Mahasiswa BangetPojok #UNYu

Secara Nggak Sadar, Mahasiswa Rentan dengan Hal Berikut Ini

Menjadi mahasiswa itu ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Tidak seasyik seperti di layar FTV. Karena menjadi mahasiswa itu butuh perjuangan. Dan juga masih menanggung amanah dari orang tua bahwa harus kuliah bener-bener dan tak lupa pula menanggung beban tugas yang diberikan dari dosen. Maka dari itu, setiap kegiatan mahasiswa itu pasti akan berhubungan dengan yang namanya pergaulan. Bisa pergaulan yang baik maupun yang buruk. Nah, tanpa disadari nih kita menjadi mahasiswa ternyata rentan dengan hal-hal di bawah ini lho. Apa saja? Mari kita simak.

1. Jajan sembarangan

 Jajan sembarangan  Terdengar amat sepele dan mainstream sekali bukan? Yap, kata jajan sembarangan itu sudah sering terdengar di telinga kita. Nah, namun tanpa disadari kita itu rentan sekali lho dengan jajan sembarangan. Ya bagaimana tidak? Mungkin karena sudah menjadi mahasiswa agak malu kalik ya kalau bawa bekal makanan dari rumah, jadinya jajan deh di dalam kampus maupun di luar kampus. Padahal kita sendiri kan juga nggak tahu bagaimana kandungan gizi dari jajanan yang kita beli. Pastinya nggak mau kan ya sakit perut gara-gara jajan sembarangan? Apalagi buat mahasiswa rantau nih, kan orang tua di kampung juga nggak bisa ngawasin makanan apa yang kita beli. Jadi nggak papa lho gengs kamu sebagai mahasiswa kalau masih bawa bekal dari rumah, itung-itung juga menghemat biaya jajan. Dan otomatis kita kan tahu apa makanan yang kita masak dan bagaimana kandungan gizinya.

Baca Juga  Karena Hidup adalah Sastra, Masuk Jurusan Sastra Bisa Menghidupi Hidup

2. Bisnis

bisnis

Namanya juga mahasiswa. Pengeluarannya banyak. Mulai dari fotokopi modul, bayar iuran kas, beli buku, beli pulsa, dan pengeluaran lainnya yang tidak sadar ternyata uang kita udah habis aja. Apalagi jika si mahasiswa tidak dapat beasiswa, ya deritanya semakin terasa. Makanya, untuk mencukupi segala pengeluaran, akhirnya si mahasiswa mencoba bisnis. Bisnisnya pun aneka ragam. Ya mulai dari jualan pulsa, online shop, nitip jajan ke kantin, dan lain-lain. Boleh-boleh aja sih mahasiswa kuliah sambil bisnis, tapi yang pasti bisnisnya yang baik ya, bukan yang aneh-aneh, dan juga jangan lupakan prioritas utama adalah belajar.

baca juga : Mahasiswa yang Rajin Berkunjung ke Perpustakaan, Pantaskah disebut ‘Culun’?

3. Keasyikan organisasi

organization-alignment

Siapa yang nggak suka organisasi coba? Pastinya dari pihak kampus telah memberikan berbagai UKM dan kita boleh memilih apa saja yang pastinya kita sukai. Nah kalau kita bisa masuk ke organisasi yang kita sukai, otomatis kita pasti betah di organisasi tersebut kan? Namun hatu-hati nih, banyak kasus karena si mahasiswa terlalu asyik dan terlalu sibuk di organisasi, akhirnya kuliahnya jadi keteteran. Jadi, pintar-pintar bagi waktu ya gengs. Usahakan dua-duanya antara kuliah dan organisasi itu berjalan dengan baik.

4. Bolos sekelas

kosong

Mahasiswa mana yang nggak sebel kalau dosen yang ditunggu-tunggu udah lama bangeeeeet, tapi ujung-ujungnya nggak dateng. Atau kita udah lama banget nunggu dosen, tapi ternyata dosen dateng pas jam perkuliahan mau selesai. Siapa yang nggak sebel? Kalau udah seperti ini rasa egonya pasti mulai keluar. Dari mahasiswanya sendiri juga pastinya  memiliki hak untuk protes, sudah menunggu lama-lama tapi dosen nggak dateng, dan juga si dosen tidak mau memberi nomor teleponnya, kurang sebel apa coba? Jadinya ya wajar saja jika akhirnya malah membuat kesepakatan untuk membolos sekelas. Ya tahu sih sebenarnya itu menyakiti dosen, tapi ya gimana ya. Duh. Mahasiswa yang pernah mengalami hal ini pasti pernah merasakan gimana bingungnya dan dilema dengan perasaan seperti itu.

Bekti Renggani

Sastra Indonesia | 2014 | Mahasiswi yang suka nonton anime dan makan makanan Jepang

Related Articles

Back to top button
Close
X