intip JurusanPojok #UNYu

Mengenal Lebih Dalam Berbagai Profesi Lulusan Jurusan Akuntansi

Telah menjadi rahasia umum bahwa lulusan seorang jurusan akuntansi memilik berbagai prospek kerja yang menjanjikan. Hal inilah yang menjadi faktor utama jurusan Akuntansi begitu diperebutkan banyak orang, baik dalam maupun luar negeri. Berikut kita akan mengulas beberapa profesi dari lulusan akuntansi :

  1. Akuntan Publik

    Foto : sharedsains.blogspot.com

Akuntan Publik ini menawarkan jasa audit laporan keuangan, pemeriksaan laporan keuangan prospektif, pemeriksaan atas pelaporan informasi keuangan proforma, ulasan laporan keuangan, serta jasa lainnya yang berhubungan dengan akuntansi, manajemen keuangan, perpajakan, dan lainnya. Akuntan Publik memerlukan izin Menteri Keuangan, bersertifikat CPA (Certified Public Accountants), dan menjadi anggota Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) untuk bisa menjalankan jasanya sebagai akuntan publik. Semua persyaratan tersebut sangat penting sebagai bentuk akuntabilitas dan independensi seorang akuntan publik.

Terdapat dua jenis jasa akuntan publik, meliputi atestasi dan non atestasi.  Atestasi merupakan jasa pemberian pertimbangan atau pendapat, seperti jasa review, prosedur, examination atau pemeriksaan, dan audit. Sementara non atestasi tidak ada pendapat maupun bentuk keyakinanan lainnya, seperti jasa perpajakan. Rata-rata gaji bulanan seorang fresh graduate di Kantor Akuntan Publik sekitar Rp4 juta hingga Rp8 juta. Sedangkan untuk posisi senior bisa mencapai Rp8 juta hingga Rp12 juta.

  1. Konsultan Pajak

    Foto : kembar.pro.com

Salah satu indikator kita bisa dikatakan sebagai warga negara yang baik adalah ketertiban kita dalam memnayar pajak pada negara. Baik pajak perorangan maupun pajak badan. Nah, dalam proses kewajiban pembayaran pajak ini tak semua pihak memiliki pemahaman cukup mengenai wajib pajak. Mereka sering kesulitan bahkan tak mengerti tentang kelalaiannya. Dibutuhkan seorang konsultan pajak agar pemenuhan kewajiban pajak terselenggara dengan baik.

Peran seorang konsultan pajak bukan hanya pemberi saran-saran terhadap wajib pajak (WP), tapi juga bisa memberikan jasa pengurusan hak dan kewajiban perpajakan, melainkan jasa kepatuhan, perencanaan, periksa laporan, pendamping dan pemeriksaan, konsultasi, restitusi, dan penyelesaian sengketa pajak.Gaji seorang konsultan pajak sangat beragam, tergantung jenis jasanya dan bekerja untuk perusahaan atau perseorangan.

  1. Auditor Internal

    Foto : wqa-apac.com

Fungsi auditor internal di dalam perusahaan bertugas memeriksa atau mengaudit kinerja manajemen dan memastikan tidak adanya penyimpangan pada laporan keuangan perusahaan. Auditor internat ini terikat dengan satu perusahaan. Auditor internal akan memberikan saran untuk memperbaiki manajemen sebuah perusahaan terutama berhubungan dengan tingkat kepatuhan operasional terhadap sistem pengendalian internalnya, terhadap berbagai regulasi, hingga konsep Good Corporate Governance. Perusahaan di bidang apapun pasti membutuhkan peran internal auditor yang bertugas untuk memastikan hasil laporan keuangan perusahaan sesuai dengan aslinya. Internal auditor juga harus memastikan seluruh manajemen telah melakukan usaha secara efisien dan tidak terjadi penyimpangan.

Profesi internal auditor membutuhkan kejujuran yang tinggi agar tidak terjadi penyimpangan yang dibiarkan begitu saja dalam perusahaan. Fresh graduate akuntansi yang menjadi internal auditor di kota-kota besar bisa digaji mencapai Rp7 juta hingga Rp10 juta per bulannya. Sedangkan untuk perusahaan asing, seorang staff internal auditor bisa digaji di atas Rp10 juta.

  1. Analis Keuangan

    Foto : Jurnal.id

Syarat menjadi seorang financial analyst harus mengantongi gelar CFA atau Certified Financial Analyst keluaran oleh CFA Institute setelah berhasil lulus ujian sebanyak 3 tingkat.Secara spesifik, tugas analis keuangan meliputi penelitian serta analisis terhadap laporan keuangan terkait data atau informasi yang tersampaikan kepada manajer, mengatur dan mengontrol perputaran keuangan dalam setiap unit perusahaan agar tidak melebih budget dan sesuai dengan target perusahaan, serta mempersiapkan laporan keuangan verbal berkala yang akan disampaikan kepada manajer.

Seorang analis keuangan harus menguasai keterampilan dasar, seperti memahami proses pembuatan laporan keuangan, mampu menganalisa laporan keuangan, dan menyusun rencana strategi keuangan (pengeluaran kas, penerimaan kas dan penagihan). Gaji seorang analis keungan atau financial analyst menurut indeed.com sekira 3,6-7 juta untuk fresh graduate.

  1. Credit Analyst

Tugas seorang credit analyst yaitu mengukur kemampuan calon pencari kredit dalam membayar cicilan dan bunga per bulannya. Credit analyst juga lah yang menilai, mengevaluasi, dan mengusulkan nominal pinjaman yang dapat diberikan oleh bank atau perusahaan pembiayaan kepada calon debitur. Seorang credit analyst, baik di bank maupun perusahaan pembiayaan memiliki gaji rata-rata sekitar Rp5,5 juta hingga Rp15 juta per bulan.

  1. Pegawai OJK

    Foto : investasionline.com

Lulusan akuntansi juga bisa bekerja di instansi pemerintah seperti Otoritas Jasa Keunagan (OJK). Namun mengingat proses seleksi yang ketat dan saingan yang harus dihadapi, sebaiknya mahasiswa jurusan akuntansi mulai aktif berorganisasi, mengikuti pelatihan Bahasa Inggris, dan mempelajari hard skill dan soft skill yang relevan mulai dari sekarang jika mengincar untuk bekerja di sana. Selain menmiliki kebanggaan tersendiri, instansi milik pemerintah seperti OJKmenawarkan gaji lebih menggiurkan bagi fresh graduate akuntansi. Bahkan gaji seorang staff di OJK bisa mencapai Rp16 juta per bulannya.

  1. Akuntan Pendidik

    Foto : finansialku.com

Jika kalian enggan untuk bekerja di perusahaan ataupun instansi, maka menjadi seorang pendidik bisa menjadi pilihan. Selain sebagai dosen atau guru, akuntan pendidik juga bisa menjadi seorang konsultan yang mengisi acara seminar keuangan. Atau bekerja dalam lebaga riset yang meneliti masalah atau isu akuntansi yang terjadi dalam masyarakat.

  1. Entrepreneur

    Foto : liputan6.com

Nah, Profesi selanjutnya adalah entrepreneur atau biasa disebut dengan wirausahawan. Ini bisa menjadi pilihan buat kalian yang enggan untuk berkecimpung dalam keterikatan pekerjaan. Mengingat, menjadi seorang wirausahawan adalah pekerjaan yang fleksibel.

Seorang mahasiswa jurusan akuntansi, tidak melulu belajar mengenai angka, tetapi didalam peerkuliahannya, akan mempelajari tentang dunia usaha, pemasaran, manajemen, bisnis,dll yang hal tersebut merupakan bekal yang penting dalam memulai sebuah bisnis. Bayangkan, seorang lulusan akuntansi, mahir dalam hitungan dan bisnis. Menggiurkan bukan? Dan yang perlu digaris bawahi juga, menjadi seorang entrepreneur, berarti kita jadi bos ! dan bisa gajian tiap hari lho ! Salam entreprenur !

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai berbagai profesi akuntan. Yang perlu diingat, kita tidak boleh hanya memandang satu sisi bahwa pekerjaan seorang akuntan akan menghasilkan pundi rupiah yang banyak, akan tetapi ada proses panjang yang harus dilalui dengan banyak pengorbanan dan banyak rintangan. Jadi, tetap semangat dan selalu berusaha keras mencapai cita cita ya.

Baca Juga  Ujian Nasional Boleh Saja Usai, Bukan Berarti Kamu Bisa Santai. Masih Ada Bangku Kuliah Idaman Yang Butuh Diperjuangkan!

Elza Dian Siswanto

Accounting 2018 Yogyakarta State University

Related Articles

Back to top button
Close
X