JogjakuKuliner

Mencoba Sensasi Ngopi ala Sinyo dan Noni di Kopi Kumpeni!

Tidak jauh dari pusat keramaian dan jantung pariwisata ikonik kota Yogyakarta ,tepatnya di daerah yang masuk wilayah Kauman, terdapat sebuah kedai kopi unik. Terlihat dari jalan sebuah bangunan bergaya vintage kolonial Belanda, begitu menjajakan kaki suasana apik dan adem langsung menyeruak. Kumpeni Coffe and Ice Cream, namanya. Kami datang menjelang sore hari, dimana menurut kami adalah waktu yang cukup tepat untuk menjajal romantika dan suasana menjadi “anak indie”. Menu utama yang tersedia berupa seputaran kopi tentunya dan juga es krim. Destinasi ini tidak ada salahnya untuk kamu coba ketika bertandang ke Yogyakarta,  simak berikut ini lampiran ceritanya !

  1. Lokasi Kopi Kumpeni, tidak jauh dari Nol Kilometer Yogyakarta!

Kumpeni Coffe and Ice Cream tertulis beralamat secara resmi di Jalan Nyai Ahmad Dahlan No 32, Notoprajan, Ngampilan, Daerah Istimewa Yogyakarta. Menempati sebuah bangunan asli khas jaman kolonial Belanda tahun 1932 , oleh pemilik kemudian dirapihkan dan di tata sedemikian rupa. Lokasinya yang berada di pinggir jalan dapat dengan mudah kamu temukan melalui plakat nama berwarna hijau yang terpampang di sudut depan bagian atas kedai.

foto : ig @kumpeni.coffee

Kopi Kumpeni “Kauman” : Dari RS PKU Muhammadiyah jalan terus ke barat lalu ke arah kiri (selatan) ,pada belokan kiri pertama Jalan Nyai Ahmad Dahlan masuk sampai kira-kira 100 meter ,kedai di kanan jalan.

Dilansir dari Facebook Kumpeni Coffe

  1. Kumpeni Kopi Kapan Buka ? Menu apa saja yang tersedia disana ?

Kumpeni Kopi buka mulai pukul 11 siang hingga kisaran dini hari pukul 1 malam. Menu yang tersedia tidak hanya melulu kopi, sehingga aman bagi kamu yang tidak cukup kuat  minum varian kopi –kopian. Ada es coklat, es krim yang lembut hingga smothies dan teh. Berdasarkan hasil penelusuran kami, tempatnya cukup cozy dengan set lampu yang temaram. Tempatnya cocok juga untuk nugas. Adapun jika ingin melihat suasana luar kamu bisa memilih tempat  terang dekat jendela kayu yang lebar dan besar khas bangunan kolonial Belanda.

Baca Juga  Lagi  Di Jogja? 6 Tempat ini akan Membuat Momen Pergantian Tahunmu Jadi Istimewa
foto : Mamoru Chiba

Dari informasi yang berhasil dihimpun ,tim redaksi mendapatkan informasi bahwa tersedia dua ruangan yaitu di beranda depan untuk smooking dan ruangan dibalik pantry untuk ruangan non smoking yang baru bisa di gunakan sehabis magrib. Untuk informasi lebih lanjut silahkan follow di instagram @kumpeni.coffe

Disini tersedia jenis minuman kopi mulai dari espresso, single origin, arabika, robusta dan tak lupa kopi dengan kearifan lokal dari beberapa penjuru Nusantara seperti Aceh Gayo dan Temanggung !

  1. Ulasan Singkat Kumpeni Kopi mulai dari Suasana hingga Harga ! Bagaimana hasilnya ?

Kala kami menyambangi kedai ini, suasana ramai berpadu nuansa klasik  yang begitu kentara. Foto-foto khas tempo dulu terpajang di sudut ruangan dan tertata apik di sebuah meja. Di dinding banyak pula terpasang ornamen dan lukisan–lukisan yang makin menambah semarak. Bahkan, ada pula di balik pintu penghubung beranda depan dengan ruang tengah koleksi buku-buku yang disusun di sebuah rak buku besi khas kolonial. Tempat ini juga tidak hanya menjajakan kopi sehingga apabila hendak membawa anak kecil bisa memilih opsi pancake, smothies dan es krim yang dibanderol mulai range 5 ribu,15 ribu untuk kudapan hingga range maksimal 32 ribu rupiah.

Baca Juga  Ini Dia Surga Berbelanja Jilbab Di Jogja Harga Mahasiswa Banget!
foto : ig @kumpeni.coffee

kami mencicipi kudapan pendamping berupa pancake dengan es krim vanila bersaus gula dan kentang goreng dengan porsi yang cukup banyak, ciamik dan rekomended !

  1. PENUTUP : Ada “BitterBalen” Makanan Ala Belanda hingga Teh Lemon yang hangat namun bersahaja

Berawal dari para pemilik Kedai ini yang suka berkumpul untuk berdiskusi sembari minum kopi inilah tercetus ide membuka coffeshop untuk memenuhi permintaan pasar tentang hasrat minum kopi . Seperti yang sudah disinggung sebelumnya , range harga yang cukup seimbang dengan isi kantong pada kisaran 5 ribu , ditambah tersedianya menu khas Belanda yang populer di Indonesia bernama Bitterbalen menambah daya tarik tersendiri.

foto : ig @kumpeni.coffee
  • Bitterbalen “ Si Kroket Belanda” hingga Makaroni Schotel siap memanjakan perutumu ,ditambah matcha atau teh lemon ?! NIKMAT !

Kumpeni Coffe and Ice Cream bisa menjadi pilihan menarik tempat njajan dan minum kopi bak Sinyo dan Noni. Tertarik dengan suasana klasik seperti ini ?

Tentrem Restu Werdhani

Alam Terkembang Djadi Guru 🌻 Bisa diikuti potret kegiatannya di @pramudhiyawardhani

Related Articles

Back to top button
Close
X