Pojok #UNYu

Mengenang Kembali Kebiasaan Waktu Kecil Saat Bulan Ramadhan

Hai, #UNYu. Pernah mengalami kebiasaan masa kecil saat ramadhan atau bahkan kenakalan-kenakalan yang direstui? Sanggup mengenangnya kembali? Kejadian-kejadian yang telah berlalu dan terkadang membuat kita tersenyum-tersenyum sendiri tentu tidak begitu saja dengan mudah dilenyapkan dari memori ingatan ya, gaes. Yuk, kenang kembali kebiasaan waktu kecil saat bulan ramadhan berikut ini.

1. Euforia Malam Sahur Pertama

sahur
pic : pds.exblog.jp

Bagi kebanyakan anak yang tinggal di daerah bukan kota, malam sahur pertama jelas begitu sangat mengasikkan. Bagaimana tidak? Anak-anak begitu antusias mengikuti arak bedug dan menggemakan suara teriakan sahur ke berbagai sudut ditambah pelengkap sirine  yang membangunkan warga untuk sahur. Tidak ada simbol kelelahan terlihat. Kegiatan ini jelas menambah sensasi euforia malam sahur pertama yang sesungguhnya. Dan di malam-malam sahur berikutnya biasanya tidak begitu disambut baik oleh anak-anak. Hal ini dibuktikan dengan fakta sulitnya dibangunkan saat sahur tiba.

2. Buka Puasa Diam-diam

Berbuka-Puasa-Saat-Dzuhur-
pic : boombastis.com

Yang dirasakan anak kecil saat puasa adalah masih sebatas hasrat rasa haus dan lapar. Dan jika rasa-rasa itu hadir, maka jiwa-jiwa cerdik polos tidak begitu saja bisa dihilangkan dari naluri. Maka, muncullah aksi minum diam-diam, atau bahkan makan diam-diam yang dilakukan di siang bolong. Tenang, tidak ada yang mengetahui kok, selain Tuhan dan kamu. Iya, kamu.

Baca Juga  Yuk Belajar Broadcasting dan “Express Your Mind” Bersama Magenta Radio

3. Buku Kegiatan Ramadhan

buku ramadhan
pic : indonetwork.co.id

Sebelum puasa, biasanya pihak sekolah akan antusias membagikan buku kegiatan ramadhan sebagai bentuk tugas takwa siswa selama bulan ramadhan. Buku tersebut tak ubahnya seperti saksi hidup bahwa kita telah sebenar-benarnya melakukan perwujudan ibadah pada Tuhan. Mulai dari puasa, tarawih, ceramah ramadhan, hingga momen shalat ied fitri pun tak luput dari catatan di buku kegiatan ramadhan. Seringkali merasa malas untuk mengisi di bagian ceramah ramadhan. Ya kan? Atau di bagian lain? Haha.

baca juga : Mau Ngabuburit Asyik? Kunjungi 5 Spot Berikut Ini

4. Tarawih Ceria

trwaih
pic : boombastis.com

Momen awal tarawih menjadi begitu berharga hingga masjid penuh sesak sampai ke luar-luar, teras-teras, bahkan halaman-halaman. Tidak sebatas itu, saat berlangsungnya shalat tarawih pun suara mercon dan kembang api dinyalakan. Ditambah lagi suara tangis balita dan kejailan lain dari anak kecil yang tidak luput dari nuansa tarawih ceria. Menginjak hari berikutnya maka, kapasitas masjid menjadi longgar tidak seramai momen awal tarawih. Dan yang masih ramai tetaplah suara mercon dan lain-lain yang menjadi khas kenakalan masa kecil yang direstui.

Baca Juga  Haruskah, Nama Pasangan Ada di Halaman Persembahan Skripsi?

5. Malam Takbir Lebaran VS Angpau Lebaran

takbir keliling
pic : static.inilah.com

Semarak kembali terasa saat malam takbir lebaran tiba. Apalagi di daerah bukan kota yang masih antusias dengan momentum takbir keliling. Anak kecil menjadi objek yang tidak bisa begitu saja dieliminasi dalam momen ini. Teriakan, tawa, bahkan tangisan bersebab hal sepele dari anak kecil pun menjadi kejadian unik tersendiri saat malam takbir. Momen yang tidak kalah menarik adalah angpau lebaran yang biasanya dibagikan saat lebaran.

Rindu? Sama, gaes. Rindu kita sama besar sama hebat sama dahsyat.

Dy Zhisastra

Saya menyayangi mereka yang menyayangi saya | Pegiat Sastra Universitas Negeri Yogyakarta

Related Articles

Back to top button
Close
X