JogjakuWisata

Ingin Menikmati Sunset dari Ketinggian? Paralayang Watugupit Jawabannya!

Paralayang Watugupit merupakan sebuah tempat wisata baru yang banyak diburu wisatawan lokal maupun mancanegara. Wisata yang identik dengan ketinggian ini membuat daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Selain dapat menikmati sunrise maupun sunset, di Paralayang Watugupit ini juga menyuguhkan pemandangan Pantai Parangtritis dari ketinggian. Dari wisata ini dapat melihat dengan jelas deburan ombak serta angin yang tertiup perlahan dari ketinggian. Untuk menikmati wisata ini, waktu pagi dan sore hari merupakan pilihan yang paling tepat untuk berkunjung.

Sebelum menentukan wisata ini harus masuk daftar kunjunganmu, tentu pastikan terlebih dahulu apakah kendaraan yang kamu bawa kuat dengan tanjakan yang cukup terjal dan medan yang jalannya masih belum teraspal dengan baik. Tak hanya itu, untuk mencapai di titik tertinggi harus menaiki tangga sehingga stamina harus terbilang fit. Apabila tidak kuat menannjak, tepat di tengah-tengah wisata ini terdapat bangku-bangku yang khusus disediakan untuk menikmati pemandangan juga. Jadi, tak usah khawatir bagi kalian yang trauma akan ketinggian. Di tengah-tengah wisata pun sudah dapat menikmati indahnya pemandangan juga.

dokumen pribadi

Pemandangan yang disuguhkan tak hanya melihat pantai dari ketinggian, namun juga berjajar bukit-bukit hijau yang menyejukkan mata. Wisata ini menjadi salah satu spot foto favorit bagi wisatawan. Berlatar belakang permadani hijau yang luas dan pencahayaan alami yang sangat membantu hasil foto menjadi lebih bagus.

Baca Juga  Inilah 6 Objek Wisata di Jogja yang bisa kamu nikmati di sela-sela mengerjakan Skripsi

LOKASI PARALAYANG WATUGUPIT YOGYAKARTA

Wisata ini tepat berada di Desa Giricahyo, Purwosari, Kabupaten Gunung Kidul. Untuk mencapai tempat ini terbilang cukup mudah. Wisatawan yang hendak menikmati pantai dari ketinggian hanya tinggal membelokkan arah menuju Pantai Parangtritis dan meneruskannya sedikit ke arah timur sampai bertemu papan yang bertuliskan Paralayang Watugupit. Jarak tempuh dari Pantai Parangtritis menuju Paralayang Watugupit sekitar 3,5 km. Sementara apabila perjalanan ditempuh dari Yogyakarta Kota berkisar 1,5 jam untuk tiba di lokasi ini. Namun, alangkah baiknya apabila berniat menuju lokasi wisata ini pastikan kendaraan dalam keadaan yang baik. Tanjakan yang cukup terjal dan sedikit berbatu akan menghiasi sepanjang jalan menuju wisata ini.

HARGA TIKET MASUK PARALAYANG WATUGUPIT YOGYAKARTA

Untuk menikmati wisata ini, hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp 5.000,-/per orang saja dan sudah termasuk asuransi jasa raharja di dalamnya. Sementara, untuk biaya parkirnya juga termasuk masih standar normal. Berikut daftar harga parkir sesuai kendaraan:

  • Motor : Rp 2.000,-
  • Mobil : Rp 5.000,-
Baca Juga  Liburan Ke Jogja? Cobalah Jogja Bay, Pirates Adventure Waterpark

Wisata ini mulai dibuka pada pukul 05.00-18.00 WIB. Jadi jangan takut bagi kalian yang ingin menikmati sunrise maupun sunset, pasti dapat momentnya! Tak hanya itu, wisata paralayang watugupit ini juga asik dikunjungi ketika siang hari, sepoi-sepoi angin pantai sungguh terasa. Menikmati pantai tak harus dari jarak dekat, ternyata dari ketinggian malah lebih menantang dan memberikan pengalaman baru.

FASILITAS YANG TERSEDIA di PARALAYANG WATUGUPIT YOGYAKARTA

Dengan merogoh kocek tiket masuk Rp 5.000 tadi dipastikan sudah  dapat menikmati fasilitas-fasilitas yang telah disediakan. Fasilitas tersebut antara lain:

  • Mushola
  • Toilet
  • Bangku Panjang
  • Area Paralayang

Tak hanya itu, jika kelaparan atau kehausan sedang melanda tak perlu khawatir. Sepanjang tangga rea bawah menuju puncak ketinggian terdapat warung-warung kecil yang menjual berbagai snack, camilan, makanan berat, serta minuman.

Jadi, tunggu apalagi? Wisata ini wajib masuk ke daftar tempat yang harus dikunjungi sewaktu di Yogyakarta. Dijamin, tidak bakal menyesal! Kapan lagi menikmati pantai dari ketinggian ditambah bonus pemandangan sunrise atau sunset? Yuk, segera agendakan!

Diah Ayu KW

Mahasiswa tingkat empat jurusan Manajemen Pendidikan yang mencoba peruntungan menjadi seorang penulis.

Related Articles

Back to top button
Close
X