkonsultasi langsung dengan dokter pilihan yang tentunya sudah tidak bisa diragukan lagi kualitasnya. Customer bisa berkonsultasi dengan dokter ini bisa menggunakan fitur yang disediakan seperti fitur voice, video call atau chat. Kita bisa dapatkan semua kemudahan tersebut melalui Halodoc. Tunggu apalagi? Segera kunjungi situs Halodoc sekarang!

admin

UNY COMMUNITY - Komunitas Mahasiswa dan Alumni UNY - kirim artikel menarik kalian ke redaksi@unycommunity.com, syarat dan ketentuan baca  Disini 

Related Articles

Back to top button
Close
X