Pagi itu cuaca bersahabat, sesekali semilir angin nan sejuk lembut menyapa kulit. Kami sedikit bergegas, sesekali segar hijaunya hamparan tanaman padi di tepi jalan-jalan pedesaan di Sleman barat itu memaksa kami untuk memelankan laju kendaraan. Kami begitu takjub saat mata kami menangkap keberadaan Burung Kuntul, sejenak kami terpana. Sejurus kemudian bayangan mie ayam goreng yang kelezatannya begitu ramai diperbincangkan orang mengingatkan kami untuk segera melanjutkan langkah.
Susana warung yang tak lagi sepi menyambut kami, kami segera duduk sambil menunggu pesanan datang. Duduk menikmati suasana sambil memperhatikan kendaraan yang sesekali lewat. Lokasi Mie Ayam Goreng terletak di Jalan Kebon Agung, Pasar Srikaton, Margoagung, Seyegan, Sleman. Dari arah kota Jogja sendiri bisa ditempuh melalui rute Terminal Jombor lurus ke barat.

Sesaat kemudian seporsi mie ayam goreng yang terlihat menggoda untuk segera disantap telah tersaji di depan kami. Mie Ayam Goreng Seyegan tidak seperti lazimnya mie ayam biasanya yang disajikan dalam mangkok, mie ayam goreng ini disajikan dalam piring. Sesuai dengan namanya Mie Ayam Goreng Seyegan disajikan tanpa kuah dan cenderung kering. Ukuran mienya relatif lebih besar dari mie ayam biasanya, dengan rasa yang cenderung manis dan rasa hangat merica yang dominan. Bumbu mie ayam benar-benar telah meresap dalam setiap helai mie. Kecap, saos dan sambal pun telah siap di atas meja untuk ditambahkan sesuai dengan selera.

Topping ayam yang berlimpah, irisan sawi dan segarnya acar timun beradu sempurna dengan lezatnya mie. Lidah kami begitu dimanjakan dengan sensasi mie ayam tanpa kuah tersebut. Cukup dengan membayar Rp. 9000,00 para pengunjung sudah bisa menikmati Mie Ayam Goreng Seyegan. Bagi pengunjung yang menginginkan tambahan lauk, bacem ceker dan kepala ayam dapat menjadi pilihan.
Sejuknya lokasi Mie Ayam Goreng Seyegan menambah nikmat sajian Mie Ayam Goreng Seyegan. Suapan demi suapan berlalu begitu saja, hingga tak terisi piring di depan kami telah tandas, licin tak bersisa. Segelas es jeruk segera menjadi penutup yang manis. Kami segera beranjak setelah sebelumnya membayar. Cukup murah untuk sajian istimewa. Kami pulang dengan rasa puas, sambil berkata dalam hati untuk suatu saat kembali datang mengecap lezat dan uniknya Mie Ayam Goreng Seyegan.
Peta Mie Ayam Goreng Seyegan





