OpiniPojok #UNYu

RENUNGAN BERSAMA: Urgensinya Memberi Ruang Untuk Diri Sendiri

Pernah mendengar ungkapan “Berdua lebih baik”? Apakah jawaban “Yes” menjadi mutlak untuk menjawab ungkapan tersebut? Jelas belum tentu ya. Bagi sebagian orang, justru ungkapan “Sendiri lebih baik” akan lebih terasa bijak, cool, dan dewasa. Berkenaan dengan hal tersebut, monggo simak beberapa hal berikut yang perlu kamu ketahui mengapa memberi ruang untuk diri sendiri itu penting.

Menyendiri

1. Menenangkan hati dan pikiran

Bersendirilah di waktu yang tepat. Seperti apa waktu yang tepat itu? Jawabannya jelas ada pada diri masing-masing. Waktu yang tepat untuk me time misalnya, saat berada di puncak kerumitan hidup. Saat di mana berbagai emosi dan kendali diri menjadi tidak stabil. Dalam posisi demikian, tidak menutup kemungkinan orang-orang sekitar bisa menjadi imbas salah sasaran akibat emosi yang tak terkendali. Melalui aktivitas me time ini diharapkan seseorang bisa menenangkan hati dan pikiran walau hanya sehari saja.

Baca Juga  Inilah Cara Cek Data Mahasiswa di PDPT DIKTI

 2. Menetralkan berbagai perasaan dengan berserah diri pada Sang Pencipta

Aktivitas me time tidak harus menunggu momen terguncang dulu ya, gaes. Kapan pun momennya, sah-sah saja dilakukan kok asalkan pada akhirnya ada kepuasan tersendiri yang bisa didapatkan. Yes, langkah menetralkan berbagai perasaan dengan berserah diri pada Sang Pencipta merupakan salah satu wujud me time yang dapat memuaskan diri sendiri.

 3. Memikirkan solusi terbaik untuk suatu masalah yang sedang dihadapi

Bagi sebagian orang yang bijak, akan memilih momen sendiri dulu saat sedang menghadapi suatu masalah, berat ataupun ringan. Pemikiran rasional dan mengesampingkan perasaan bisa lebih cepat didapatkan saat seseorang berpikir dalam keadaan sendiri. Tentunya aktivitas tersebut harus didukung dengan niat kuat yang positif dan benar-benar ingin mencari solusi atas suatu masalah dengan menyendiri untuk beberapa waktu.

Baca Juga  Rahasia Awet Muda Menjadi Guru

 4. Sengaja menjauhi keramaian agar jiwa tidak bosan

Tidak dapat dipungkiri bahwa sesekali jiwa merasa bosan dengan aktivitas yang itu-itu saja, pemandangan yang tidak berubah, dan keramaian yang monoton. Piknik jiwa tidak melulu mesti berdestinasi ya. Menyendiri agar jiwa tidak bosan pun tidak kalah syahdu kok.

Sedemikian urgen memberi ruang untuk diri sendiri dengan melihat aspek apa yang ingin diselamatkan. Mari merenung.

Dy Zhisastra

Saya menyayangi mereka yang menyayangi saya | Pegiat Sastra Universitas Negeri Yogyakarta

Related Articles

Back to top button
Close
X