Mahasiswa BangetPojok #UNYu

Terungkap, Inilah Hal yang membuat Mahasiswa Sangat Cepat Lapar

To the point saja ya? Berikut saya paparkan berbagai alasan mengapa mahasiswa mempunyai kecenderungan sangat mudah lapar? Tentunya ini hanya sebuat subyektivitas penulis yang didapat dari pengamatan saja. Jadi, jika ada yang salah, mohon maklum dan sangat diharapkan komentarnya ya? Alasan mahasiwa memiliki kecenderungan sangat cepat atau mudah lapar, yaitu:

lapar
pic : redio.in

1. Terlalu sering mikir

Apa yang kalian lakukan selesai mendengarkan perkuliahan? Ngobrol atau berjalan keluar kelas menuju kantin? Sebagian besar mahasiswa akan memilih opsi kedua. Hal tersebut karena, walaupun badan tidak bergerak, tapi energi di tubuh tetap akan terkuras oleh otak yang berpikir cukup keras salama kurang lebih 90 menit. Berpikir keras belum tentu karena memperhatikan kuliah yang diberikan oleh dosen, lho. Menahan kantuk pun bisa memaksa otak untuk tetap bekerja. Karena saat itu pikiran akan berusaha keras bagaimana membuat mata kita agar tetap terjaga. Sekalipun akhirnya kalian akan tertidur, tetap saja saat bangun, kebanyakan dari kalian akan langsung merasakan lapar. “Malas” itu juga sebenarnya membuat kita lapar. Jangan heran kalau kalian melihat orang malas sering sekali “ngemil”. Itu adalah pekerjaan yang bisa membuat hati mereka sedang.

Baca Juga  RENUNGAN BERSAMA: Urgensinya Memberi Ruang Untuk Diri Sendiri

 2. Terlalu banyak omong

Berapa waktu yang kalian butuhkan untuk sekali berbicara atau mengobrol dengan teman-teman kuliah? Dengna berbicara, maka kita juga sudah pasti menggunakan otak untuk berpikir, mengingat, dan mengolah data. Selain itu, ketika berbicara, kita juga akan mengeluarkan gas yang ada dari dalam tubuh kita. Maka tak jarang, setelah berbicara atau mengobrol, kita akan mudah untuk merasa lelah dan lapar. Pada tingkat ini, memang tingkat cepat lapar lebih tinggi daripada kita yang hanya berpikir tanpa mengeluarkan kata-kata dari mulut seperti nomor 1. Juga, selain makannya yang cukup banyak, namun banyak dari mereka yang tidak teratur dalam makan. Namun, mereka mengatasi dengan “ngemil” untuk menjaga perut agar terhindar dari maagh karena banyaknya gas yang dikeluarkan dari mulut saat berbicara (juga menjaga bau mulut yang kering). Jangan heran kalau para pejabat, pelawak, dan pengisi seminar bayarnya tinggi dalam sekali berbicara.

 3. Terlalu banyak bergerak

Anda anak jurusan olahraga? Anda mudah lapar dan porsi makan anda lebih banyak dari yang lain? Jangan heran karena memang tenaga kalian habis untuk aktivitas fisik. Yang berbeda adalah, mahasiswa yang banyak gerak tidak memiliki kecenderungan untuk “ngemil” karena kebanyakan dari mereka tak punya waktu dan tempat yang nyaman untuk melakukan kegiatan yang terkesan santai itu.

Baca Juga  Zero Waste, Alternatif Pilihan Gaya Hidup Kekinian

4. Terlalu banyak mikir, omong, dan bergerak

Mahasiswa jenis ini adalah biasanya aktivis kampus. Mereka terlalu banyak mikir, banyak omong, juga banyak bergerak. Memikir yang tidak dipikirkan oleh mahasiswa lainnya, banyak omong karena sering melakukan diskusi bahkan orasi, juga banyak bergerak karena memiliki jam terbang tinggi untuk melakukan kegiatan organisasi yang hampir tidak bisa berhenti di sore hari dan hampir setiap hari. Mahasiswa jenis ini jelas akan sangat mudah sekali merasa lapar. Selain menjalani perkuliahan, mereka juga menjalani rutinitas yang sangat menguras tenaga dan pikiran seperti di organisasi. Maka, jika kalian menemukan orang yang sangat mudah lapar, suka ngemil, dengan kriteria latar belakang suka mikir, suka ngomong, dan sering bergerak (banyak kegiatan), hampir pasti mereka adalah aktivis kampus. So, bagi kalian yang memiliki teman seperti itu, hiburlah mereka dan ingatkan mereka untuk tetap menjaga kesehatan tubuh. Jangan sampai kurus, juga jangan sampai lemak menumpuk berlebih. Karena keduanya adalah merupakan tanda stress.

Libriana Candra

Mahasiswi Pendidikan Sosiologi |Menulis, Backpacking |amarisdaren.blogspot.com

Related Articles

Back to top button
Close
X