Terjebak dalam zona Friendzone? Lakukan Hal Berikut | UNY COMMUNITY
Home / Asmara / Terjebak dalam zona Friendzone? Lakukan Hal Berikut

Terjebak dalam zona Friendzone? Lakukan Hal Berikut

Pelaku friendzone bisa dibilang adalah mereka yang memiliki potensi kebaikan luar biasa. Kecenderungan berperilaku manis jelas menjadi point plus bagi lawan jenis yang menaruh rasa. Fatalnya adalah jika usia pertemanan itu lumayan abadi dan malah menumbuhkan benih-benih cinta terpendam. Gak ada yang salah sih kalo jatuh cinta pada siapa pun termasuk kepada teman dekat. Kadang yang jadi salah itu ketika kita gak bisa menempatkan diri dan terbawa emosi. Repot kan ya, pastinya?

friendzone

Friendzone. Kamu pernah mengalaminya atau mungkin sedang? Apapun itu, jangan lantas membuatmu gegana (gelisah, galau, merana) ya, gaes? Cos, friendzone itu sendiri alamiah, bukan sengaja diciptakan pada umumnya. Trus gimana dong kalo udah terlanjur begitu? Tetep calm dan elegan, Berikut Sosulinya .

 1. Sesekali Tanpa Bahumu pun Aku Mampu

Friendzone acapkali menjadi amat memilukan bagi sebagian orang. Apalagi jika frekuensi pertemuan baik, komunikasi lancar, eh tapi malah tersendat dengan rasa yang terpendam. Diperparah lagi jika kamu masih sendiri tapi si doi udah punya pacar, trus kamu harus denger berbagai cerita manis pahit alur percintaannya. Sepet di hati pasti ya, gaes.

Simpel kok asal kamu mau. Bangkit dan keluarlah. Keluar sejenak dari friendzone emang perlu gaes, agar naluri kita seimbang menyikapi berbagai kepelikan hidup. Cobalah untuk memotivasi diri sendiri agar tidak selalu terbiasa bersamanya. Bukankah setiap orang memiliki hak untuk berbagi waktu dengan dirinya sendiri? Katakan pada hatimu sendiri bahwa sesekali tanpa bahumu pun aku mampu! Sesekali tanpa mendengar suaramu, tanpa menatap wajahmu, tanpa berkeluh kesah padamu pun aku mampu!

Baca Juga  5 Sesuatu yang Cukup Bikin Deg-degan bagi Mahasiswa

 2. Misterius and cool

Bisa akting kan? Syukur-syukur bukan cuma akting buat keluar dari friendzone. Menjadi misterius and cool gak salah kok gaes meskipun awalnya akting. Terkadang kamu mengutamakan perasaannya dan mengabaikan perasaanmu sendiri sehingga yang terjadi kamu pun sakit karenanya. Kamu terlalu bermanis ria merasa perkasa bahwa setiap apa yang ia ceritakan memang menarik, termasuk saat doi menceritakan romantisme percintaannya. Padahal hatimu hancur berkeping-keping kan?

Mulailah untuk menghargai diri sendiri, menghargai perasaanmu sendiri. Bersikap misterius dengan cara menghilang beberapa saat tanpa kabar kadang perlu dilakukan memang, gaes. Berhentilah berusaha menjadi sosok yang seolah mampu selalu ada untuknya kapan pun dia butuh. Dan setelah bertemu, tak lantas membuatmu manja di hadapnya, apalagi memanjakan perasaanmu dengan berkata maaf dan rindu. Di sisi lain, kamu perlu bersikap dingin saat doi mulai asik berceloteh seputar percintaannya. Sikapmu yang cool itu malah bisa membuat si doi penasaran. Kalo udah penasaran gitu dan muncul pertanyaan darinya, silakan deh ganti topik biar gak garing di ati, ha..ha.. Kamu tidak selalu harus menyambut ramah setiap topik yang dibahas kan?

Baca Juga  RENUNGAN BERSAMA: Urgensinya Memberi Ruang Untuk Diri Sendiri

 3. Menyentuhnya

Melalui sentuhan, bisa dirasakan perbedaan feel antara persahabatan dan pacaran lho, gaes. Sesederhana apa pun bentuk sentuhan itu, tapi perlu nih dilakukan biar kamu bisa memprediksi seperti apa sih porsi kamu di hatinya. Terlalu istimewa sebagai sahabat setia atau justru telah diam-diam menjadi si penakluk hatinya? Isenglah sesekali menyentuh tangan atau merangkul pundaknya. Tunggu seberapa surprisenya doi saat kamu melakukan itu. Kalau doi memang tidak menyukai caramu, pasti dia akan menunjukkannya. Perhatikan juga, gaes bahwa tidak semua orang bisa ditebak melalui cara menyentuhnya. Bisa jadi aktivitas merangkul dan memeluk itu hal biasa dalam pertemanan menurutnya. Jadi, jangan ge-er dulu, yes.. he..he..

 4. Tak Seperti Biasa

Kamu memerlukan momen khusus untuk mengetuk rasa penasarannya dengan melakukan hal yang tak biasa. Seperti apa tuh misalnya? Simpel. Ajak doi makan malam atau aktivitas apapun yang memiliki potensi suasana romantis. Kemudian, beralihlah menjadi istimewa dalam hal berpakaian, merias wajah, atau bahkan sikap, mungkin. Saksikan reaksinya. Apakah reaksinya akan salting atau justru biasa-biasa saja? Dan mulailah memprediksi perihal rasanya terhadapmu.

Baca Juga  WIFI HUNTER - Para Pencari Wifi Gratis di Lingkungan UNY

 5. Klarifikasi Rasa

Ini nih cara yang paling logis sekaligus penuh tantangan buat kamu yang udah empet banget di friendzone. Klarifikasi rasa. Apalagi sih yang ditunggu kalo emang udah mentok memendam rasa? Tapi pasti gak mudah ya gaes, apalagi buat cewek (eits…bukan bermaksud gender lho..he..he..). Bukan hal gampang memang gaes, karena bisa dibilang cara ini adalah cara terakhir yang bagi sebagian orang dianggap naif namun bagi sebagian yang lain malah menganggap gentle. Saling terbukalah mengutarakan untuk dapat menentukan ke arah mana sebaiknya hubungan ini dibawa. Persiapkan mental, ya gaes sebelum menempuh cara ini, cos keprofesionalan perasaan dibutuhkan banget nih. Soalnya udah mempertaruhkan antara cinta dan persahabatan sih.

 Jadi, gimana? Friendzone? Serius? Porsi kebahagiaanmu cuma kamu yang tau lho. Kamu? Iya, kamu 

About Dy Zhisastra

Saya menyayangi mereka yang menyayangi saya | Pegiat Sastra Universitas Negeri Yogyakarta

Check Also

Ketika Mudik Lebaran Menjadi Momen Berharga Bagi Sang Perantau

Hai, Sang Perantau yang sedang menanti detik-detik terbaik buat mudik. Sudah sejauh apakah persiapan yang …