Mahasiswa BangetPojok #UNYu

Menjadi Aktivis Kampus? Why Not! Justru Inilah Kelebihan Menjadi Seorang Aktivis

“Aktivis kampus itu cuma untuk mereka yang berpotensi, yang vokal dalam komunitasnya, yang suka debat, yang kritis, yang, yang, yang….” Hai gaes, pernah denger alasan-alasan yang semacam itu gak sih ketika seorang mahasiswa enggan untuk menjadi aktivis kampus? Silakan beralasan, yang penting, jangan menghakimi mereka yang enggan jadi aktivis kampus, ya? Justru, cukup dengan 3 rangkuman berikut kamu bisa mematahkan alasan tersebut, alias berani mengambil keputusan untuk menjadi aktivis kampus. Simak.

Ini tentang Konsep Memanusiakan Diri Sendiri dan Orang Lain

bem rema uny

Apa yang lebih berharga dalam hidup ini selain daripada _____salah satunya_____ adalah bermanfaat untuk orang lain dan sekitar? Tidak diragukan, kontribusi aktivis kampus amat berharga nilainya, baik itu untuk diri sendri, orang lain, dan kampus itu sendiri. Bayangkan, jika organisasi kampus dibungkam, mengembangkan potensi dibatasi, dan ujungnya, aktivis kampus seperti benda mati. Selain itu, menjadi aktivis juga melatih diri untuk bisa multitasking. Manajemen waktu, pikiran, dan konsentrasi mesti proporsional sesuai kebutuhan. Dari organisasi kampus yang diikuti, terdapat edukasi soft skill yang positif untuk bisa mengkader generasi berikutnya. Inilah yang disebut konsep memanusiakan diri sendiri dan orang lain, gaes.

Relasi yang Luas Akan Mendatangkan Banyak Manfaat

bem ft

Dalam organisasi, jelas akan melibatkan beberapa orang bahkan banyak orang. Menjadi aktivis kampus level jurusan saja sudah bisa menambah relasi, apalagi level universitas bahkan ekstra kampus, gaes. Jelas akan teras lebih menarik dan menantang jika level organisasi itu makin luas. Namun, tanggung jawab yang diemban juga makin berat. Apapun level organisasi yang dipilih, intinya, tetap akan memperluas relasi. Contoh peristiwa. Teman seorganisasi membutuhkan guru les fisika. Kamu yang berasal dari jurusan fisika dan sedang membutuhkan tambahan uang untuk bayar kost, jelas besar kemungkinan akan mengambil peluang itu kan? Selanjutnya, murid didikmu itu mempromosikan ke temannya yang lain dan berlanjutlah jenjang karirmu sebagai guru privat. Inilah kekuatan memiliki banyak relasi yang didapatkan saat menjadi aktivis kampus, gaes. Mewujudkan perkara yang tak terduga.

Baca Juga  Setelah Menjadi Mahasiswa Baru Masih Bingung Apa Yang Harus Dilakukan? Simak Tips Jitu Ini!

Mungkin Cukup Perasaan Saja yang Dipendam, Minat dan Bakat, Jangan! Sungguh, Jangan!

Temu perdana BEM FE 2014

Menjadi aktivis kampus merupakan langkah awal untuk melatih diri agar menjadi sadar pada minat dan bakat diri yang sesungguhnya. Organisasi adalah wadah untuk mengembangkan minat dan bakat tersebut, dan pastikan tidak ada lagi minat dan bakat positif lain yang terpendam. Karena telah paham bagaimana mengembangkan minat dan bakat yang sesungguhnya, maka selepas lulus, biasanya si aktivis kampus ini gak diribetkan dengan pertanyaan retoris “mau ngapaian?” Secara, mereka sudah sadar diri kok. Skill sudah ditempa sewaktu menjadi aktivis kampus. Tinggal memilih pekerjaan yang sesuai passion saja.

Baiklah. Sesungguhnya, menjadi aktivis kampus bukanlah pekerjaan yang merugi. Hidup Mahasiswa!! Salam.

Baca Juga  Hidup Lebih Asyik Tanpa Ucapan yang Menyakiti Orang Lain

Dy Zhisastra

Saya menyayangi mereka yang menyayangi saya | Pegiat Sastra Universitas Negeri Yogyakarta

Related Articles

Back to top button
Close
X