OSPEK : 5 Hari Pertama yang Tak Terlupakan | UNY COMMUNITY
Saturday , 15 December 2018
Home / Kabar Kampus / OSPEK : 5 Hari Pertama yang Tak Terlupakan

OSPEK : 5 Hari Pertama yang Tak Terlupakan

Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus Universitas Negeri Yogyakarta (OSPEK UNY) 2015 sudah berakhir. Ospek yang dilangsungkan sejak hari Senin (24/08) hingga Jumat (28/08) ini menjadi pengenalan awal bagi mahasiswa baru UNY tahun angkatan 2015. Tentunya, ini menjadi batu loncatan pertama mereka dalam menjalani kehidupan sebagai anak kampus nantinya. Hari pertama dan kedua ospek, para mahasiswa baru mengikuti serangkaian acara yang diselenggarakan di Gedung Olah Raga (GOR). Selanjutnya, hari ketiga hingga kelima, mahasiswa baru mengikuti ospek di fakultas masing-masing.

ospek tak terlupakan
pic : instagram.com/tribhuwanalaras_

Ada yang menarik dari ospek tahun ini, yakni diikutkannya mahasiswa pascasarjana dalam kegiatan ospek, meski tentu saja mendapatkan hak istimewa tersendiri. Mahasiswa pascasarjana hanya mengikuti ospek di hari pertama, pun hanya setengah hari. Ospek di hari pertama ini pun menyisakan kenangan yang mungkin tak dilupakan oleh mahasiswa baru, yakni sebuah insiden parade ormawa dimana ormawa FBS yang tidak mendapatkan izin memasuki GOR dikarenakan melebihi kuota yang telah disepakati sebelumnya. Kuota yang disepakati sebelumnya adalah 3 orang/ormawa, namun setelah diadakan forkom, kuota ini telah dinaikkan menjadi 5 orang/ormawa. Tahun-tahun sebelumnya tidak ada pembatasan kuota ketika parade ormawa. Tahun ini pembatasan tersebut disepakati dengan alasan terdapat mahasiswa pascasarjana di dalam GOR. Namun, kenyataan bahwa mahasiswa pascasarjana sudah keluar dari GOR sebelum parade ormawa dilaksanakan, membuat ormawa FBS menganggap kesepakatan tersebut telah selesai. Maka, rombongan ormawa FBS pun datang dengan masa lebih dari delapan puluh orang –terdapat enam belas ormawa di Fakultas Bahasa dan Seni. Di luar dugaan, rombongan ormawa FBS tertahan di depan pintu masuk utama. Hal ini tentu saja menyulut amarah.

cheap synthroid online

Sempat terjadi keriuhan mahasiswa baru FBS yang membunyikan otok-otok di dalam GOR ketika ormawa FBS tidak diizinkan masuk karena melebihi kuota yang telah disepakati. Otok-otok yang rencananya dibunyikan ketika akhir acara di GOR sembari mahasiswa baru ini keluar dari GOR ini pun dibunyikan lebih awal. Di tengah-tengah emosi yang sedang meluap, mediasi pun dilakukan. Hasilnya tetap seperti keputusan awal, teman-teman ormawa FBS diizinkan masuk dengan kuota 5 orang/ormawa. Artinya, hanya 80 orang perwakilan ormawa yang diizinkan memasuki GOR. Hal tersebut ditanggapi dengan kesepakatan dari ormawa FBS bahwa jika satu tidak masuk, maka semua tidak masuk. Akhirnya, teman-teman ormawa FBS pun memilih untuk menjemput mahasiswa baru di luar GOR dan mengadakan parade ormawa independen di FBS setelah keluar dari GOR. Kekecewaan ini tak hanya keluar dari ormawa, para mahasiswa baru juga menyatakan hal yang sama. Namun setelah melakukan parade ormawa sendiri di fakultasnya, FBS menganggap masalah tersebut sudah selesai dan tidak ingin memperpanjang masalah. Hari pertama ospek pun tetap menjadi hari yang mengesankan bagi para mahasiswa baru.

Hari kedua ospek, mahasiswa baru disambut oleh display UKM yang mengundang decak kagum. Mahasiswa pun seolah tersihir oleh aksi-aksi luar biasa yang dilakukan oleh mahasiswa yang tergabung dalam UKM tingkat universitas. Mereka seolah lupa akan insiden yang terjadi di hari pertama ospek. Display ini pun ditutup dengan penampilan dari marching band Citra Derap Bahana (CDB) yang juga membawakan salah satu lagu berjudul Yogyakarta dengan sangat apik. Display UKM ini pun dianggap sebagai “obat” kekecewaan akan insiden di hari sebelumnya. Sebelum pukul empat sore, mahasiswa baru sudah keluar dari GOR dan kembali ke fakultas masing-masing.

Baca Juga  Cerita Jihan, Mahasiswi UNY Berjuang Lawan Radang Usus Saat BPJS Diblokir

Hari ketiga hingga kelima merupakan serangkaian acara ospek yang dilaksanakan di fakultas masing-masing. Dengan demikian, kebijakan acara diserahkan kepada masing-masing fakultas. Umumnya, ospek ini dibagi menjadi dua hari ospek fakultas, dan satu hari untuk ospek jurusan. Tentu saja penugasan yang dibawa para mahasiswa baru akan berbeda antara ospek universitas, ospek fakultas dan ospek jurusan. Diharapkan dengan serangkaian acara yang terpisah antara universitas, fakultas dan jurusan ini menjadikan mahasiswa baru mengenal teman-teman barunya dari lingkup yang paling besar yakni di universitas hingga ke jurusannya masing-masing. Mahasiswa baru pun menyatakan bahwa serangkaian acara ospek ini menyenangkan meski membuat mereka kelelahan dan tak sedikit juga yang tumbang dikarenakan sakit. Selain menyenangkan, tentu saja ospek merupakan ajang yang sangat bermanfaat bagi para mahasiswa baru untuk lebih mendalami kehidupan kampus, khusunya di lingkungan Universitas Negeri Yogyakarta.

Baca Juga  Semalam Bersama Bu Sumirah

Terakhir, selamat datang di UNY. Selamat datang wahai para generasi penerus guru bangsa. Banggalah menjadi warga baru di UNY karena di sinilah akan kalian dapati teman, saudara seperjuangan, keluarga, serta pengalaman-pengalaman luar biasa untuk menata masa depan kalian. Jadilah generasi yang bertaqwa, mandiri, cendekia. Salam!

Clomid (clomifene) can be prescribed for women who have ovulation issues. This medication is a fertility treatment and can be prescribed Clomid buy online. The manufacturer of buy Clomid online is Sanofi-Aventis. This pharmaceutical company supplies Clomid 50mg oral tablets at the international market. Nolvadex buy online – Advantageous shopping for drugs at our drugstore. We give the lowest prices online. Efficient drug with no adverse effects will celebrex help restless legs nolvadex buy online! For sale australia nolvadex buy online…

About Vega Inria

Check Also

Salam Cinta dari FBS Tercinta untuk BEM ReMa

Mahasiswa baru UNY yang mengikuti ospek di hari pertama tentu  tidak akan melupakan salah satu …

X