Mahasiswa BangetPojok #UNYu

Salahkah Jika Mahasiswa Naksir Dosen? Bukankah Cinta Itu Fitrah?

Cinta. Ah, tema cinta selalu menarik untuk dikupas karena ranah cinta itu luas. Cinta pada diri sendiri, keluarga, sesama, alam, lawan jenis yang kadang berlatar belakang impossible. Luas, gaes. Fine. Seperti disinggung tadi bahwa adakalanya cinta jatuh pada orang yang dianggap impossible untuk bisa mendampingi hati. Mahasiswa naksir ke dosen misalnya. Salahkah? Bukan salah atau benarnya dalam hal ini ya, gaes. Kasus mahasiswa naksir dosen tersebut membawa dampak tertentu lho bagi mahasiswa itu sendiri. Ini dampak yang berpotensi terjadi, gaes. Simak.

dosen

Semangat Kuliah

Kehadiran cinta itu membawa efek semangat melakukan aktivitas positif, dalam hal ini jadi rajin kuliah. Presensi mendadak full di satu semester untuk semua mata kuliah. Tidak ada coretan silang merah dari dosen. Muncul di kampus akan menambah potensi bertemu, saling sapa atau senyum mungkin, atau yang agak nakal, sesekali curi-curi pandang. Berasa putih abu-abu banget ya, gaes. Hahaha.

Baca Juga  Disadari Atau Tidak, Hal Berikut Membuat SKRIPSIMU Jadi Lama

Mendadak Vokal di Kelas

Entah hormon apa yang sedang agresif bereaksi, ketika naksir dosen, mahasiswa yang bersangkutan berpotensi menjadi makhluk yang mendadak vokal di kelas. Vokal atau kritis atau kurang perhatian, gak tau apa motifnya. Asal vokalnya masih dalam taraf wajar sih gak masalah ya, gaes. Tapi kalau sudah level alay berlebihan, mending dirukyah, kasian juga soalnya kalau sampai lupa daratan.

baca juga : 10 Dosa Turun Temurun Mahasiswa

Menjadi Lebih Rajin Nugas

Menjadi lebih rajin nugas jelas salah satu dampak yang bernilai manfaat tinggi ya, gaes. Hal itu bisa saja terjadi lho. Apalagi kalau dapat tugas dari dosen yang ditaksir. Bisa-bisa selesai digarap hari itu juga dan gak pake tuh yang namanya rumus nugas di momen the power of kepepet. Yes gaes, karena cinta itu kadang sulit dimengerti dengan akal sehat jika sudah mampu mengubah sifat maupun kebiasaan si pelaku cinta itu sendiri. The power of love gitu deh.

Sering Melamun

Orang yang didera cinta, apalagi cinta sama dosen sendiri, berpotensi menjadi pribadi yang mendadak sering melamun. Banyak hal bisa saja dipikirkan yang berujung pada pertanyaan retoris, “Salah ya kalau mahasiswa naksir dosen?”

Baca Juga  [Mungkin] Ini Alasan Orangtuamu Belum Mau Kenal dengan Orangtua Calon Pasanganmu

Sekali lagi, kejadian mahasiswa naksir dosen itu bukan untuk dirutuki. Pandailah bersikap dan menempatkan diri saja karena soal cinta itu adalah fitrah dan hak bagi manusia. Selamat mencintai

Dy Zhisastra

Saya menyayangi mereka yang menyayangi saya | Pegiat Sastra Universitas Negeri Yogyakarta

Related Articles

Back to top button
Close
X