Mahasiswa BangetPojok #UNYuUNY Banget

Pentas Kolaborasi dan Kethoprak: Bukti Kreativitas Mahasiswa FBS UNY di Masa Pandemi

Pandemi seringkali dijadikan alasan seseorang untuk melakukan suatu aktivitas dan kreativitas. Hal ini juga dilakukan oleh beberapa organisasi kemahasiswaan yang berada di Fakultas Bahasa dan Seni UNY. Mereka tetap menyalurkan kreativitas mereka selama pandemi ini. Beberapa organisasi kemahasiswaan yang ada di FBS UNY mampu menampilkan beberapa karya saat pandemi. Mereka tetap berani tampil di masa pandemi, tetapi tetap dengan mematuhi protokol kesehatan.

Pentas Kolaborasi FBS UNY (Sumber: YouTube Channel Fakultas Bahasa dan Seni UNY)

Diawali dengan pembukaan Pentas Kolaborasi FBS UNY, para mahasiswa yang terhimpun dari HIMA, BEM FBS UNY, dan Sangkala berani menggelar pertunjukan setelah lama vakum. Pentas Kolaborasi yang dipimpin oleh Aris Romadhan (Mahasiswa Sastra Indonesia) ini bertujuan menyelenggarakan pentas skala internasional. Bagaimana bisa dikatakan skala internasional? Karena dalam Pentas Kolaborasi FBS UNY ini akan ditayangkan secara streaming melalui YouTube. Penonton tidak perlu datang ke lokasi pertunjukkan, melainkan hanya perlu duduk di rumah menggunakan ponsel dan dapat diakses secara internasional.

Baca Juga  Hai, Maba! Semoga Hari Awal Kuliahmu Mempesona!

Sutradara Pentas Kolaborasi FBS UNY, Noverico (Mahasiswa Sastra Indonesia), mampu mengolaborasikan kru pentas dan pemain dari berbagai HIMA, BEM FBS, dan Sangkala. Mereka bersatu padu untuk menggelar Pentas Kolaborasi FBS UNY. Noverico menulis naskah drama tersebut dengan memadukan antara konsep tradisional dan modern. Menurut Noverico, Pentas Kolaborasi FBS UNY digelar untuk menciptakan perasaan senang. Tentu saja mahasiswa FBS UNY yang terkenal dengan kesenian akan merasa ada yang kurang jika vakum terlalu lama dalam berkreasi.

Pagelaran tak berhenti pada Pentas Kolaborasi FBS UNY, Kamasetra UNY juga berhasil menggelar Pentas Kethoprak. Organisasi Kamasetra yang bergerak di bidang tari, karawitan, teater tradisi, dan pedhalangan ini mampu menampung minat dan bakat para mahasiswa UNY. Mayoritas mahasiswa yang masuk dalam Kamasetra UNY adalah mahasiswa FBS UNY, tetapi ada juga yang berasal dari fakultas lain.

Baca Juga  Keuntungan Tersembunyi dari Email Student UNY

Pentas yang digelar Kamasetra UNY ini naskahnya ditulis oleh Kartiko Prianggoro dengan judul “Satyawada”. Pentas Kethoprak ini juga akan ditayangkan melalui akun YouTube Kamasetra UNY. Meskipun ada beberapa penonton yang menikmati pertunjukan secara langsung di lokasi pementasan, tetapi panitia juga membatasi jumlah penonton. Hal tersebut karena bersamaan dengan adanya masa pandemi agar pentas bisa tetap berjalan dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Pentas Manggar Kethoprak (Sumber: YouTube Channel Kamasetra UNY)

Ada banyak sekali sebenarnya kegiatan mahasiswa yang kreatif, tetapi dua pentas tersebut bisa dijadikan sebagai acuan untuk tetap berani berkarya di masa pandemi dengan memperhatikan protokol kesehatan, misalnya seperti acara rutin yang digelar oleh organisasi Sangkala, KMSI UNY, HIMA PBSI, dll. Mereka tetap menyalurkan minat dan bakat mereka selama masa pandemi. Hidup tanpa kesenian mungkin akan menjadikan hidup terasa hampa bagi mereka. Untuk itu, mereka berani melakukan inovasi untuk berkreasi di masa pandemi.

Related Articles

Back to top button
Close
X